[LAST DAY] MAU PUNYA SKILL DATA SCIENCE YANG AMAYZING?
Belajar Data Science 6 Bulan hanya 150K  | Pakai Kode: AMAYZING
BURUAN SERBU!
Pendaftaran ditutup dalam 0 Hari 1 Jam 25 Menit 24 Detik 

Belajar Pemrograman R dari Mana? Yuk, Kenali Bahasa Pemrograman R!

Belajar Data Science di Rumah 10-Agustus-2021
https://dqlab.id/files/dqlab/cache/b3990377303109fdea9eb2cf7f200e97_x_Thumbnail800.jpg

Bahasa pemrograman R adalah salah satu bahasa pemrograman yang sering digunakan dalam data science. Fungsi dan fitur pada R mendukung proses pengolahan data, perhitungan statistika, hingga visualisasi data. Tidak hanya itu, R juga dapat digunakan untuk machine learning. Machine learning adalah mesin yang dapat belajar dengan sendirinya berdasarkan algoritma tertentu. Sintaks pada bahasa R mirip dengan bahasa C karena R merupakan pengembangan dari bahasa S yang mana turunan dari bahasa C. 


Data scientist biasanya menggunakan R untuk mengolah data dan menganalisis data. Hasil analisis berupa informasi yang berpengaruh dalam pengambilan keputusan selanjutnya. Pemrograman R menjadi salah satu skill yang wajib dikuasai jika ingin menjadi data scientist. Seperti yang banyak dibahas dan diketahui, data scientist adalah profesi terseksi di era kini. Bahasa R bagi pemula mungkin akan sedikit membingungkan karena belum terbiasa dan juga bingung belajar pemrograman R dari mana. Nah, artikel kali ini akan membahas hal-hal yang harus diperhatikan pemula yang ingin belajar bahasa R. Yuk, simak pembahasannya dibawah ini!


1. Struktur Data Pada R

Memahami struktur data merupakan bagian terpenting dalam belajar pemrograman R karena sering digunakan dalam proses data science. Struktur data pada R yaitu terdiri dari:

  • Vector digunakan untuk menyimpan nilai array 1-dimensi dan hanya bisa satu tipe data saja.

  • Matrix digunakan untuk menyimpan nilai array 2-dimensi atau lebih dan hanya bisa untuk satu tipe data saja. 

  • List digunakan untuk menyimpan data dengan tipe data yang berbeda.

  • DataFrame adalah tipe data berbentuk tabel yang terdiri dari kolom dan baris yang dapat menyimpan data dengan tipe data yang beragam. 

  • Factor digunakan untuk menyimpan data yang bertipe karakter. 


Baca juga : https://www.dqlab.id/kursus-belajar-data-dengan-bahasa-r-untuk-pemula 


2. Variabel Pada Pemrograman R

Setiap bahasa pemrograman terdapat variabel begitu juga dengan R. Variabel pada R dideklarasikan dengan memasukkan nilai kedalam variabel menggunakan operator = atau <- yang merupakan operator asli di R. Kita dapat menyimpan tipe data karakter, numerik, vektor, dan lainnya. Contoh sederhana variabel pada R dengan tipe data karakter:


variabelku <- Hello World

print(variabelku)


Code tersebut akan menyimpan Hello World ke dalam variabelku. Fungsi print digunakan untuk menampilkan isi variabelku. Maka jika dijalankan kata Hello World akan ditampilkan. Bagaimana dengan vektor? Contohnya dibawah ini:


data1 <- c(1,2,3,4,5)

data2 <- c(6,7,"halo","dqlab")

print(data2[4])


Code akan menampilkan indeks ke empat dari data2 yaitu dqlab. Indeks pada R dimulai dari 1.


3. Fungsi Kondisi dan Perulangan dengan R

Fungsi kondisi dan perulangan juga digunakan pada R, sama dengan bahasa pemrograman lainnya. Fungsi kondisi yaitu dengan menggunakan if, else if, else, ifelse, dan switch. Kita lihat contoh dibawah ini:


data <- c(8,15,25,30)

ifelse(data %% 2 == 0, "genap", "ganjil")

Output: [1] "genap" "ganjil" "ganjil" "genap"


Baris kedua dalam code adalah penggunaan fungsi kondisi pada R dimana jika nilai yang tersimpan dalam variabel di modulus 2 sama dengan 0, maka nilai diberikan label genap atau ganjil. 

Sedangkan untuk fungsi perulangan menggunakan for, while, dan repeat. Kita bisa menggunakan perintah sintaks break untuk keluar atau berhenti dari perulangan dan next untuk melanjutkan perulangan yang berikutnya. 


4. Ikuti Komunitas yang Membahas Pemrograman R

Mengikuti komunitas yang membahas pemrograman R dapat menjadi awal mula untuk kamu yang ingin belajar R. Misalnya seperti Komunitas R Indonesia yang dapat kamu ikuti di Telegram atau twitter. Ada juga komunitas R khusus perempuan yaitu R-Ladies Jakarta. Disana kamu bisa sharing dan diskusi tentang pemrograman R. Sering juga ada seminar atau workshop untuk menambah pengetahuanmu dalam pemrograman dengan bahasa R. Selain itu bisa juga untuk membangun koneksi dengan member grup sebagai batu loncatan untuk memulai karir di bidang data.


Baca juga : https://www.dqlab.id/belajar-data-science-untuk-tingkatkan-kompetensi-r 


5. Bangun Portofolio Datamu dengan Pemrograman R Bersama DQLab

Jika ingin menjadi data scientist, tidak hanya cukup dengan mempelajari pemrograman R dengan rutin. Kamu juga harus memulai membangun portofolio data yang berisi project-project yang pernah dikerjakan. Di DQLab terdapat project-project data yang dapat kamu kerjakan dan dapat digunakan untuk portofolio datamu. Portofolio data cukup penting untuk menunjukkan kemampuan analisa datamu ke recruiter. Nah, tunggu apa lagi? Yuk, daftarkan dirimu di DQLab.id dan perdalam skill pemrograman dengan bahasa R!



Penulis: Dita Kurniasari

Editor: Annissa Widya

Postingan Terkait

Sign Up & Mulai Belajar Gratis di DQLab!