MIDYEAR PROMO! Segera Beli Paket Premium Belajar Data Science 6 Bulan hanya Rp. 99.000. DAFTAR

Pakai Kode: DQMIDYEAR. Berakhir 0 Days 7 Jam : 2 Menit : 53 Detik

Python Tutorial : 3 Kesalahan Pemula Dalam Mempelajari Python

Belajar Data Science di Rumah 07-September-2020
https://dqlab.id/files/dqlab/cache/698e6e146c8567572a8d67ce45fb6964_x_Thumbnail800.jpg

Python programming memiliki banyak kegunaan pada berbagai bidang keilmuan. Di antara bidang yang sangat akrab menggunakan python sebagai bahasa pemrograman adalah bidang Data Science. Sangat maraknya python digunakan oleh berbagai pihak membuat banyak orang tertarik untuk mulai mempelajarinya. Namun, terdapat beberapa kesalahan yang biasanya dilakukan oleh orang-orang yang baru mulai mempelajari python. Kesalahan-kesalahan ini sebenarnya adalah kesalahan yang sederhana, akan tetapi dapat menjadi berbahaya karena apabila kesalahan ini tidak diantisipasi sejak dini, akan membuat para pemula menyimpulkan bahwa belajar bahasa pemrograman python sangat sulit kemudian akhirnya berhenti mempelajarinya.

Oleh karena itu, pada artikel kali ini, DQLab akan berbagi beberapa kesalahan umum yang biasa dilakukan oleh pemula dalam mempelajari Python Programming. Dengan mengetahui kesalahan-kesalahan umum berikut, harapannya para pembaca dapat mengantisipasi kesalahan tersebut. Lalu apa saja kesalahan-kesalahan itu? Yuk simak penjelasan berikut!

1. Kesalahan Dalam Proses Instalasi

Kesalahan mendasar dan paling awal yang biasanya dilalui oleh seorang programmer pemula khususnya dalam mempelajari python adalah kesalahan dalam melakukan instalasi. Ya, gagal install. Tentu ini menjadi kesalahan yang sangat umum namun sangat penting. Mengapa? Tentu saja, apabila instalasi python nya saja sudah bermasalah, bagaimana ingin mempelajari konsep-konsep programming di dalamnya? 

Oleh karena itu, penting bagi pemula untuk mengetahui kesalahan ini. Kesalahan ini juga biasanya mencakup kesalahan seperti saat install tertumpuk dengan python bawaan, atau tidak menentukan Path yang jelas pada device yang digunakan. Alhasil, tidak akan memunculkan hasil seperti ini : 


Lalu bagaimana solusinya? Solusi paling praktis adalah dengan bertanya dengan komunitas data ataupun rekanmu yang sama-sama memiliki passion pada data. Selain itu, solusi selanjutnya adalah dengan belajar bersama DQLab! 

Baca Juga : Belajar Data Science Otodidak Rumah Aja Bersama DQLab

2. Kesalahan Pengetikan (Typo) Sehingga menghasilkan Syntax Error

Kesalahan kedua yang sering membuat “stress” programmer pemula adalah kesalahan dalam mengetik suatu code. Kesalahan ini sangat sederhana namun terkadang membuat programmer awal merasa bingung bahkan hingga stress. Perhatikan contoh berikut.


Coba perhatikan line 1 dan line 2, keduanya ingin melakukan tugas yang sama, namun pada line kedua, justru menghasilkan error. Mengapa hal ini bisa terjadi? Ya, karena Typo! Karena pada line kedua tidak disertakan kutip dua di akhir kalimat sebelum kurung tutup. Hanya karena hal ini saja terkadang programmer pemula bingung dan mencari kesalahannya. Gambar di atas tentu hanya contoh, masih terdapat berbagai jeni contoh lainnya yang serupa.

3.Kesalahan Urutan Operasi Matematika

Kesalahan umum yang terakhir yang akan dibahas dalam artikel ini adalah kesalahan dalam urutan operasi matematika. Banyak diantara programmer awam yang belum mengetahui urutan tingkatan yang akan dibaca oleh python.

Hal ini mungkin tidak akan membuat programmer pemula stress, karena tidak menghasilkan error. Akan tetapi tidak adanya error itu yang justru menjadi berbahaya. Karena hasil yang muncul adalah hasil yang tidak sesuai dengan apa yang dimaksudkan. Perhatikan contoh berikut :


Pada contoh di atas, terdapat 2 contoh. Pada contoh pertama mungkin kita sudah dapat memahami mengapa hasil yang keluar adalah 4. Karena operasi yang dikerjakan terlebih dahulu adalah operasi pembagian 10 dibagi 5, baru kemudian ditambahkan dengan 2.

Lalu, bagaimana dengan contoh kedua? Mengapa hasilnya 43? Mana yang dikerjakan terlebih dahulu? Penting untuk kita pahami bahwa Python memiliki standar urutan dalam memporses operasi matematika seperti di atas. Bagaimana urutannya? Untuk mempermudah, urutannya adalah P, E, M-D, A-S. Apa itu? Parentheses (kurung), Exponents (pangkat), Multiplications (perkalian) dan Division (Pembagian), Addition (penambahan) dan substractions (pengurangan). 

Baca Juga : Belajar Machine Learning Python, Yuk Bangun Portofolio Datamu Sekarang!

4. Yuk mulai pelajari Python lebih mendalam bersama DQLab!

Yuk mulai pelajari dan terapkan ilmunya pada data yang kamu miliki! Sign Up untuk nikmati module GRATIS “Introduction to Data Science” dengan pengalaman belajar yang seru menyenangkan serta aplikatif pada industri nyata! Untuk kamu yang ingin mulai belajar Data Science atau siap berkarir jadi Data Analyst, Data Scientist, dan Data Engineer, persiapkan diri kamu dengan tepat sekarang. Tidak ada kata terlambat untuk belajar. Yuk #MulaiBelajarData di DQLab.

Dengan belajar di DQLab, kamu bisa:

  • Menerapkan teknik mengolah data kotor, hasilkan visualisasi data dan model prediksi dengan studi kasus Retail dan Finansial

  • Dapatkan sesi konsultasi langsung dengan praktisi data lewat data mentoring

  • Bangun portofolio data langsung dari praktisi data Industri

  • Akses Forum DQLab untuk berdiskusi.

Simak informasi di bawah ini untuk mengakses gratis module ‘Introduction to Data Science’:

  1. Buat Akun Gratis dengan Signup di DQLab.id/signup

  2. Akses module Introduction to Data Science

  3. Selesaikan modulenya, dapatkan sertifikat & reward menarik dari DQLab

Penulisa : Jihar Gifari

Editor : Annissa Widya Davita

Share

Postingan Terkait

Mulai Bangun Karirmu Bersama DQLab!