FLASH PROMO!! AKSES PAKET DATA SCIENCE 6 BULAN 180K!
Diskon Spesial 90% + 50% Belajar Data Science Bersertifikat
SERBU DISINI!
Pendaftaran ditutup dalam 0 Hari 5 Jam 1 Menit 3 Detik 

Apa Itu SQL Server? Yuk, Kenali Fungsinya untuk Data Analysis

Belajar Data Science di Rumah 19-Agustus-2022
https://dqlab.id/files/dqlab/cache/310fd130cfc20125edc205a565beb7cd_x_Thumbnail800.jpg

Saat melakukan analisis, data adalah komponen penting yang harus dipersiapkan. Tujuan dari analisis data adalah memperoleh informasi yang berguna yang tersembunyi di balik data. Untuk mencapai tujuan tersebut, perlu dikumpulkan data yang relevan dengan analisis yang dilakukan. Salah satu sumber data dalam analisis adalah database.


Database terdiri dari tabel yang berisi baris dan kolom untuk menyimpan data atau informasi. Umumnya tabel-tabel dalam database saling berkaitan yang merepresentasikan informasi secara keseluruhan. Bagaimana memanajemen data-data tersebut? Jawabannya adalah dengan SQL. 


SQL (Structured Query Language) adalah bahasa pemrograman yang ditujukan untuk memudahkan manajemen data khususnya relational database, manipulasi data, hingga kemudahan akses untuk keperluan analisis. Ada lagi NoSQL yaitu istilah yang digunakan untuk database non relational.


Akan tetapi kali ini kita hanya akan membahas mengenai SQL. Salah satu tools untuk menjalankan SQL yang sering digunakan dalam analisis data yaitu SQL Server. Apa itu SQL Server? Yuk, simak pembahasannya dibawah ini!


1. Pengertian SQL Server

sql

SQL Server merupakan software yang sering digunakan untuk melakukan manajemen data berbasis database relasional atau biasa disebut Relational Database Management System (RDBMS) yang dikembangkan oleh Microsoft. Penerapan Microsoft SQL Server cukup luas, alias bisa dimana saja baik dari laptop manapun ke jaringan server cloud, dan lain sebagainya. 


Namun sebelum menerapkan software ini harus diperhatikan juga kemampuan atau syarat hardware maupun softwarenya apakah kompatibel dengan SQL Server tersebut. Microsoft SQL Server pertama kali dirilis pada tahun 1989, dan menjadi software manajemen data pilihan developer hingga saat ini. Perkembangannya pun cukup menjanjikan mulai dari versi pertama hingga yang ada hari ini.


Tidak hanya sebagai RDBMS, SQL Server juga bisa digunakan sebagai alat pengembangan intelijen bisnis dan untuk analisis serta pelaporan.


Microsoft SQL Server memiliki banyak versi yang bisa dipilih pengguna sesuai kebutuhannya, diantaranya yaitu sebagai berikut:

  • SQL Server Enterprise digunakan untuk bisnis skala besar dengan memberikan keamanan kelas atas, analisis tingkat lanjut, machine learning, dan lainnya.

  • SQL Server Standard digunakan dalam pengembangan aplikasi tingkat menengah dan data market serta termasuk analisis dan pelaporan dasar. 

  • SQL Server WEB digunakan untuk pengelolaan Web skala kecil hingga besar dengan opsi biaya yang lebih rendah untuk host web. 

  • SQL Server Developer digunakan untuk membangun, menguji, dan demo dalam bisnis. Versi ini mirip dengan versi Enterprises namun untuk lingkungan non-produksi.

  • SQL Server Express digunakan untuk aplikasi skala kecil. Versi ini juga bersifat gratis. 

  • Microsoft Azure SQL Database untuk mengembangkan database aplikasi berbasis cloud.


Baca juga : Saatnya Belajar SQL, Kenali Rekomendasi Query SQL Bagi Pemula


2. Fungsi SQL Server

sql

Sahabat DQ tentu sudah tahu bahwa Microsoft adalah perusahaan pengembang besar yang banyak memproduksi aplikasi yang membantu kinerja manusia. Contohnya seperti Microsoft SQL Server yang punya peran penting dalam dunia manajemen database.


