Buat Akun DQLab & Akses Kelas Data Science Python, R, dan Excel GRATIS
 SIGN UP  

Cara membuat Tabel Excel yang Menarik dengan Fitur Slicer

Belajar Data Science di Rumah 18-Agustus-2021
https://dqlab.id/files/dqlab/cache/cdd118d6445708b6475fcd6d3b33a05d_x_Thumbnail800.jpg

Membuat tabel di Microsoft Excel tidaklah sulit. Ada berbagai cara untuk membuat tabel tersebut, mulai dari tabel dasar, hingga tabel advanced yang berisi banyak fitur pendukung. Tabel adalah fitur canggih pada Excel untuk mengelompokkan data. Tabel berisi sekumpulan baris dan kolom yang tertata rapi dalam sebuah lembar kerja.

Tabel pada Excel memiliki beberapa fitur pendukung, seperti Quick Styles, Table Names, Cleaner Formulas, Auto Expand, dan Filters and Subtotals. Quick Styles merupakan fitur yang digunakan untuk menambahkan warna, baris, dan gaya dengan satu klik sehingga tampilan tabel menjadi lebih cantik. Seperti namanya, Table Names merupakan fitur untuk memberi nama pada tabel sehingga lebih mudah untuk menuliskan referensi dalam suatu rumus.

Auto Expand merupakan fitur untuk menambah baris atau kolom baru secara otomatis. Terakhir, Filter and Subtotal merupakan fitur untuk menambahkan tombol filter dan subtotal sehingga total akan berubah saat fitur filter bekerja.

Selain fitur Filter, kita bisa juga menggunakan Slicers untuk memfilter data pada Pivot Table Excel. Slicer pada Excel merupakan alat yang digunakan untuk memfilter data sesuai dengan kebutuhan dengan memotong bagian data dari tabel yang dibuat menggunakan opsi Pivot Table di Excel. Slicer berada di Menu Bar Insert dan pada dasarnya cara kerja tools ini sama dengan fitur Filter.

Slicer biasanya digunakan untuk membuat dashboard pada Excel yang dapat menghemat waktu dan tenaga kita. Lalu bagaimana cara membuat dan menggunakan Slicer? Yuk simak tutorial berikut ini!

 

1. Buat Tabel Dasar

Hal pertama yang harus dilakukan adalah membuat tabel dasar yang akan menjadi data referensi. Pada tutorial kali ini, DQLab menggunakan data penjualan produk di beberapa area yang berbeda. Untuk membuat tabel dasar ini, kita cukup menuliskan data sesuai dengan variabelnya. Terdapat empat kolom yang masing masing berisikan data tanggal penjualan, kode barang, kota cabang dan jumlah barang yang terjual di setiap cabang. Untuk datanya dapat dilihat pada tabel di bawah ini.

 

 

DATA PENJUALAN 

TANGGAL

KODE BARANG

CABANG

JUMLAH TERJUAL

01/01/2021

1

YOGYAKARTA

20

02/01/2021

2

BANDUNG

25

03/01/2021

3

SURABAYA

10

04/01/2021

4

SEMARANG

67

05/01/2021

5

MEDAN

45

06/01/2021

1

YOGYAKARTA

34

07/01/2021

4

SEMARANG

40

08/01/2021

1

YOGYAKARTA

67

09/01/2021

3

SURABAYA

23

10/01/2021

4

SEMARANG

24

11/01/2021

2

BANDUNG

12

12/01/2021

4

SEMARANG

34

13/01/2021

5

MEDAN

56

14/01/2021

3

SURABAYA

23

15/01/2021

8

MEDAN

56

16/01/2021

3

SURABAYA

34

17/01/2021

2

BANDUNG

78

18/01/2021

1

YOGYAKARTA

65

19/01/2021

5

MEDAN

45

20/01/2021

3

SURABAYA

65

21/01/2021

2

BANDUNG

45

22/01/2021

7

MEDAN

67

23/01/2021

4

SEMARANG

45

24/01/2021

2

BANDUNG

65

25/01/2021

3

SURABAYA

45

26/01/2021

8

MEDAN

67

27/01/2021

4

SEMARANG

87

28/01/2021

3

SURABAYA

56

29/01/2021

2

BANDUNG

43

30/01/2021

1

YOGYAKARTA

23

 

