Belajar Excel, Kenalan Lebih Dekat dengan Rumus IF
Microsoft excel merupakan suatu software dalam naungan microsoft yang cukup populer dan sering digunakan dalam keseharian kita. Penggunaan microsoft excel pun sangat beragam, mulai dari tabulasi data, menghitung data, visualisasi data, pengkondisian dengan rumus if, dan masih banyak lainnya software ini merupakan software yang bisa digunakan dalam berbagai sistem operasi seperti windows, ios, dan lain-lain. Microsoft excel sendiri sudah dapat digunakan dan dipelajari mulai dari tingkat kesulitan paling rendah sampai tinggi.
Rumus if merupakan formula yang digunakan untuk pengkondisian. Rumus if ini bekerja dengan cara mengeksekusi perintah berdasarkan statement yang telah diberikan sebelumnya. Rumus ini memudahkan pekerjaan kita lebih khususnya untuk melakukan uji logika tertentu sesuai dengan statement yang diberikan sebelumnya. Pada artikel kali ini kita akan mengenali formula dasar rumus if serta penerapannya
1. Rumus IF
Fungsi IF atau rumus IF merupakan salah satu fungsi yang terdapat dalam microsoft excel yang mana dapat melakukan uji logika tertentu. Pada rumus If ini akan menghasilkan nilai BENAR atau TRUE jika kondisi yang diinputkan terpenuhi dan menghasilkan nilai SALAH atau FALSE jika kondisi yang diinputkan tidak terpenuhi. Sebagai contoh, dalam bidang pendidikan biasanya digunakan untuk memudahkan dalam penginputan nilai.
Baca juga : Rumus Excel yang Paling Sering Digunakan dalam Dunia Kerja
2. Bentuk Umum Rumus IF
Rumus IF sendiri hampir sama dengan rumus-rumus lainnya yaitu memiliki bentuk umum. Pada rumus IF dibantu dengan beberapa operator perbandingan dalam excel seperti tanda ., <, =, <=, >=, dan masih banyak lainnya. Oleh karena itu sebelum menggunakan rumus if tersebut kita juga perlu memahami makna dari operator rumus if yang akan kita gunakan. Adapun bentuk umum dari rumus IF adalah sebagai berikut:
IF(TesLogika; KondisiTerpenuhi; [KondisiTidakTerpenuhi])
3. Langkah Penggunaan Rumus IF
Pada bagian sebelumnya kita telah mengetahui pengertian serta kegunaan rumus if serta bentuk umum rumus if. Adapun langkah-langkah penggunaan rumus if adalah sebagai berikut:
Klik sel yang akan diisi
Penulisan rumus If diawali dengan operator sama dengan (=), lalu buka kurung
Masukkan logical test sesuai dengan bentuk umum yang sesuai
masukkan uji logika yang kita inginkan dalam sel tersebut
jangan lupa mengakhiri rumus dengan operator tutup kurung
tekan enter dan rumus pun dapat diterapkan pada sel-sel di bawahnya
4. Jenis-jenis Rumus If
Setelah kita mengetahui bentuk umum dari rumus if dan langkah-langkah penggunaannya, perlu kita ketahui juga bahwa rumus if tidak hanya tunggal saja. Akan tetapi terdapat beberapa jenis rumus if, antara lain rumus if tunggal dan rumus if bercabang atau majemuk. Rumus if tunggal merupakan uji logika dimana hanya satu syarat yang digunakan untuk memperoleh nilai benar. Sedangkan pada rumus if majemuk menggunakan konisi atau syarat yang lebih dari satu.
Baca juga : Kenali Rumus IF pada 3 Kondisi dengan Excel
5. Yuk, Kembangkan Bakatmu Bersama DQLab !
Pada masa kini banyak orang yang berminat untuk berprofesi dalam bidang data, salah satunya data scientist. Profesi data scientist ini menjadi profesi terseksi di masa kini. Terdapat beberapa keahlian atau keterampilan yang dibutuhkan oleh data scientist. Kita dapat menerampilkan dan mengembangkan bakat ilmu data scientist bersama DQLab. Caranya sangat mudah, yaitu cukup signup di DQLab dan nikmati momen belajar gratis bersama DQLab dengan muali mengakses modul gratis dari R, Python atau SQL untuk meningkatkan kompetensi dalam rangka persiapan menjadi data scientist. Yuk, mulai bangun portofolio datamu!
Penulis : Latifah Uswatun Khasanah
Editor : Annissa Widya Davita