Buat Akun DQLab & Akses Kelas Data Science Python, R, dan Excel GRATIS
 SIGN UP  

4 Metode Statistika Umum yang Harus Kamu Kuasai

Belajar Data Science di Rumah 07-Maret-2022
https://dqlab.id/files/dqlab/cache/c6673f7827ca962578e0f1d2e9b48db6_x_Thumbnail800.jpg

Metode statistika adalah tools bisnis yang powerful untuk mengubah data menjadi insight yang bermanfaat sebagai panduan atau dasar dalam decision making. Ada beberapa tipe metode statistik yang bisa diaplikasikan ke data yang berukuran besar di berbagai bidang industri. Tipe-tipe data tersebut memiliki perbedaan di berbagai aspek, mulai yang paling dasar hingga yang paling kompleks,  seperti jenis data yang bisa dianalisis, tools yang digunakan, tujuan analisis, dan lain sebagainya. Agar dapat mengeksplorasi data dengan maksimal dan sesuai tujuan yang ingin dicapai, seseorang harus memahami perbedaan-perbedaan metode statistik tersebut. Beberapa tujuan populer mengapa industri menggunakan metode statistik adalah untuk melihat bagaimana pattern penjualan, untuk memprediksi bagaimana keadaan pasar beberapa waktu ke depan, untuk mengetahui bagaimana karakteristik konsumen, untuk membuat planning konsumen yang potensial, dan lain sebagainya.


Metode statistik terdiri dari mengumbulkan, mengorganisir, dan menganalisis data berdasarkan prinsip-prinsip tertentu untuk mengidentifikasi pattern dan trend. Statistik merupakan ilmu general yang bisa digunakan dan diaplikasikan di berbagai sektor seperti pendidikan atau akademis, bisnis, social science, pemerintahan, engineering, dan sektor lainnya. Metode statistik memiliki beberapa fungsi yaitu untuk memprediksi, simulasi performance, membuat model, mengurangi risiko, mengidentifikasi trend, dan lain sebagainya. Setiap fungsi tersebut memiliki metode masing-masing.


Namun, ada 4 metode statistik umum yang perlu dipelajari dan dikuasai sebelum menguasai metode statistik yang lain. Penasaran apa saja metode tersebut? Yuk simak artikel ini sampai selesai!


1. Mean atau Rata-Rata

Cara menghitung mean atau rata-rata adalah dengan menjumlahkan semua data atau value yang ada kemudian membaginya dengan banyaknya data. Mean atau pada excel dihitung menggunakan formula average, merupakan bentuk paling sederhana dari metode statistik. Metode ini digunakan untuk menentukan titik tengah dari sebuah data set. Rumus menghitung mean atau rata-rata didefinisikan sebagai


statistik


Dimana sigma x adalah jumlah atau total dari data yang ada sedangkan N adalah banyaknya data yang ada. Misalnya kita memiliki data 1, 2, 3, 4, 5, 6. Untuk menghitung rata-rata dari data, kita harus menjumlahkan semua datanya dan didapatkan hasilnya 21 sedangkan banyaknya data adalah 6. Jadi rata-ratanya adalah 21 dibagi 6 yaitu 3,5.


Baca juga : Pengolahan Data Statistik Parametrik dan Non-Parametrik


2. Standar Deviasi

Standar deviasi digunakan untuk menentukan persebaran dari data di sekitar mean. Standar deviasi yang tinggi menunjukkan bahwa persebaran data sangat luas dari mean dan standar deviasi yang kecil menandakan bahwa sebaran data mendekati mean. Dalam sebuah survei, standar deviasi digunakan untuk menguji apakah responden mendapatkan pertanyaan yang sama. Jika sebagian besar jawaban dari responden sama, maka kita memiliki standar deviasi yang kecil dan jawaban dari responden bisa diaplikasikan ke populasi yang lebih besar. Untuk menghitung standar deviasi, kita bisa menggunakan rumus

statistik


3. Uji Hipotesis

Uji hipotesis digunakan untuk menguji apakah sebuah kesimpulan valid untuk data set yang spesifik dengan membandingkan data dengan beberapa asumsi. Dalam uji ini, terdapat dua hasil yaitu null hipotesis atau hipotesis 0 dan hipotesis alternatif atau hipotesis 1. Uji hipotesis memiliki beberapa tahapan yaitu pertama kita harus menetapkan hipotesis nol dan hipotesis alternatif, kemudian mengumpulkan data sebagai dasar uji, lalu menentukan level signifikansi atau alpha (biasanya 5%), menentukan kriteria pengujian dan daerah penolakan, lalu memilih uji statistik yang sesuai dan terakhir menarik kesimpulan.


4. Uji Regresi

Uji regresi adalah sebuah metode statistik yang digunakan untuk menemukan sebuah hubungan antara variabel dependen dengan variabel independen. Metode ini dapat digunakan untuk mencari bagaimana sebuah variabel berpengaruh terhadap variabel lain dan seberapa kuat pengaruh atau hubungan dari variabel-variabel tersebut dalam satu interval waktu. Dalam uji regresi, kita bisa mengetahui bagaimana model hubungan variabel dependen dan independen. Uji regresi memiliki beberapa model, sebagai berikut.

statistik

Baca juga : Yuk Pelajari Macam-Macam Metode Analisis Statistika


5. Belajar Metode Statistik dalam Data Science dengan Berbagai Tools

Statistik dapat diterapkan di berbagai bidang industri, tak terkecuali dalam bidang data science. Penasaran bagaimana penerapan statistik dalam data science dan tools apa yang bisa digunakan? Yuk pelajari hal tersebut bersama DQLab! Klik button di bawah ini untuk sign up, nikmati modul gratis ‘Introduce to Data Science’ dengan tools R dan Python, serta akses berbagai e-book gratis  sebagai awal mengenai data science. Selamat belajar!


Penulis: Galuh Nurvinda K

Editor: Annissa Widya Davita

Postingan Terkait

Sign Up & Mulai Belajar Gratis di DQLab!