Baca juga : Rumus Excel yang Paling Sering Digunakan dalam Dunia Kerja

 

2. Membuat Pivot Table

Setelah tabel dasar jadi, selanjutnya kita membuat pivot table dengan cara select semua data referensi pada langkah 1, lalu pilih Menu Bar Insert dan pilih Pivot Table kemudian klik OK, dan pivot table akan terbuka di worksheet baru. Atau kamu bisa juga menggunakan shortcut Alt+N.

Excel

Jika langkah yang dilakukan benar, maka selanjutnya akan muncul sheet baru yang berisikan bidang Pivot Table yang kosong dengan Pivot Table Field di sebelah kanannya. Bidang Pivot Table kosong di sebelah kiri adalah tempat dimana Pivot Table akan ditampilkan, sedangkan Pivot Table Fields adalah pengaturan field-field data Pivot Table apa sajakah yang akan ditempatkan pada bagian Row, Column, Value atau Filter.


Selanjutnya, drag and drop variabel Cabang pada kolom filter, variabel Tanggal pada kolom rows, variabel Kode Barang pada column dan variabel Jumlah Terjual pada kolom Values. Pivot Table telah berhasil dibuat seperti gambar di bawah ini.

Excel

 

3. Membuat Fitur Slicer

Setelah Pivot Table terbentuk, selanjutnya kita akan membuat fitur Slicer dengan cara mengklik bagian dalam Pivot Table tersebut. Selanjutnya, pada ribbon Excel cari bagian PivotTable Tools -> klik Tab Menu Analyze. Cari menu Insert Slicer yang berada di dalam group Filter dan klik.

Excel

 

Pada menu baru yang muncul, terdapat kotak centang untuk masing-masing variabel yang ada di Pivot Table. Centang kotak untuk variabel yang ingin ditambahkan. Setelah menekan OK, kita akan melihat kotak untuk setiap filternya. Kotak tersebut dapat di drag and drop ke area lain di sheet tersebut.

Excel

Excel

Dengan menggunakan Slicer, kita dapat mengklik pada subjek-subjek tertentu dalam slicer tersebut untuk dilakukan filter dengan mudah. 

 

4. Mempercantik Tampilan

Setelah fitur Slicer jadi, kita bisa mempercantik tampilan tabel dan Slicer sesuai kebutuhan. Keunggulan dari fitur ini adalah dalam hal interface atau bentuk tampilan yang menarik serta dapat memfilter data dengan lebih interaktif.

Namun, kekurangan dari Slicer adalah kita tidak dapat memfilter data dengan menggunakan kondisi operator seperti dengan Number Filter (greater than, less than, greater than or equal to, dan lainnya). Slicer ini lebih cocok digunakan oleh usernya sebagai tools dalam pembuatan Excel Dashboard untuk Data Reporting.


Berikut merupakan contoh hasil akhir Tabel dan Slicer setelah diatur tampilannya.

Excel

Baca juga : Kenali Rumus IF pada 3 Kondisi dengan Excel

 

5. Belajar Olah Data dengan Excel Bersama DQLab

Salah satu fungsi Excel adalah untuk membantu kita mengolah data sehingga dapat mengurangi human error. Namun, untuk menguasai Excel relatif sulit karena aplikasi ini memiliki berbagai formula dan fitur yang dapat digunakan untuk berbagai tujuan.

Oleh karena itu, DQLab meluncurkan modul Excel yang dapat membantu kita untuk mempelajari fungsi-fungsi Excel dalam proses pengolahan data. Penasaran dengan modulnya? Tanpa perlu menunggu, yuk bergabung dengan DQLab dan klik button di bawah ini untuk mengakses berbagai modul dan fasilitas belajar lainnya!


Sign Up & Mulai Belajar Gratis di DQLab!