Buat Akun DQLab & Akses kelas Data Science R, Python, SQL, Excel GRATIS
 SIGNUP GRATIS

Algoritma Machine Learning dalam Digital Marketing

Belajar Data Science di Rumah 17-Juni-2021
https://dqlab.id/files/dqlab/cache/ccf1fc7fc86774eb9926e9328d5619d6_x_Thumbnail800.jpg

Machine learning dalam digital marketing saat ini menjadi topik yang sedang banyak dibicarakan. Dalam digital marketing, machine learning membantu stakeholder untuk menganalisis iklan pemasaran, menilai efisiensi pekerjaan, dan melihat adanya peluang pasar. Salah satu tools yang menggunakan algoritma machine learning adalah analytics intelligence. Menurut Google, analytics intelligence adalah serangkaian fitur yang menggunakan machine learning untuk memahami pola dalam data dan hasilnya dapat digunakan untuk dasar pengambilan keputusan.

Semakin banyak data yang digunakan oleh analytics intelligence untuk membuat model, maka hasilnya pun akan semakin akurat. Salah satu program yang dimiliki oleh google dalam pemanfaatan algoritma machine learning adalah pemanfaatan kumpulan data terkait aktivitas pelanggan di website untuk menganalisis apakah kampanye iklan sudah efektif dan akurat atau belum. Algoritma machine learning dapat digunakan untuk berbagai hal di bidang marketing. Mau tahu apa saja yang bisa dilakukan oleh algoritma machine learning dalam digital marketing? Yuk simak artikel ini sampai akhir!

1. Personalisasi Lebih Baik

Machine learning dapat membantu marketer untuk menganalisis customer experience saat menggunakan produk atau layanan. Salah satu contohnya adalah platform Netflix. Software nonton film ini menggunakan machine learning untuk menyarankan konten yang kemungkinan besar akan disukai user berdasarkan film-film yang sebelumnya mereka tonton. Marketer produk atau jasa dapat mengadopsi strategi Netflix untuk mengoptimalkan dan mempersonalisasi email yang berisi kampanye pemasaran. Email ini dapat berisi reminder user untuk membeli produk baru atau cek katalog produk atau layanan.

Baca juga : 3 Jenis Algoritma Machine Learning yang Dapat Digunakan di Dunia Perbankan

2. Customer Service yang Lebih Cepat

Hasil penelitian mengatakan bahwa 79% pelanggan memilih live chat untuk komplain atau menanyakan suatu hal karena mendapatkan respon yang lebih cepat. Oleh karena itu, perusahaan dapat menggunakan chatbot untuk meningkatkan pelayanan terkait komplain atau pertanyaan dari pelanggan. Beberapa kelebihan dari chatbot adalah waktu tunggu respon tidak terlalu lama, tersedia setiap saat (tidak ada jam operasional), dan dapat mengarahkan query yang kompleks ke sumber daya manusia apabila pertanyaan atau keluhan tidak dapat ditangani oleh chatbot.

3. Pemilihan Konten Lebih Tepat

Tim konten biasanya membutuhkan waktu yang lama untuk mengumpulkan dan mengidentifikasi konten unggul dan impactful. Dengan adanya machine learning, waktu yang dibutuhkan oleh tim konten untuk mengidentifikasi konten yang impactful akan lebih singkat. Salah satu tools untuk mengumpulkan artikel dan tulisan online adalah Curata dan Vestorly. Tools ini memanfaatkan algoritma machine learning untuk mengumpulkan informasi dari blog, sosial media, dan lain sebagainya serta menganalisis konten mana yang tepat sasaran. Vestory diklaim dapat meningkatkan efektivitas konten sebesar 60%. Dengan bantuan artificial intelligence, diharapkan tools ini dapat membantu tim konten dan tim marketer untuk mengefektifkan konten mana yang mendapatkan engagement yang baik.

4. Otomatisasi Pemasaran

Menurut Forrester, Perusahaan diprediksi akan menghabiskan dana sebesar 25 miliar dolar untuk mengembangkan alat otomatisasi pemasaran di tahun 2023. Prediksi-prediksi lain terkait otomatisasi pemasaran adalah perusahaan yang mengelola otomatisasi pemasaran diprediksi akan mengalami peningkatan pendapatan sebesar lebih dari 10% setelah 6 sampai 9 bulan, 49% bisnis diprediksi akan menggunakan alat pemasaran untuk otomatisasi email, dan 79% perusahaan dengan merek terkenal telah menggunakan tools untuk otomatisasi pemasaran selama lebih dari 3 tahun.

Baca juga : Belajar Data Science: Pahami Penggunaan Machine Learning pada Python

5. Cara Belajar Digital Marketing

Di era teknologi modern, digitalisasi merupakan salah satu transformasi yang banyak digunakan, hampir di semua lini industri. Oleh karena itu, perubahan-perubahan mulai dilakukan oleh perusahaan agar tidak tertinggal zaman, salah satunya dengan mulai merekrut ahli digital marketing untuk membantu proses pemasaran dengan media digital. Saat ini profesi digital marketing sedang menjadi sorotan, bahkan termasuk karir yang diprediksi akan bersinar dalam beberapa tahun mendatang. Tak heran jika banyak orang mulai belajar digital marketing sebagai bekal menghadapi era digitalisasi. Mau belajar digital marketing? Yuk bergabung dengan DQLab! Disini kamu tidak hanya belajar teori, tetapi juga tools yang banyak digunakan di dunia digital marketing. Penasaran? Klik button di bawah ini untuk bergabung dan nikmati belajar menyenangkan anti ribet bersama DQLab. Selamat mencoba!

Penulis: Galuh Nurvinda K

Editor: Annissa Widya Davita


Sign Up & Mulai Belajar Gratis di DQLab!