🚨9.9 DQLAB BIGGEST SALE: DISKON 98%!🚨
Belajar Data Science Bersertifikat, 6 BULAN hanya Rp 100K!

0 Hari 0 Jam 33 Menit 34 Detik

Bootcamp Excel Jadi Langkah Zahra Level Up Skill & Raih Sertifikasi BNSP

Belajar Data Science di Rumah 21-Agustus-2026
https://dqlab.id/files/dqlab/cache/whatsapp-image-2026-08-21-at-105844-2026-08-21-160819_x_Thumbnail800.jpeg

Career break sering kali dianggap sebagai jeda dalam perjalanan karier. Namun, bagi Zahra Erdiana, merupakan alumni Bootcamp Data Analyst with Excel dan SQL & Python Batch 23, jeda tersebut justru menjadi ruang untuk mengevaluasi pengalaman, mengembangkan skill, dan mempersiapkan babak karier berikutnya.

Setelah kurang lebih 14 tahun berkarier di berbagai perusahaan multinasional, mulai dari industri elektronik hingga logistik, Zahra kini memilih untuk mengambil jeda dari dunia corporate.

Namun, career break baginya bukan berarti berhenti berkembang. Justru di fase inilah Zahra memutuskan untuk kembali belajar dan memperdalam bidang yang selama bertahun-tahun sudah dekat dengan kesehariannya yaitu data.

Berbekal pengalaman menggunakan Microsoft Excel untuk mengolah data, membuat dashboard, hingga mendukung kebutuhan pekerjaan sehari-hari, Zahra mulai melihat bahwa skill tersebut masih bisa dikembangkan lebih jauh melalui Data Analytics. Ia pun mengikuti Bootcamp Data Analyst dan melanjutkannya dengan Sertifikasi BNSP sebagai bagian dari persiapannya membangun arah karier baru.

Lantas, seperti apa perjalanan Zahra setelah 14 tahun berada di dunia corporate? Dan bagaimana career break justru membawanya pada rencana untuk menjadi freelancer hingga mempersiapkan private class? Yuk, simak kisah selengkapnya di bawah ini Sahabat DQ!

1. Dari Excel Sehari-hari hingga Tertarik Mendalami Data Analytics

“Dari olahan data mentah sampai kita bisa menciptakan informasi yang baru, itu suatu proses yang unik buat saya.” ungkap Zahra

Ketertarikan Zahra terhadap data sebenarnya bukan sesuatu yang muncul secara tiba-tiba ketika ia mengikuti bootcamp. Selama bertahun-tahun bekerja, ia sudah terbiasa berhadapan dengan data dan menggunakan Excel untuk mendukung pekerjaannya.

Namun, semakin sering menggunakannya, semakin besar pula rasa penasarannya terhadap proses di balik data tersebut.

Bagi Zahra, mengolah data bukan hanya tentang memasukkan angka ke dalam spreadsheet. Ada proses yang membuatnya semakin tertarik, mulai dari melakukan data cleansing, memodifikasi data, melakukan analisis, hingga menentukan bagaimana hasil akhirnya dapat disajikan menjadi informasi yang lebih mudah dipahami.

Apalagi, kebutuhan terhadap dashboard dan visualisasi data semakin banyak digunakan oleh perusahaan untuk membantu melihat kondisi bisnis secara lebih cepat.

Hal tersebut membuat Zahra melihat adanya ruang yang lebih luas untuk mengembangkan skill yang selama ini sudah ia miliki.

2. Menemukan Fleksibilitas Belajar di DQLab

Saat mulai mencari provider untuk belajar Data Analytics secara online, Zahra menemukan DQLab.

Salah satu hal yang menurutnya paling membantu adalah fleksibilitas dalam mengakses materi. Sebagai seseorang yang memiliki aktivitas lain dan juga keluarga, tidak selalu mudah untuk mengikuti live class pada waktu tertentu. Karena itu, akses recording menjadi salah satu fitur yang dirasakan manfaatnya.

“Untungnya bisa flexible, secara akses juga OK sekali buat temen-temen yang masih kerja/temen-temen yang waktunya tidak sempat join secara live. DQLab juga menyediakan ya akses untuk recording materi yang bisa di download yang dimana itu bisa dipelajari kembali.” tutur Zahra

Dengan begitu, proses belajar tidak harus berhenti hanya karena tidak sempat mengikuti sesi secara langsung. Menurut Zahra, fleksibilitas tersebut membuat proses belajar terasa lebih realistis untuk seseorang yang memiliki kesibukan di luar pembelajaran.

Selain fleksibel, materi yang diberikan juga terasa cukup relevan dengan pengalaman kerja yang sudah ia miliki.

Justru karena sudah lama menggunakan Excel di dunia corporate, Zahra dapat melihat bagaimana beberapa materi yang dipelajari dapat dikaitkan dengan kebutuhan pekerjaan sehari-hari.

