[LAST DAY] MAU PUNYA SKILL DATA SCIENCE YANG AMAYZING?
Belajar Data Science 6 Bulan hanya 150K  | Pakai Kode: AMAYZING
BURUAN SERBU!
Pendaftaran ditutup dalam 0 Hari 1 Jam 27 Menit 41 Detik 

Data Scientist, Profesi Gemilang di Industri Data

Belajar Data Science di Rumah 06-September-2021
https://dqlab.id/files/dqlab/cache/34e2ac1da79b419944780ebc047a63ae_x_Thumbnail800.jpg

Di era big data ini, semakin banyak profesi yang sedang naik daun, salah satunya adalah profesi di bidang data, yaitu Data Scientist, Data Engineer, dan Data Analyst. Menariknya, sekitar 10 tahun yang lalu, profesi-profesi bidang data yang disebutkan tadi tidak banyak dikenal orang atau bahkan sangat jarang diketahui khalayak.


Menurut sebuah survei yang dilakukan oleh Institute for Business Management for Business Value (IBM), kebutuhan akan profesi di bidang data akan melonjak secara signifikan untuk beberapa tahun ke depan, yakni dari sekitar 364.000 menjadi 2.720.000 di seluruh dunia, dan akan semakin bertambah kedepannya.


Oleh karena itu, kali ini DQLab.id akan membantu teman-teman untuk mengenal profesi-profesi di bidang data tersebut, khususnya Data Scientist. Yuk, simak bersama!


1. Apa Itu Data Scientist?

Kurang menyeluruh apabila kita membahas Data Scientist tidak dari ilmunya terlebih dahulu. Menurut seorang ahli dari Institut Statistika Matematika Sakuragaoka, Chikio Hayashi, Data Science adalah suatu ilmu mengenai metode komputasi yang dilakukan untuk mendapatkan pengetahuan berharga yang dapat ditindaklanjuti dari sebuah kumpulan data. Kumpulan data itu sendiri terdiri dari tiga fase, yaitu desain, mengumpulkan, dan analisis data. 


Data Scientist sendiri merupakan salah satu profesi yang berada dalam bidang yang berfokus pada teknologi informasi. Pada era sebelum big data, terdapat profesi serupa dengan Data Scientist, seperti Business Intelligent yang sudah dikenal oleh para pelaku bisnis. Namun, profesi tersebut hanya berfokus pada penarikan hasil analisa, berbeda dengan Data Scientist yang melakukan eksperimen berdasar pada hasil temuan agar bisa memberikan saran dan masukan paling tepat untuk sebuah perusahaan atau organisasi terkait dengan strategi manajemen selanjutnya.



Baca juga : Mengenal Profesi Data Scientist


2. Kegunaan Data Scientist di Tiga Bidang Pekerjaan

Pada umumnya, Data Scientist terkenal untuk digunakan pada suatu bisnis dalam membangun strateginya. Namun seiring berjalannya waktu, Data Scientist dapat digunakan dalam bidang keuangan dan kesehatan juga, lho! Pada bidang bisnis, Data Scientist akan menganalisis perilaku konsumen dan menentukan target pasar yang cocok sehingga bisa meningkatkan profit perusahaan. 


Sedangkan untuk bidang keuangan, dikarenakan semakin banyaknya kemunculan perusahaan teknologi finansial atau fintech, kebutuhan akan profesi Data Scientist pun semakin meningkat. Sama halnya pada bidang bisnis, dalam bidang keuangan, Data Scientist perlu menganalisis perilaku nasabah, menentukan skor kredit, hingga melihat kredibilitas nasabah. Biasanya, perusahaan di bidang keuangan sudah memiliki data sendiri yang dikumpulkan dari berbagai sumber yang kemudian akan diolah oleh Data Scientist.


Berlanjut ke industri kesehatan, setiap tahunnya industri ini mengumpulkan data berbentuk cetak maupun digital yang sangat banyak. Data-data tersebut nantinya bisa dimanfaat oleh Data Scientist untuk memprediksi berbagai hal, seperti musim flu di daerah tertentu, melakukan diagnosis jangka panjang dari rekam medis pasien, hingga memastikan klaim asuransi palsu.


3. Tugas Seorang Data Scientist

Seperti yang telah disampaikan di atas mengenai beberapa tugas seorang Data Scientist, mungkin kalian bisa menyimpulkan bahwa pekerjaan tersebut tidaklah mudah. Hal ini dikarenakan hasil pekerjaannya akan menjadi salah satu faktor untuk menopang perusahaan atau organisasi. Oleh karena itu, mari kita bahas secara menyeluruh tugas seorang Data Scientist itu seperti apa agar teman-teman bisa lebih mudah mengerti.

  • Dapat memberikan saran atau masukan berdasarkan dari hasil temuan yang telah diuji.

  • Melakukan riset, penelitian, perancangan, dan menganalisis setiap sumber data untuk mencapai tujuan target dan pengembangan suatu perusahaan atau organisasi.

  • Dapat bekerja sama dengan divisi lain untuk diskusi kebutuhan data yang perlu ditindaklanjuti lebih jauh.

  • Memiliki kemampuan komunikasi yang baik dan dapat menyajikan data secara jelas kepada pemangku kepentingan agar proses bisnis lebih terstruktur.


Baca juga : Yuk Kenal Role Data Scientist, Profesi Menarik Dengan Gaji Besar


4. Perlukah Belajar Data Science?

Pada tahun 2018, di sebuah situs pencari kerja di Indonesia terdapat 1535 lowongan untuk pekerjaan Data Scientist. Data tersebut menunjukkan bahwa terdapat permintaan yang tinggi dari berbagai perusahaan terhadap profesi yang bergerak di bidang data tersebut.  Ditambah lagi dengan semakin berkembangnya zaman, diri kita perlu mempelajari tren yang sedang berlangsung di masyarakat. 


Seperti yang sudah dipaparkan di atas, dalam beberapa tahun ke depan, profesi Data Scientist ini akan semakin melonjak dan dibutuhkan oleh banyak perusahaan. Meskipun dinamakan Data Scientist, kalian jangan mengira bahwa yang bisa belajar dan menjadi Data Scientist hanya yang berlatar belakang IPA. Pekerjaan ini hanya bergantung pada skill yang kamu miliki, seperti pengetahuan di bidang komputer, statistik, dan lainnya.


5. Ayo, Jadi Data Scientist Bersama DQLab!

Bagaimana, teman-teman? Apa sudah cukup jelas tugas seorang Data Scientist? Jika masih belum merasa yakin, kalian tidak perlu bingung. Ada DQLab yang siap membantu kalian untuk semakin mengenal pekerjaan Data Scientist dan membimbing kalian agar menjadi mahir di bidang tersebut! Caranya mudah sekali, kalian cukup sign up di DQLab.id, lalu kalian bisa mengerjakan module gratis ‘Introduction Data Science with Python or R’ sebagai salah satu langkah kalian untuk menjadi Data Scientist! Ayo menjadi mahir di industri data!




Penulis : Callista Eugenia

Editor : Annissa Widya Davita

Sign Up & Mulai Belajar Gratis di DQLab!