PROMO BACK TO SCHOOL, HEMATNYA SERU! DISKON 95% + Cashback*
Cuma Rp 159K bisa belajar data science 6 bulan
BURUAN SERBU!
Pendaftaran ditutup dalam 1 Hari 18 Jam 24 Menit 38 Detik 

Belajar Rumus VLOOKUP Excel dan Contoh Penggunaannya di Beberapa Kondisi

Belajar Data Science di Rumah 04-Agustus-2021
https://dqlab.id/files/dqlab/cache/dca4e618b3dbe645b2768d80ca0ebdf8_x_Thumbnail800.jpg

VLOOKUP Excel adalah salah satu fungsi pada Microsoft Excel yang umum digunakan sehari-hari. Fungsi ini tersedia di berbagai versi Microsoft Excel seperti Excel 2016, Excel 2013, Excel 2010, hingga versi Excel 2000. VLOOKUP merupakan bagian dari fungsi LOOKUP, HLOOKUP, INDEX, dan MATCH. Fungsi dari VLOOKUP adalah untuk mencari atau mencocokkan nilai tertentu dalam dua tabel pada suatu kumpulan data. VLOOKUP diawali dengan huruf "V" yang berasal dari kata "Vertical" yang merujuk pada bentuk tabel dimana judul berada diatas dan field tersusun ke bawah secara vertikal.


Penggunaan rumus VLOOKUP Excel dapat membantu pengolahan data seperti data gaji, data nilai siswa, tunjangan, dan umur. Contohnya memasukkan besaran gaji karyawan berdasarkan golongannya. Kita bisa menggunakan fungsi VLOOKUP untuk mencocokkan golongan karyawan dengan data gaji. Jika dilakukan secara manual, tentu akan memakan banyak waktu karena data yang tidak sedikit. Sehingga adanya fungsi ini sangatlah membantu pekerjaan tersebut lebih efisien. Artikel kali ini kita akan membahas penggunaan rumus VLOOKUP Excel. Bagaimana menggunakannya? Yuk, simak pembahasannya dibawah ini!


1. Penulisan Rumus VLOOKUP

Penulisan rumus VLOOKUP adalah seperti berikut:

=VLOOKUP(NilaiYangDicari; TabelReferensi; NomorKolom; [RangeLOOKUP])

Penjelasan bagian-bagian rumus adalah sebagai berikut:

  • NilaiYangDicari adalah nilai yang akan dicari pada kolom pertama pada sebuah tabel atau kolom paling kanan dalam TabelReferensi.

  • TabelReferensi adalah tabel referensi data yang berisikan dua kolom atau lebih.

  • NomorKolom adalah nomor kolom dari TabelReferensi yang berisikan nilai dan akan diambil nilai yang sebaris dengan NilaiYangDicari dalam kolom pertama.

  • RangeLOOKUP berisikan nilai boolean TRUE atau FALSE yang mengacu pada kondisi apakah kita ingin fungsi VLOOKUP menemukan data yang sama atau hanya mendekati. Sebagai catatan, kondisi TRUE akan menemukan nilai yang sama atau mendekati sedangkan FALSE hanya mencari yang sama dan jika tidak ditemukan akan menghasilkan pesan error #NA.


Baca juga : Rumus Excel yang Paling Sering Digunakan dalam Dunia Kerja


2. Rumus VLOOKUP Pada Nilai Tertentu

Fungsi VLOOKUP dapat diterapkan pada kondisi nilai tertentu yaitu untuk nilai yang sama persis dan nilai yang mendekati. Misalnya untuk menentukan gaji karyawan. Setiap golongan pasti berbeda jumlah gaji yang diberikan. Dengan VLOOKUP kita bisa melakukannya lebih mudah. Sederhananya langkahnya sebagai berikut:

  • Tuliskan rumus =VLOOKUP pada kolom gaji yang sudah dibuat.

  • Isikan fungsi tersebut dengan kolom golongan karyawan yang akan diisi gajinya.

  • Blok data dalam tabel dan tambahkan nomor kolom yang berisi gaji.

  • Tambahkan argumen FALSE yang digunakan untuk mencari nilai yang sama.

Sedangkan untuk mencari nilai yang mendekati, langkahnya mirip dengan rumus untuk mencari nilai yang sama persis, hanya saja argumen yang digunakan adalah TRUE. Jangan lupa juga menyisipkan tanda $ pada angka dan nomor kolom agar bisa di-drag ke bawah.


3. VLOOKUP untuk Sumber Data dari Sheet yang Berbeda

Rumus VLOOKUP juga bisa diterapkan terhadap sumber data dari sheet yang berbeda. Dengan cara ini kita akan lebih mudah untuk membuat tampilan tabel lebih rapi dan tidak perlu menyalin tabel yang berasal dari sheet yang berbeda. Adapun langkahnya sebagai berikut:

  • Langkah pertama tuliskan rumus =VLOOKUP.

  • Isikan kolom referensi diikuti dengan sheet referensi dan blok tabel referensi.

  • Tambahkan simbol $ agar dapat di-drag.

  • Tambahkan argumen TRUE dan tutup kurung untuk mengakhiri penulisan rumus.

Catatan: sesuaikanlah rumus dengan data yang kamu miliki dan hasil yang kamu inginkan.


4. Contoh Penggunaan Rumus VLOOKUP

Seperti yang kita ketahui bahwa pada dasarnya Excel adalah aplikasi pengolah data numerik. Rumus VLOOKUP dalam kehidupan sehari-hari dapat digunakan untuk melakukan pengolahan data seperti pengelolaan data statistik, mencari nilai median, mean, nilai minimum dan maksimum pada data. Perhitungan matematika seperti mencari data hasil operasi matematika yaitu penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian juga dapat menggunakan rumus VLOOKUP. Bidang lain yang dapat memanfaatkan fungsi VLOOKUP adalah akuntansi seperti menghitung keuntungan dan kerugian pada perusahaan, menghitung gaji karyawan berdasarkan golongan atau kinerjanya, dan sebagainya.


Baca juga : Kenali Rumus IF pada 3 Kondisi dengan Excel


5. Terapkan Rumus VLOOKUP untuk Datamu

Mempelajari fungsi VLOOKUP pada Excel tidak cukup hanya berupa teori. Perlu mempraktikkannya langsung dengan menggunakan banyak data dan kasus yang beragam agar semakin mahir menerapkan rumusnya. DQLab menyediakan paket platinum yang membahas dasar hingga tingkat lanjut penggunaan Excel. Jangan lewatkan juga special offer yang dapat kamu lihat informasinya di akun Instagram DQLab. Yuk, tunggu apa lagi! Sign Up di DQLab dan mulai belajar Excel bersama member-member lainnya!



Penulis: Dita Kurniasari

Editor: Annissa Widya

Sign Up & Mulai Belajar Gratis di DQLab!