3. Dari Proses Manual ke Otomatisasi, Menjadi Insight yang Membekas

Dengan pengalaman kerja yang cukup panjang, Zahra sudah memiliki banyak exposure terhadap proses pengolahan data. Karena itu, ketika ditanya mengenai materi yang paling memberikan dampak, salah satu hal yang paling ia rasakan manfaatnya adalah automation.

Sebelum mengikuti Bootcamp DQLab, Zahra sempat mengalami kesulitan ketika mencari cara untuk membuat proses pengolahan dashboard menjadi lebih otomatis.

Selama ini, beberapa proses masih dilakukan secara manual. Ia pun sempat mencari berbagai cara untuk membuat workflow tersebut menjadi lebih efisien.

Kemudian, di dalam materi DQLab, ia menemukan pembahasan mengenai automation, mulai dari proses pengolahan data hingga penggunaan Power Query dan fitur lainnya untuk mendukung pembuatan dashboard.

“Sebelum saya join Bootcamp DQLab ini sebenarnya saya struggle cari cara, bagaimana mengolah dashboard itu supaya kita bisa automate.” ungkap Zahra

Dari sana, Zahra menemukan perspektif baru bahwa pekerjaan yang sebelumnya dilakukan secara manual ternyata dapat disederhanakan dengan memanfaatkan tools yang tepat.

“Oh oke, kita tidak perlu manual, semua ada automasi. Dan caranya juga simple.” tambahnya

Bagi seseorang yang sudah bertahun-tahun menggunakan Excel, insight tersebut menjadi cukup signifikan.

Bukan hanya menambah pengetahuan mengenai fitur baru, tetapi juga mengubah cara melihat proses kerja yaitu bagaimana pekerjaan yang sama dapat dilakukan dengan lebih efisien.

4. Alasan Zahra Ambil Sertifikasi BNSP setelah Bootcamp DQLab

Bagi Zahra, proses belajar Data Analytics tidak berhenti setelah menyelesaikan bootcamp. Setelah memperdalam skill melalui Bootcamp Data Analyst, ia mulai mencari tahu bagaimana kompetensi yang dimilikinya dapat semakin tervalidasi.

Salah satunya dengan melakukan riset mengenai kebutuhan sertifikasi di dunia profesional. Dari penelusurannya di platform seperti LinkedIn, bagi Zahra melihat bahwa sertifikasi juga dapat menjadi salah satu bentuk validasi atas kompetensi yang dimiliki.

Namun, alasan Zahra mengambil Sertifikasi BNSP ternyata tidak hanya berkaitan dengan jenjang karier corporate. Ada rencana lain yang sedang ia persiapkan yaitu membuka private class.

Bagi Zahra, ketika nantinya mengajarkan Excel maupun Data Analytics kepada pelajar, mahasiswa, atau bahkan profesional yang ingin melakukan upgrade skill, kredibilitas menjadi hal yang penting.

“Kalau saya buka private class, para peserta juga tidak akan mempertanyakan kredibilitas saya, atau capability saya. Kalau saya sudah berhasil melalui Sertifikasi BNSP, itu valuable sih.” jelas Zahra

Karena itu, Sertifikasi BNSP bagi Zahra bukan sekadar tambahan di CV. Sertifikasi tersebut menjadi salah satu bentuk validasi yang dapat mendukung langkahnya ketika memasuki bentuk karier yang baru.

Terlebih, setelah 14 tahun berada di dunia corporate, Zahra kini mulai mengeksplorasi bagaimana pengalaman dan skill yang telah dikumpulkannya dapat diterapkan dalam jalur yang lebih fleksibel.

5. Menentukan Portofolio Sertifikasi: Belajar Memilih Data yang Tepat

Mengikuti Sertifikasi BNSP juga membawa tantangan tersendiri bagi Zahra. Terlebih, ini merupakan pengalaman sertifikasi pertamanya.

Salah satu hal yang cukup menjadi struggle baginya adalah menentukan data yang tepat untuk digunakan sebagai portfolio.

Bukan hanya memilih dataset yang menarik, Zahra perlu memikirkan bagaimana data tersebut dapat merepresentasikan skill yang ingin ditunjukkan sekaligus relevan dengan tujuan yang ingin dicapai setelah sertifikasi.

“Saya memilih data yang cocok dengan visualisasi yang mau saya tampilkan sekaligus dapat mempresentasikan skill saya.” jelasnya

Menariknya, portfolio yang digunakan untuk sertifikasi bukan berasal dari dataset bawaan training DQLab.

Zahra memilih dan mencari data secara mandiri, dengan mempertimbangkan topik yang menurutnya relevan dengan tren dan kebutuhan saat ini. Salah satu topik yang dipilih adalah dampak e-commerce terhadap customer behaviour.

Pemilihan topik tersebut juga tidak terlepas dari bagaimana e-commerce telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari dan bagaimana bisnis perlu memahami perilaku customer untuk terus berkembang.

“Siapa sih yang nggak pakai e-commerce? Siapa sih yang nggak mau growth bisnisnya? Nah, semua itu butuh analisa yang terkait dengan customer.” ungkap Zahra

Dari proses tersebut, Zahra tidak hanya belajar mengenai bagaimana membuat portfolio. Ia juga belajar bahwa sebuah analisis perlu dimulai dari pertanyaan yang tepat seperti data apa yang ingin digunakan, apa yang ingin ditunjukkan, dan bagaimana hasilnya dapat merepresentasikan kemampuan yang dimiliki.

