DQLab Super Giveaway! Belajar Data Science 6 Bulan hanya Rp.99.000! DAFTAR

Pakai Kode: KUPON99K. Berakhir 0 Days 22 Jam : 42 Menit : 1 Detik

Big Data Analytics dan Kegunaanya untuk Perkembangan Bisnismu

Belajar Data Science di Rumah 14-Desember-2020
https://dqlab.id/files/dqlab/cache/6372d4bd67c112d82eb42b98e7f77d02_x_Thumbnail800.jpg

Sesuai namanya, big data didefinisikan sebagai kumpulan data yang berukuran sangat besar. Ukuran big data bisa sebesar terabyte bahkan petabyte. Sama seperti data pada umumnya, big data tetap membutuhkan analisis yang biasa disebut big data analytics. Saat ini, dunia sedang memasuki masa perkembangan teknologi yang begitu pesat. Fenomena ini berbanding lurus dengan produksi data yang semakin besar dari waktu ke waktu. Produksi data yang begitu besar ini mendorong pengusaha untuk mengelola data agar dapat menghasilkan insight yang akan bermanfaat untuk proses pengambilan keputusan bisnis. Hal ini didukung dengan banyaknya sumber data yang gratis dan mudah diakses sehingga perusahaan tidak perlu mengeluarkan banyak dana untuk membeli lisensi sumber data yang biasanya cukup mahal.

Pada dasarnya, big data dibagi menjadi tiga jenis, yaitu big data terstruktur, tidak terstruktur dan semi terstruktur. Big data terstruktur terdiri dari data yang dapat digunakan dalam bentuk aslinya. Contohnya catatan gaji karyawan. Sebagian besar komputer dan aplikasi modern diprogram untuk menghasilkan data terstruktur dalam format preset agar lebih mudah diproses. Big data tidak terstruktur merupakan data tanpa format yang tepat. Contohnya teks manusia, hasil penelusuran Google, dan lain sebagainya. Big data tidak terstruktur membutuhkan waktu dan tahapan analisis yang  lebih banyak dibandingkan dengan big data terstruktur karena data ini memerlukan proses untuk mengkonversi data tidak terstruktur menjadi data terstruktur. Kumpulan data semi terstruktur adalah kombinasi data terstruktur dan tidak terstruktur. Kumpulan data ini bisa jadi memiliki struktur yang tepat namun tidak memiliki elemen penentu untuk filtering dan pemrosesan. Contohnya adalah data RFID dan XML. Setelah mengetahui jenis-jenis big data, lalu bagaimana cara memprosesnya? Sektor apa saja yang membutuhkan big data analytics dan apa gunanya big data untuk perkembangan bisnis? Yuk simak artikelnya sampai habis!

1. Pengertian Big Data Analytics

Big data analytics adalah proses penggalian informasi yang berguna dengan menganalisis berbagai jenis kumpulan data yang berukuran besar. Big data analytics digunakan untuk menemukan pola tersembunyi, tren pasar, dan preferensi konsumen untuk kepentingan pengambilan keputusan suatu perusahaan. Dalam proses big data analytics, ada beberapa langkah dan teknologi yang digunakan. Pertama adalah data acquisition. Data acquisition memiliki dua komponen, yaitu identifikasi dan pengumpulan big data. Identifikasi big data dilakukan dengan menganalisis dua format data, yaitu born digital dan born analogue data. Born digital data adalah informasi yang ditangkap melalui media digital, seperti aplikasi komputer, smartphone, dan lain sebagainya. Jenis data ini memiliki jangkauan yang terus berkembang karena sistem terus mengumpulkan berbagai jenis informasi dari user. Salah satu fungsi data born digital analogue adalah dapat melacak dan memberikan informasi demografis, misalnya Cookie, Analisis Web dan pelacakan GPS. Born analogue data adalah informasi yang berupa gambar, video, dan format lain yang berhubungan dengan unsur fisik dunia. Data ini harus dikonversi ke dalam format digital dengan menggunakan sensor, seperti kamera, rekaman suara, asisten digital, dan sebagainya. 

Langkah kedua dalam proses data acquisition adalah pengumpulan dan penyimpanan data yang teridentifikasi sebagai big data. Karena teknik DBMS tidak dapat digunakan untuk mengelola big data, maka perlu adanya metode baru untuk mengumpulkan dan menyimpan big data. Metode tersebut adalah distributed storage dan Massive Parallel Processing (MPP). 

