Buat Akun DQLab & Akses Kelas Data Science Python, R, dan Excel GRATIS
 SIGN UP  

Belajar Excel, Yuk Pahami Lebih Dalam Mengenai Fungsi - Fungsinya

Belajar Data Science di Rumah 23-Agustus-2021
https://dqlab.id/files/dqlab/cache/a0404a18fa1ea766543699707e072735_x_Thumbnail800.jpg

Salah satu tools untuk menata suatu kumpulan data agar tetap teratur dan rapi adalah tabel Microsoft Excel. Namun, tools ini tidak hanya sekedar merapikan dataset dengan serangkaian baris dan kolom, tetapi juga bisa digunakan untuk mengolah data, seperti melakukan operasi matematika, membuat visualisasi data, hingga mengolah data menggunakan metode statistika dasar. Dengan adanya Excel, pekerjaan manajemen data menjadi lebih cepat, mudah, dan lebih efektif. Beberapa hal yang bisa dilakukan menggunakan Excel adalah menjumlah beberapa baris atau kolom data, mencari rata-rata dari kumpulan data, mencari tanggal hari ini, menemukan jumlah pesanan tertentu dalam jangka waktu tertentu, mencari alamat email customer berdasarkan namanya, dan masih banyak lagi. Dengan bantuan Excel, human error dapat diminimalisir.

Salah satu fitur unggulan dari Excel adalah memiliki berbagai fungsi yang dapat membantu pekerjaan kita menjadi lebih cepat. Untuk menggunakan fungsi tersebut, kita harus memulai dengan tanda sama dengan dalam cell. Dengan fungsi ini, kita bisa melakukan perhitungan yang rumit dengan cepat dan lebih teliti. Lalu apa sebenarnya fungsi-fungsi dalam Excel tersebut? Pada artikel kali ini DQLab akan menjelaskan dengan rinci bagian-bagian dari fungsi Excel. Jadi jangan sampai terlewat, ya! Yuk simak sampai akhir!


1. Struktur Fungsi Excel

Fungsi pada excel memiliki tiga bagian penting, yaitu nama fungsi, argumen, dan output. Pertama adalah nama fungsi. Sesuai namanya, nama fungsi ini berperan sebagai kode unik untuk mengidentifikasi suatu rumus saat kita akan menggunakannya. Dengan adanya nama, fungsi-fungsi tersebut tidak akan tertukar dan akan lebih mudah dikenali. Bagian kedua adalah komponen. Komponen adalah potongan-potongan yang dirangkai sehingga fungsi dapat bekerja. Bagian terakhir adalah output. Bagian ini merupakan produk akhir dari fungsi yang telah diisi data pada setiap komponennya.


Baca juga : Rumus Excel yang Paling Sering Digunakan dalam Dunia Kerja


2. Penulisan Umum Fungsi Excel

Seperti yang telah dijelaskan di awal, sebelum menulis fungsi terlebih dahulu diawali dengan tanda sama dengan. Setelah menulis tanda sama dengan, kita tulis nama fungsi untuk memberitahu Excel rumus apa yang akan kita gunakan. Kemudian, kita gunakan tanda kurung buka untuk mengisi argumen-argumen yang sesuai. Setelah semua argumen ditulis, maka fungsi ditutup dengan tanda kurung tutup. Berdasarkan penjelasan tersebut, struktur dasar dari fungsi Excel adalah =nama_fungsi(argument 1, argumen 2, argumen 3, …). Untuk menampilkan outputnya, maka kita cukup tekan enter. Jika argumen yang di input benar, maka output akan keluar, namun jika ada tanda error maka argumen pada fungsi perlu dicek kembali.


3. Argumen Pada Fungsi Excel

Fungsi pada Excel memiliki beberapa jenis argumen, yaitu argumen tanpa batas dan argumen berbatas. Fungsi yang memiliki argumen tanpa batas dapat ditulis dengan tanda titik tiga untuk menunjukkan jumlah argumen tambahan yang tidak terbatas, contohnya adalah fungsi SUM yang dapat digunakan untuk menjumlahkan angka yang tidak terbatas. Secara umum, fungsi ini ditulis dengan =nama_fungsi(argumen 1, argumen 2, argumen 3, …) sedangkan fungsi dengan argumen terbatas merupakan kebalikan dari fungsi dengan argumen tak terbatas. Artinya, fungsi ini memiliki limit argumen dan secara umum dapat ditulis dengan =nama_fungsi(argumen 1, argumen 2) untuk fungsi dengan dua argumen. 


4. Struktur dasar Excel

Pada Excel versi terbaru, setiap worksheet dapat berisi lebih dari satu juta baris dan lebih dari 16000 kolom. Baris horizontal dilambangkan dengan angka dan kolom vertikal dilambangkan dengan alfabet. Untuk kolom vertikal ke-27 dan seterusnya akan dilambangkan dengan dua huruf atau lebih, seperti AA, AB, AAA, AAC, dan seterusnya. Titik potong antara kolom dan baris adalah kotak persegi panjang kecil yang dikenal dengan cell. Cell ini bertugas untuk menyimpan data pada worksheet yang dilambangkan sesuai lambang kolom dan barisnya, misalnya A3, B10, C17, dan seterusnya.


Baca juga : Kenali Rumus IF pada 3 Kondisi dengan Excel


5. Belajar Excel Bersama Expert

Di era modern, hampir semua perusahaan menggunakan Excel untuk manajemen data. Tak heran jika saat ini Excel menjadi basic skill yang harus dimiliki oleh semua orang, khususnya untuk seseorang yang setiap hari bekerja menggunakan data. Fitur dan fungsi Excel terus berkembang sehingga belajar Excel menjadi sebuah kewajiban, bahkan bagi seorang yang sudah lama menggunakan Excel. Jadi tunggu apa lagi? Yuk asah kemampuan Excel kamu bersama DQLab! Klik button di bawah ini dan nikmati berbagai modul penerapan Excel di berbagai bidang. Selain akses modul, kamu juga akan menikmati berbagai fasilitas pendukung belajar lainnya mulai dari challenge, sharing session, hingga job connector yang pastinya sangat bermanfaat untuk menunjang karirmu. Selamat belajar!



Penulis: Galuh Nurvinda K

Editor: Annissa Widya Davita

Sign Up & Mulai Belajar Gratis di DQLab!