Hal ini menjadi semakin relevan dengan rencana Zahra untuk membuka private class. Portfolio tersebut nantinya bukan hanya menjadi bagian dari proses sertifikasi, tetapi juga dapat menjadi salah satu bukti atas kemampuan yang bisa ia tunjukkan kepada calon peserta.

6. Memulai Babak Baru di Luar Dunia Corporate versi Zahra

Setelah lebih dari satu dekade berkarier di corporate, Zahra kini mulai mencoba bentuk aktivitas profesional yang berbeda.

Di tengah career break, ia mulai menjalani aktivitas sebagai freelancer yang berkaitan dengan data entry, pengolahan data, hingga analisis menggunakan Excel.

Namun, freelance bukan satu-satunya rencana yang sedang ia persiapkan. Zahra juga memiliki keinginan untuk membuka private class yang ditujukan bagi pelajar dan mahasiswa. Rencana tersebut muncul dari pengalaman dan kebutuhan yang ia temui di lingkungan sekitarnya.

Career break bagi Zahra pun bukan tentang harus langsung menemukan satu jawaban mengenai apa yang ingin dilakukan selanjutnya. Justru, fase ini menjadi ruang untuk mencoba berbagai kemungkinan berdasarkan skill dan pengalaman yang sudah ia miliki.

Beberapa rekan dari lingkungan kerja sebelumnya bahkan sudah mengetahui bahwa Zahra telah mendapatkan sertifikasi dan mulai melihat kebutuhannya untuk melakukan upgrade skill, terutama dalam penggunaan Excel untuk mendukung pekerjaan.

“Teman-teman yang dari corporate merasa butuh upgrade skill untuk memudahkan pekerjaan mereka.” jelas Zahra

Di sisi lain, Zahra juga mulai mengeksplorasi kemungkinan untuk menghadirkan materi pembelajaran bagi lingkungan sekolah melalui relasi yang dimilikinya. Meski konsep dan materi masih dalam tahap penyesuaian, peluang tersebut menjadi salah satu langkah yang sedang ia pertimbangkan.

Pengalaman 14 tahun di corporate tidak ia tinggalkan begitu saja. Skill yang selama ini digunakan Zahra untuk menyelesaikan pekerjaan kini mulai dikembangkan menjadi sesuatu yang bisa dibagikan kepada orang lain.

Dari menggunakan data untuk mendukung pekerjaan, Zahra kini bersiap membantu orang lain belajar mengolah data.

Perjalanan Zahra dari dunia corporate, memperdalam Data Analytics, hingga mengikuti Sertifikasi BNSP tentu tidak terjadi dalam satu langkah. Ada proses belajar, mencoba, mencari tahu, hingga menentukan arah yang ingin dituju.

Buat kamu yang saat ini juga sedang mempertimbangkan untuk belajar Data Analytics, Zahra membagikan tiga hal yang menurutnya penting untuk dimiliki.

“Pertama itu harus konsisten, karena ritme kerja seorang Data Analyst dan proses belajarnya tentu tidak selalu mudah atau dinamis. Jadi perlu banget dibutuhkan konsistensi kalau memang minat ke arah sana.

Kemudian yang kedua saya rasa perlu ada research. Perbanyak research terkait Data Analyst, industri apa yang membutuhkan dan kemana arah karirnya. Sejauh apa skill yang dibutuhkan pada industri tersebut.

Lalu yang ketiga, banyak-banyak trial and error itu paling penting buat memperlancar proses belajar” Ulas Zahra.

Seperti Zahra, proses mengembangkan skill di bidang data bisa menjadi langkah untuk membuka peluang dan membangun arah karir yang baru.

Mungkin, perjalanan berikutnya adalah ceritamu! Ingin upgrade skill Data Analyst dan punya validasi kompetensi seperti Zahra? Kamu juga bisa memulai langkah yang sama melalui Sertifikasi BNSP Data Analyst DQLab.

Kini, kamu bisa belajar skill Data Analyst sekaligus mempersiapkan diri untuk mendapatkan Sertifikasi BNSP dalam satu paket!

Yuk, daftarkan dirimu melalui program Bundle Bootcamp & Sertifikasi BNSP Data Analyst sekarang!


Nama Member Zahra Erdiana
Alumni Program Program Bootcamp Excel & Sertifikasi BNSP
Karir Ex Logistic di Company Multinasional
Foto

https://dqlab.id/files/dqlab/cache/noimage_x_Thumbnail300.png

Mulai Karier
sebagai Praktisi
Data Bersama
DQLab

Daftar sekarang dan ambil langkah
pertamamu untuk mengenal
Data Science.

Daftar Gratis & Mulai Belajar

Mulai perjalanan karier datamu bersama DQLab

Daftar dengan Google

Sudah punya akun? Kamu bisa Sign in disini