Baca juga : Big Data Analytics : Yuk, Pahami 3 Konsep Wajib Pengolahan Data Bersama DQLab

2. Beberapa Sektor yang Menggunakan Big Data Analytics

Big data analytics diperlukan oleh perbankan dan sekuritas untuk memantau pasar keuangan melalui monitor aktivitas jaringan dan pengolah natural language untuk mengurangi penipuan. Komisi Bursa dan Perdagangan menggunakan big data analytics untuk memastikan bahwa tidak ada perdagangan ilegal yang terjadi dengan cara memantau pasar saham. Dalam sektor komunikasi dan media, big data analytics digunakan untuk menayangkan reportase peristiwa real-time di seluruh dunia pada beberapa platform, misalnya seluler, web dan TV secara bersamaan. Selain itu, industri musik juga menggunakan big data untuk mengawasi tren terbaru sehingga dapat digunakan oleh ‘autotuning software’ untuk menghasilkan lagu yang menarik. Salah satu sektor paling menarik yang juga menggunakan big data analytics adalah sektor olahraga. Sektor ini menggunakan big data analytics untuk memahami pola penayangan berbagai acara di wilayah tertentu dan memantau kinerja masing-masing pemain dan tim dengan analisis. Contoh acara olahraga yang menggunakan big data analytics adalah piala dunia kriket, piala dunia FIFA, dan Wimbledon. 

Sektor perawatan dan kesehatan menggunakan big data analytics untuk mengumpulkan data kesehatan masyarakat agar dapat merespon lebih cepat jika ada masalah kesehatan pada seseorang dan mengidentifikasi penyebaran jenis virus baru secara global. Contoh nyata pengaplikasian big data analytics adalah analisis penyebaran virus COVID-19 di dunia. Pada sektor pendidikan, big data analytics digunakan untuk memperbaharui dan meningkatkan literatur di berbagai bidang. Beberapa universitas di dunia menggunakan big data analytics untuk memantau dan melacak kinerja mahasiswa dan fakultas serta memetakan minat mahasiswa sesuai mata pelajaran yang berbeda melalui absensi kehadiran. Big data analytics juga digunakan di sektor manufaktur untuk meningkatkan produktivitas dan manajemen pasokan sehingga  perusahaan bisa mengalokasikan sumber daya produksi secara optimal dan menghasilkan keuntungan maksimal.

3. Kegunaan Big Data Analytics untuk Perkembangan Bisnis

Salah satu fungsi big data analytics untuk perkembangan bisnis adalah membantu manajemen untuk membuat keputusan yang lebih baik. Big data analytics disini berperan sebagai ‘penasehat’ perencanaan strategis bagi perusahaan. Big data analytics akan membantu manajemen dan staf untuk meningkatkan kemampuan analitis dan keterampilan pengambilan keputusan. Selain membantu mengambil keputusan, big data analytics juga dapat mengidentifikasi tren pasar. Fungsi lain dari big data analytics adalah membantu proses perekrutan ‘bibit unggul’ yang dapat membantu meningkatkan performa bisnis. Big data analytics dapat membantu departemen human resource untuk memetakan profil pelamar kerja dengan cara menggabungkan data dari media sosial, profil perusahaan, dan database pencarian kerja sehingga proses filtering CV menjadi lebih mudah, cepat, dan efisien. 

Big data tidak akan terlepas dari data science. Data science merupakan gabungan dari ilmu matematika, statistika, dan ilmu komputer yang dapat diterapkan di berbagai sektor. Di era revolusi industri 4.0 yang mengedepankan teknologi, semakin banyak orang yang mulai mendalami ilmu ini. Uniknya data science dapat dipelajari oleh siapapun, mulai dari mahasiswa hingga pekerja profesional.

Baca juga : Belajar Data Science: Simak 3 Manfaat Penerapan Big Data di Berbagai Industri


4. Yuk, Mulai Belajar Analisis Data bersama DQLab secara GRATIS!

Tidak memiliki background IT? Jangan khawatir, kamu tetap bisa menguasai Ilmu Data Science untuk siap berkarir di revolusi industri 4.0. Bangun proyek dan portofolio datamu bersama DQLab untuk mulai berkarir di industi! Sign up sekarang untuk #MulaiBelajarData di DQLab!

Simak informasi di bawah ini untuk mengakses gratis module ‘Introduction to Data Science’:

  1. Buat Akun Gratis dengan Signup di DQLab.id/signup

  2. Akses module Introduction to Data Science

  3. Selesaikan modulenya, dapatkan sertifikat & reward menarik dari DQLab

  4. Subscribe DQLab.id untuk Akses Semua Module Premium!


Penulis: Galuh Nurvinda Kurniawati

Editor: Annissa Widya Davita

Share

Postingan Terkait

Mulai Bangun Karirmu Bersama DQLab!