Baru Mulai Belajar Tableau? Ini Cara Install dan Mengenal Interface-nya
Kalau kamu baru mulai belajar data analytics, kemungkinan besar kamu akan bertemu dengan salah satu tools visualisasi data yang cukup populer, yaitu Tableau. Tools ini sering digunakan oleh data analyst untuk mengubah data mentah menjadi grafik, dashboard, dan visualisasi yang lebih mudah dipahami.
Kabar baiknya, kamu tidak perlu langsung menggunakan versi berbayar untuk mulai belajar. Ada versi gratis yang bisa digunakan oleh pemula, yaitu Tableau Public. Melalui versi ini, kamu sudah bisa mencoba berbagai fitur dasar Tableau sekaligus belajar membuat visualisasi data.
Artikel ini akan membahas cara install Tableau Public serta mengenal beberapa bagian utama dari interface Tableau agar kamu bisa mulai belajar dengan lebih mudah.
1. Cara Install Tableau Public (Gratis)
Untuk pemula yang ingin belajar Tableau, menggunakan Tableau Public adalah pilihan yang paling praktis karena versi ini gratis dan cukup lengkap untuk latihan membuat visualisasi data. Proses instalasinya juga cukup sederhana dan bisa dilakukan hanya dalam beberapa langkah.
Berikut langkah-langkah untuk menginstall Tableau Public:
Buka situs resmi Tableau Public: Buka browser kamu dan kunjungi situs resmi di public.tableau.com.
Unduh aplikasi: Pada halaman tersebut, klik tombol Create atau Download untuk mengunduh aplikasi Tableau Public.
Registrasi akun: Sebelum mengunduh, kamu biasanya diminta untuk mengisi data diri seperti nama dan email untuk membuat akun Tableau Public.
Install aplikasi: Setelah file installer selesai diunduh, buka file tersebut. .exe untuk pengguna Windows, dan .dmg untuk pengguna Mac. Ikuti langkah instalasi yang muncul di layar, termasuk menyetujui persyaratan lisensi.
Buka aplikasi Tableau: Setelah instalasi selesai (aplikasi membutuhkan ruang sekitar 1.8 GB), kamu bisa membuka Tableau Public melalui desktop atau menu pencarian di komputer.
Baca Juga: Sertifikasi DQLab
2. Mengenal Interface Tableau
Setelah membuka Tableau untuk pertama kali, kamu akan melihat tampilan interface yang cukup intuitif. Meski terlihat banyak menu, sebenarnya struktur interface Tableau cukup mudah dipahami jika kamu mengetahui fungsi dari setiap bagiannya. Berikut beberapa bagian utama yang perlu kamu kenali.
a. Halaman “Connect”
Halaman Connect adalah layar pertama yang muncul ketika kamu membuka Tableau. Di halaman ini, kamu bisa memilih sumber data yang ingin digunakan untuk membuat visualisasi.
Biasanya terdapat beberapa pilihan koneksi data, seperti:
To a File: Digunakan untuk menghubungkan file data seperti Excel, CSV, JSON, atau PDF.
To s Server: Digunakan untuk terhubung ke database seperti SQL Server atau Tableau Server.
Sample Workbooks: Tableau juga menyediakan contoh dataset yang bisa kamu gunakan untuk latihan membuat visualisasi.
b. Data Source Page
Setelah memilih atau memasukkan dataset, kamu akan diarahkan ke Data Source Page. Di halaman ini, kamu bisa melihat struktur data yang digunakan dan melakukan beberapa pengaturan sebelum mulai membuat visualisasi.
Beberapa hal yang bisa kamu lakukan di halaman ini antara lain:
Mengubah tipe data seperti String, Number, atau Date
Menggabungkan tabel menggunakan Join atau Union
Memeriksa apakah data sudah terbaca dengan benar
Tahap ini penting karena pengaturan data yang tepat akan memudahkan proses analisis dan pembuatan visualisasi di langkah berikutnya.
c. Worksheet Area
Setelah data siap digunakan, kamu akan bekerja di Worksheet Area, yaitu area utama untuk membuat grafik atau visualisasi data. Di sinilah sebagian besar proses analisis data dilakukan.
Beberapa komponen penting di dalam worksheet antara lain:
Data Pane (bagian kiri): Berisi daftar kolom atau field dari dataset yang digunakan. Data biasanya dibagi menjadi dimension untuk data kategorikal seperti nama produk, wilayah, atau kategori, dan measure untuk data numerik seperti penjualan, jumlah transaksi, atau profit.
Columns dan Rows (Shelves): Area ini digunakan untuk membuat grafik dengan cara drag-and-drop field dari Data Pane ke kolom atau baris.
Marks card: Digunakan untuk mengatur tampilan visualisasi seperti warna, ukuran, label, detail, dan tooltip.
