Buat Akun DQLab & Akses kelas Data Science R, Python, SQL, Excel GRATIS
 SIGNUP GRATIS

Berkarir Sebagai Data Scientist dengan Kenali 4 Softskill Ini

Belajar Data Science di Rumah 02-Agustus-2021
https://dqlab.id/files/dqlab/cache/fa4369d02fcef12768e72289b2b74e80_x_Thumbnail800.jpg

Lowongan pekerjaan data scientist beberapa tahun belakangan memang tengah menjadi sorotan di berbagai situs lowongan pekerjaan. Hal ini bisa terjadi dikarenakan era internet yang mulai booming di tahun 2005, dimana pengguna internet itu mencapai 1 Milyar pengguna dan lima tahun setelahnya berkembang menjadi 20 Exabyte per bulan. Angka tersebut masih terus bertambah hingga saat ini yang bisa disebut dengan era Big Data. Ya, era Big Data memang menjadi salah satu cikal bakal berkembangnya profesi Data Scientist di berbagai perusahaan dan instansi pemerintahan. 


Oleh karena itu, saat ini profesi Data Scientist dinobatkan sebagai "The Sexiest Job of 21th Century". Banyak fresh graduate hingga profesional yang ingin memulai karir sebagai praktisi data ataupun beralih profesi. Untuk menjadi seorang data scientist harus memiliki kemampuan teknis atau hard skill yang mumpuni meliputi kemampuan analisis statistik, machine learning, computer science, programming dan juga data storytelling. Selain hardskill, yang tak kalah penting dan terkadang sering terlupakan adalah kemampuan non teknis atau soft skill yang harus dimiliki oleh seorang data scientist. Artikel ini akan membahas tentang 4 softskill khusus pekerjaan data scientist yang wajib dikuasai. Yuk, simak sampai selesai!


1. Business Intuition

Seorang data scientist harus memahami bisnis proses suatu perusahaan atau organisasi untuk dapat memahami permasalahan yang perlu diselesaikan. Data scientist melakukan tugas dan peran ganda, dimana mereka tidak hanya harus tahu tentang hal teknis dibidang mereka sendiri dan bagaimana menavigasi data, tetapi mereka harus mengetahui proses bisnis dan bidang dimana mereka bekerja. Dengan memahami proses bisnis suatu organisasi atau perusahaan tempat mereka bekerja, cukup untuk menyelesaikan masalah saat ini dan mempertimbangkan bagaimana data dapat mendukung pertumbuhan dan kesuksesan di masa depan. Softskill ini merupakan langkah awal yang tepat dan wajib dikuasai oleh data scientist untuk menyelesaikan berbagai masalah dalam suatu industri.


Baca juga : Mengenal Profesi Data Scientist


2. Analytical thinking

Selain memahami proses bisnis suatu perusahaan dan organisasi kita juga harus memiliki analytical thinking yang kuat. Softskill ini masih berkesinambungan dengan business intuition karena setelah memahami proses bisnis dari suatu perusahaan atau organisasi untuk dapat melihat masalah kompleks dari beberapa sudut pandang, kemudian merumuskan solusi paling efektif dan efisien melalui observasi, logika dan penelitian. Kemampuan analitis memang bukan suatu bakat sejak lahir sehingga dapat kita bentuk dan tanamkan dari waktu ke waktu, dengan cara melatihnya melalui proses pemecahan masalah-masalah sederhana hingga yang rumit. 


3. Critical thinking

Critical thinking adalah suatu proses analisis yang masuk akal dan tidak bias, pemeriksaan dan interpretasi data untuk membentuk pemahaman yang dapat digunakan dan masuk akal. Selain itu, dengan critical thinking dapat melatih kemampuanmu dalam mempertanyakan informasi untuk membuat keputusan yang lebih baik dan memahami hal dengan baik. Dengan berpikir kritis secara tidak langsung kamu juga dapat meningkatkan softskill dalam berhubungan dengan orang lain, karena kamu dapat lebih berpikiran terbuka dan dengan mudah memahami point of view atau sudut pandang orang lain.


4. Inquisitiveness 

Selanjutnya untuk menjadi seorang data scientist kamu juga harus memiliki rasa ingin tahu yang tinggi karena, dengan kemampuan ini kamu dapat mendorong pencarian untuk mencari jawaban, menyelam lebih dalam dari asumsi awal. Selain harus memiliki keingintahuan yang tinggi pada suatu data, tetapi juga harus menjawab pertanyaan tersebut. Keingintahuan yang kuat sangat penting karena bidang Data Scientist merupakan bidang yang berkembang sangat cepat, sehingga kamu perlu memperbaharui pengetahuan kamu secara teratur salah satunya dengan membaca konten online dan membaca buku-buku yang relevan dengan trend dalam Data Scientist. Selain itu, dengan memiliki rasa keingintahuan mungkin ketika kamu dihadapkan oleh banyak data kamu tidak melihat banyak insight dalam data tersebut. Tetapi, jika kamu memiliki rasa keingintahuan memungkinkan kamu untuk menyaring data tersebut untuk menemukan jawaban dari rasa penasaran kamu dan mendapat lebih banyak insight.


Baca juga : Yuk Kenal Role Data Scientist, Profesi Menarik Dengan Gaji Besar


5.  Simak Teknikal Skill Khusus Pekerjaan Data Scientist Bersama DQLab

Jika kamu ingin melamar pekerjaan data scientist harus tentunya harus memiliki kemampuan teknis dan non teknis yang mumpuni. Bagi kamu yang tidak memiliki background STEM bisa mempelajari skill set apa saja yang harus dimiliki oleh seorang data scientist jangan khawatir karena kamu bisa mengikuti kursus online bersama DQLab. Dengan begitu belajar kamu jadi lebih terarah dan kamu juga dapat terhindar dari overdosis informasi, selain itu kamu tidak perlu bingung dengan urusan waktu, karena dengan kursus data science online waktu belajar kamu bisa lebih fleksibel dan dapat diakses dimanapun dan kapanpun. 

Materi-materi yang ditawarkan lengkap dan sesuai dengan kebutuhan industri, disusun oleh mentor-mentor yang kompeten di bidangnya dari perusahaan unicorn dan startup. Jadi, jangan khawatir, kamu bisa mulai kursus data science online bersama DQLab! Sign up sekarang di DQLab.id atau klik button dibawah ini untuk nikmati pengalaman belajar yang seru dan menyenangkan!

Penulis: Rian Tineges

Editor: Annissa Widya Davita


Sign Up & Mulai Belajar Gratis di DQLab!