DQLab Super Giveaway! Belajar Data Science 6 Bulan hanya Rp.99.000! DAFTAR

Pakai Kode: KUPON99K. Berakhir 0 Days 22 Jam : 19 Menit : 47 Detik

Algoritma Unsupervised Learning VS Algoritma yang Digunakan K-Drama “Start-Up”

Belajar Data Science di Rumah 07-Desember-2020
https://dqlab.id/files/dqlab/cache/4842c0b911b3bca340000e23527285ad_x_Thumbnail800.jpg

Algoritma Unsupervised Learning merupakan salah satu algoritma yang ada di dalam Machine Learning. Untuk menjadi seorang praktisi data, khususnya Data Scientist ataupun Machine Learning Engineer, keterampilan untuk membedakan setiap algoritma yang ada termasuk hal yang sangat krusial. Meskipun algoritma dari Machine Learning berjumlah sangat banyak dan terus bertambah, namun secara umum hanya terbagi menjadi 3 bagian utama, yaitu Supervised Learning, Unsupervised Learning, dan Reinforcement Learning.

Machine Learning merupakan salah satu cara pendekatan dalam Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan yang digunakan untuk meniru, atau bahkan menggantikan manusia dalam menyelesaikan sebuah permasalahan. Secara singkat, Machine Learning memang diciptakan untuk mendukung AI agar bisa menjadi lebih efektif dan efisien dalam menjalankan tugasnya. Semakin bagus nilai akurasi dari yang dihasilkan oleh algoritma Machine Learning, maka semakin tepat pula proses penyelesaian yang dilakukan oleh AI.

K-Drama atau drama Korea “Start-Up” yang sedang booming akhir-akhir ini juga banyak membicarakan tentang Machine Learning. Jika berkaca dari K-Drama tersebut, kita dapat melihat betapa pentingnya penggunaan Machine Learning dalam kehidupan sebuah perusahaan yang bergerak di bidang AI khususnya untuk perusahaan rintisan atau yang lebih dikenal dengan Startup. Meskipun begitu, untuk membangun sebuah perusahaan juga tetap membutuhkan bagian-bagian lainnya agar bisnisnya tetap berjalan.

Lalu apakah algoritma Unsupervised Learning sama dengan algoritma yang dibicarakan oleh Nam Do-San di dalam K-Drama “Start-Up”? Simak terus tulisan ini karena kita akan membahas tentang hal tersebut!

1. Algoritma Unsupervised Learning

Hal yang sangat membedakan antara algoritma Unsupervised Learning dengan algoritma lainnya yang ada di dalam Machine Learning adalah cara algoritma tersebut untuk membuat suatu prediksi ataupun klasifikasi. Di dalam algoritma ini, tidak ada variable target atau label yang telah ditentukan terlebih dahulu. Sehingga dalam algoritma ini, proses training tidak begitu dilihat. Dasar dari algoritma ini adalah menggabungkan setiap objek yang memiliki karakteristik yang sama.

Contoh penerapan dari algoritma ini adalah ketika ada pengelompokkan customer berdasarkan umur, jenis kelamin, pekerjaan, dll. Sehingga kita tidak membutuhkan data training terlebih dahulu baru bisa mengelompokkannya. Beberapa algoritma yang termasuk ke dalam Unsupervised Learning adalah K-Means Clustering, Hierarchical Clustering, Self Organizing Map, dan lain sebagainya.

Baca juga : 3 Jenis Algoritma Machine Learning yang Dapat Digunakan di Dunia Perbankan

2. Tarzan yang Dianalogikan oleh Nam Do-San termasuk Reinforcement Learning

Jika teman-teman telah menonton K-Drama “Start-Up”, pasti teman-teman ingat ada satu scene dimana Nam Do-San menjelaskan apa itu Machine Learning kepada Seo Dal-Mi. Dianalogikan bahwa Tarzan yang tinggal di hutan tidak pernah bertemu dengan wanita sekalipun. Kemudian Tarzan bertemu Jane dan jatuh cinta. Tarzan mempelajari hal apa yang disukai dan tidak disukai oleh Jane dengan cara mencoba memberikan beberapa barang.

Misalkan ketika Tarzan memberikan batu, Jane tidak suka, tetapi jika diberi bunga, Jane suka. Jika Tarzan memberikan ular, Jane tidak suka, dan ketika diberikan kelinci, Jane akan suka. Proses pembelajaran ini merupakan Reinforcement Learning, dimana proses training dicampur dengan fase testing. Dengan memberikan beberapa interaksi, maka akan didapatkan balasan untuk setiap proses training yang dilakukan. Gimana? Setelah dianalogikan oleh Nam Do-San, sekarang jadi lebih paham tentang Reinforcement Learning kan?

3. Scene Penentuan Tulisan Tangan Palsu ternyata Menggunakan Algoritma Supervised Learning

Masih ingat episode yang menceritakan tentang Samsan Tech (tim Nam Do-San dan Seo Dal-Mi) yang sedang mengikuti proses seleksi masuk ke Sand Box? Di episode tersebut diceritakan bahwa mereka diberikan berbagai macam dataset, salah satunya yaitu data tulisan tangan dari Bank. Samsan Tech memilih untuk menggunakan dataset tersebut untuk menentukan tulisan tangan yang asli dan palsu. Kemudian mereka melakukan training dengan dataset tersebut, sehingga kemudian akan didapatkan hasil apakah itu tulisan tangan asli atau bukan. Sayangnya disini tidak dijelaskan disini secara detail mengenai proses pemalsuan tulisan tangannya, apakah secara digital atau tulisan manual.

Pada dasarnya hal tersebut merupakan proses Supervised Learning, dimana kita melakukan training atau proses pembelajaran terlebih dahulu, sehingga mesin dapat menentukan data tersebut akan masuk ke kelompok yang mana (dalam hal ini hanya ada dua kelompok, yaitu tulisan tangan asli dan palsu). Contoh algoritma yang termasuk ke dalam Supervised Learning adalah Regresi Linear Berganda, Analisis Runtun Waktu, Artificial Neural Network, Support Vector Machine, dan lain sebagainya.

Baca juga : Belajar Data Science: Pahami Penggunaan Machine Learning pada Python

4. Mulai Terapkan Ilmunya dengan Belajar Data Science bersama DQLab!

Tidak memiliki background IT? Jangan khawatir, kamu tetap bisa menguasai Ilmu Data Science untuk siap berkarir di revolusi industri 4.0. Bangun proyek dan portofolio datamu bersama DQLab untuk mulai berkarir di industi masa kini! Sign up sekarang untuk #MulaiBelajarData di DQLab!

Simak informasi di bawah ini untuk mengakses gratis module ‘Introduction to Data Science’:

1. Buat Akun Gratis dengan Signup di DQLab.id/signup

2. Akses module Introduction to Data Science

3. Selesaikan modulenya, dapatkan sertifikat & reward menarik dari DQLab

4. Subscribe DQLab.id untuk Akses Semua Module Premium!


Penulis : Gifa Delyani Nursyafitri 

Editor : Annissa Widya

Share

Postingan Terkait

Mulai Bangun Karirmu Bersama DQLab!