Show me: Fitur ini membantu kamu memilih jenis grafik yang sesuai dengan data, seperti bar chart, pie chart, map, atau line chart.
d. Dashboard & Stories
Selain worksheet, Tableau juga menyediakan fitur Dashboard dan Stories yang sangat berguna untuk menyajikan hasil analisis data.
Dashboard digunakan untuk menggabungkan beberapa grafik atau worksheet ke dalam satu tampilan. Dengan dashboard, kamu bisa menampilkan berbagai visualisasi sekaligus sehingga analisis data menjadi lebih lengkap dan mudah dipahami.
Sementara itu, Stories digunakan untuk menyusun rangkaian visualisasi dalam bentuk alur cerita. Fitur ini memungkinkan kamu menjelaskan insight data secara bertahap, misalnya mulai dari gambaran umum data, analisis detail, hingga kesimpulan yang dihasilkan dari data tersebut.
Baca Juga: Sertifikasi DQLab
3. Tips Memulai Belajar Tableau untuk Pemula
Jika kamu baru mulai belajar Tableau, ada beberapa tips yang bisa membantu proses belajar menjadi lebih mudah dan tidak terasa membingungkan.
Pertama, mulailah dengan dataset yang sederhana seperti data penjualan atau data produk. Dataset yang terlalu kompleks bisa membuat proses belajar menjadi lebih sulit di awal. Dengan data sederhana, kamu bisa lebih fokus memahami cara kerja Tableau.
Kedua, biasakan menggunakan fitur drag-and-drop di worksheet untuk mencoba berbagai jenis visualisasi. Cobalah membuat bar chart, line chart, atau pie chart agar kamu lebih familiar dengan cara Tableau mengolah data.
Ketiga, pahami perbedaan antara dimension dan measure, karena konsep ini sering digunakan dalam proses pembuatan grafik di Tableau. Dengan memahami kedua jenis data ini, kamu akan lebih mudah menentukan visualisasi yang tepat.
Terakhir, jangan ragu untuk mencoba berbagai fitur yang ada di Tableau. Semakin sering kamu bereksperimen dengan dataset dan visualisasi, semakin cepat kamu memahami cara kerja tools ini.
Jika kamu ingin memperdalam kemampuan di bidang data, kamu bisa mulai belajar melalui berbagai materi pembelajaran dan program sertifikasi dari DQLab. Melalui program ini, kamu bisa mempelajari berbagai topik penting di bidang data seperti data analysis, SQL, Python, hingga machine learning.
Beberapa manfaat yang bisa kamu dapatkan dari program ini antara lain:
Belajar skill data yang relevan dengan kebutuhan industri, mulai dari analisis data hingga pengolahan data menggunakan berbagai tools.
Materi pembelajaran yang terstruktur dan mudah diikuti, sehingga cocok untuk pemula yang baru mulai belajar data.
Latihan dengan studi kasus nyata, sehingga kamu bisa memahami bagaimana analisis data diterapkan dalam dunia kerja.
Mendapatkan sertifikat resmi, yang dapat menjadi nilai tambah untuk CV dan portofolio profesionalmu.
Dengan mengikuti sertifikasi tersebut, kamu tidak hanya belajar teori, tetapi juga mengasah kemampuan praktis yang dibutuhkan dalam dunia kerja.
FAQ:
1. Apakah Tableau Public gratis untuk digunakan?
Ya, Tableau Public bisa digunakan secara gratis. Kamu hanya perlu membuat akun Tableau Public untuk mengunduh dan menggunakan aplikasinya. Versi ini biasanya digunakan oleh pemula, pelajar, atau siapa saja yang ingin belajar visualisasi data tanpa harus membeli lisensi.
2. Data apa saja yang bisa digunakan di Tableau?
Tableau dapat terhubung dengan berbagai jenis sumber data. Beberapa contoh data yang sering digunakan antara lain Excel, CSV, JSON, Database seperti SQL, Dataset dari cloud atau server.
3. Apakah Tableau hanya digunakan oleh data analyst?
Tidak. Meskipun banyak digunakan oleh data analyst, Tableau juga sering digunakan oleh berbagai profesi lain seperti business analyst, tim marketing, hingga manajer bisnis. Hal ini karena Tableau membantu menyajikan data dalam bentuk visual yang lebih mudah dipahami untuk pengambilan keputusan.
Postingan Terkait
Menangkan Kompetisi Bisnis dengan Machine Learning
Mulai Karier
sebagai Praktisi
Data Bersama
DQLab
Daftar sekarang dan ambil langkah
pertamamu untuk mengenal
Data Science.

Daftar Gratis & Mulai Belajar
Mulai perjalanan karier datamu bersama DQLab
Sudah punya akun? Kamu bisa Sign in disini
