DQLab Super Giveaway! Belajar Data Science 6 Bulan hanya Rp.99.000! DAFTAR

Pakai Kode: KUPON99K. Berakhir 2 Days 16 Jam : 2 Menit : 24 Detik

Belajar Data Science dengan Kursus VS Secara Otodidak, Pilih yang Mana?

Belajar Data Science di Rumah 11-Februari-2021
https://dqlab.id/files/dqlab/cache/fe98f83c5f34b581e821663529d7f5aa_x_Thumbnail800.png

Belajar Data Science bisa dilakukan oleh siapapun baik itu yang berasal dari background pendidikan STEM ataupun tidak. Bagi yang belum pernah mempelajari Data Science sebelumnya di pendidikan formal, banyak cara yang bisa dilakukan untuk mengejar ketertinggalannya, baik itu dengan belajar secara otodidak seperti menonton youtube yang memberikan penjelasan materi ataupun dengan mengambil kursus yang memiliki begitu banyak materi yang dapat meningkatkan ilmu Data Science.

Beberapa orang ketika melihat biaya yang dikeluarkan untuk belajar Data Science di kursus ataupun di bootcamp mungkin akan langsung beralih haluan untuk belajar secara otodidak, mengingat biayanya yang sangat mahal. Namun beberapa orang lainnya tidak sanggup untuk belajar secara otodidak. Keduanya memang memiliki kelemahan dan kelebihannya masing-masing. Untuk mengetahui mana yang terbaik, maka hal tersebut tidak bisa disama-ratakan untuk semua orang.

Dalam artikel ini kita akan membahas mengenai perbedaan keduanya, penasaran kan? Yuk, simak artikelnya!

1. Materi yang Didapatkan

Belajar secara otodidak membuatmu sangat bebas untuk memilih materi yang akan dipilih untuk dipelajari. Saking bebasnya, kamu sampai tidak memiliki arah pembelajaran yang jelas. Tidak jarang karena materi yang berat telah dipelajari, membuat beberapa orang merasa takut untuk belajar Data Science. Berbeda dengan materi yang disediakan oleh tempat kursus yang telah didesain sedemikian rupa agar dapat dipelajari secara bertahap, sehingga tidak terasa begitu berat di awal. Hal ini akan sangat cocok bagi mereka yang tidak pernah berkenalan dengan ilmu Data Science sama sekali.

Baca juga : Awali Kursus Data Science Gratis Di Era Pandemi Bersama DQLab

2. Biaya yang Harus Dikeluarkan

Tentu jika berbicara biaya yang harus dikeluarkan antara belajar secara otodidak dan mengambil kursus, tentu akan jauh lebih hemat ketika belajar secara otodidak. Ketika belajar secara otodidak, kita hanya perlu mengeluarkan biaya untuk biaya internet yang akan digunakan untuk mencari materi. Namun ketika mengambil kursus, kita pasti akan mengeluarkan biaya lebih banyak. Namun yang harus diingat, jumlah biaya yang dikeluarkan akan sesuai dengan hal yang akan diperoleh, dengan catatan harus bisa memilih tempat kursus yang worth it antara harga dan ilmunya.

3. Jenjang Karir

Pengambilan kursus di tempat yang tepat, akan membuka peluang karir yang sangat besar jika dibandingkan dengan belajar secara otodidak. Belajar Data Science di tempat kursus pasti akan mendapatkan bukti fisik yang menunjukkan bahwa kamu telah mahir di bidang ini, misalnya dengan bukti projek yang berhasil di selesaikan lengkap dengan sertifikatnya. Nah, sertifikat inilah yang tidak akan didapatkan ketika belajar Data Science secara otodidak.

Nah, udah tau kan kelemahan dan kelebihan antara kedua cara belajar tersebut? Tentukan pilihanmu sekarang! 

Baca juga : Kursus Data Science Jakarta: Tips Cermat Belajar Data Science bersama DQLab!

4. Yuk, TEMUKAN SUMBER DATA UNTUK BANGUN PORTFOLIO GRATIS DI DQLAB SELAMA 1 BULAN!


Gunakan Kode Voucher “DQTRIAL”, dan simak informasi dibawah ini mendapatkan 30 Hari FREE TRIAL:

  1. Buat Akun Gratis dengan Signup di DQLab.id/signup

  2. Buka academy.dqlab.id dan pilih menu redeem voucher 

  3. Redeem voucher “DQTRIAL” dan check menu my profile untuk melihat masa subscription yang sudah terakumulasi. 

  4. Selamat, akun kamu sudah terupgrade, dan kamu bisa mulai Belajar Data Science GRATIS 1 bulan.

Penulis: Gifa Delyani

Editor : Annissa Widya Davita


Share

Postingan Terkait

Mulai Bangun Karirmu Bersama DQLab!