Pada SQL Server, perintah untuk menjalankan suatu tindakan yang termasuk pengolahan database menggunakan bahasa query. Misalnya kita ingin mengakses semua data yang ada dalam suatu tabel bernama Product. Maka perintah atau query yang diterapkan adalah 

SELECT *FROM Product;



Query tersebut akan menampilkan output seluruh isi dari tabel Product. Query SELECT ini adalah yang paling dasar dalam SQL yang wajib dikuasai praktisi data karena akan sering digunakan seperti untuk mengakses data, manipulasi data, menggabungkan tabel, dan lain sebagainya.


Oleh karena tersedia berbagai macam fitur dan fungsi, SQL Server banyak digunakan oleh programmer atau developer. Meskipun tidak termasuk di semua bahasa pemrograman , namun SQL Server sangat membantu developer dalam pengembangan programnya. SQL juga dapat diandalkan untuk clustering, loh. 


3. Kelebihan dan Kekurangan SQL Server

sql

Seperti software lainnya yang digunakan untuk pengembangan program atau analisis, SQL Server juga memiliki kelebihan dan kekurangannya. Beberapa diantaranya yaitu sebagai berikut:

sql


4. Perbedaan SQL Server dan MySQL

Tidak hanya SQL Server, untuk menjalankan bahasa SQL ada banyak tools lain yang bisa digunakan seperti MySQL. MySQL adalah suatu sistem manajemen database yang bersifat open source. Sistem ini dikembangkan oleh MySQL AB pada pertengahan tahun 90-an dan kemudian diakuisisi oleh Oracle.


Biasanya MySQL digunakan bersamaan dengan PHP dan Apache Web  Server. Pada dasarnya SQL Server dan MySQL memiliki beberapa kesamaan fungsi dan fitur seperti penggunaan indeks dan parameternya. Namun tentu tetap ada perbedaan yang membuat masing-masing tools tersebut spesial. Perbedaan MySQL dengan SQL Server yaitu sebagai berikut:

  • Bersifat open source sehingga bebas digunakan tanpa perlu membeli lisensi.

  • Kompatibel dengan semua sistem operasi 

  • Penerapan sintaks yang intuitif

  • Developer bebas memilih mesin penyimpanan yang diinginkan. InnoDB dan MyISAM adalah  dua mesin penyimpanan MySQL yang paling populer.

  • Filtering dengan MySQL dijalankan menggunakan beberapa query pada tiap database secara terpisah.

  • MySQL akan mengunci database selama proses backup

  • File database dapat diedit dan diakses oleh proses lain selama runtime

  • Dukungan komunitas yang cukup luas


Baca juga : Catat! Ini 3 Keuntungan Belajar SQL dalam Mengolah Data


Menjadi Data Analyst bisa dikatakan gampang-gampang susah. Apalagi jika teman-teman berasal dari non IT karena akan ada banyak sekali yang dipelajari. Mulai dari mempelajari dasar-dasar data science, metode analisis data, tools yang digunakan, dan masih banyak lainnya. 


Namun perlu dicatat, meski berasal dari non IT tetap bisa menjadi Data Analyst, loh. Ada banyak kisah sukses talent data non IT yang berhasil bekerja sebagai Data Analyst di perusahaan ternama. Tertarik jadi Data Analyst? Yuk, gabung di DQLab.id! Perdalam skill SQL dengan module-module SQL yang disusun oleh professional data. Dapatkan juga sertifikat gratis di setiap penyelesaian modulnya.


Penulis: Dita Kurniasari

Editor: Annissa Widya




Mulai Belajar
Data Science Sekarang
Bersama DQLab

Buat Akun Belajarmu & Mulai Langkah
Kecilmu Mengenal Data Science.

Buat Akun Gratis Dengan :

https://dqlab.id/files/dqlab/file/data-web-1/data-user-2/50040333a3a5d46bf130664e5870ebc6/8be7fae4b69abead22aa9296bcab7b4b.jpg Sign-Up dengan Google

https://dqlab.id/files/dqlab/file/data-web-1/data-user-2/50040333a3a5d46bf130664e5870ebc6/d0aa879292fb427c0978d2a12b416e98.jpg Sign-Up dengan Facebook

Atau Buat Dengan :