GIMANA MEMULAI KARIER JADI DATA ANALYST?
Simak caranya di webinar GRATIS dan raih DOORPRIZE menarik!
DAFTAR SEKARANG!
Pendaftaran ditutup dalam 1 Hari 1 Jam 22 Menit 12 Detik 

Cara Menjadi Data Scientist yang di Idam-idamkan Perusahaan

Belajar Data Science di Rumah 29-September-2021
https://dqlab.id/files/dqlab/cache/2f1884069a45312cfeb0dcc27e74448c_x_Thumbnail800.jpg

Data Science merupakan ilmu yang bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari namun kita kerap tidak menyadari kehadiran Data Science ini. Contohnya saat Kamu berselancar di internet Kamu baru saja membaca beberapa artikel tentang kucing, lalu beberapa lama kemudian kamu menonton youtube kamu akan melihat banyak video kucing di beranda kamu. Ini terjadi karna saat Kamu membaca artikel tentang kucing data kamu akan dikirimkan ke dalam Big Data dan  membaca bahwa kamu sedang tertarik dengan kucing lalu Big Data akan memberikan konten yang relevan.


Meskipun Data Scientist merupakan pekerjaan yang banyak dicari oleh perusahaan, Namun saat ini nyatanya talent seorang Data Scientist masih sangat dicari terutama bagi mereka yang sedang menekuni kompetensi data science. Lowongan untuk menjadi Data Scientist melimpah ruah, namun sedikit yang menekuni profesi ini.


Kebanyakan orang terintimidasi dengan kata “data” yang membuat profesi Data Scientist masih menjadi profesi primadona yang cukup sulit untuk digapai bagi kebanyakan orang. Pada dasarnya menjadi seorang Data Scientist tidaklah sesulit yang dipikirkan, bahkan untuk menjadi Data Scientist bisa dengan belajar secara otodidak.


Berikut langkah-langkah awal untuk kamu meniti karir menjadi seorang Data Scientist!


1. Skill

Saat Kamu masuk kedalam dunia Data Science, tentunya kamu tidak bisa masuk begitu saja tanpa memiliki bekal yang matang. Salah satu bekal yang kamu butuhkan adalah skill. Tanpa skill yang memadai kamu akan mengalami kesulitan dalam melewati berbagai project. skill yang dibutuhkan untuk menjadi Data Scientist yaitu:

  • Statistik

    Statistik merupakan ilmu dasar yang harus dimiliki setiap Data Scientist. Dengan mempunyai pemahaman akan statistik akan berguna saat Kamu menentukan algoritma yang akan digunakan saat mengolah data, dan juga dengan ilmu statistik Kamu bisa mengembangan software machine learning sehingga akan semakin meningkatkan kemampuan Kamu sebagai Data Scientist.


  • Pemahaman Logika

    Tentunya pemahaman logika sangat dibutuhkan oleh seorang Data Scientist. Seorang Data Scientist akan berkutat dalam data-data yang tidak terstruktur dan membuat data tersebut dapat diaplikasikan dalam bentuk grafik, machine learning, deep learning, dan masih banyak lagi.


    Pemahaman logika dapat dilatih dengan mengerjakan soal-soal matematika dalam bentuk cerita ataupun memahami konsep-konsep dasar yang digunakan dalam mengolah data.


  • Bahasa Pemrograman

    Jika Kamu ingin menjadi Data Scientist tentunya kamu minimal harus menguasai setidaknya dua bahasa pemrograman seperti R ataupun Python jika kalian sudah mulai memahami gambaran besar bahasa pemrograman kamu bisa menambah bahasa pemrograman kamu ke JavaScript,HTML, PHP, ataupun C++. Bahasa Pemrograman penting untuk memberikan instruksi kepada komputer agar dapat melaksanakan tugas-tugas tertentu


    DQLab juga memberikan module gratis bagi kamu yang membuat account DQLab sekarang juga terdapat module “Introduction to Data Science with R” dan “Introduction to Data Science With Python”. Dua modul tersebut lengkap pembahasan tentang  bahasa pemrograman R dan Python serta terdapat Quiz yang bisa langsung mengetes seberapa kemampuanmu dalam menangkap materi yang ada.


  • Database management

    Sering kali data yang didapatkan tidaklah sempurna baik itu dari penulisan ataupun penempatan. Tentunya secanggih-canggihnya komputer saat ini masih belum bisa berdiri sendiri tanpa bantuan manusia, jika terdapat penulisan yang tidak sesuai dengan perintah yang diberikan tentunya tidak dapat diproses oleh komputer. Contohnya kita mendapat penulisan kata “Jakarta” sedangkan komputer baru bisa menjalankan perintah jika tulisanya “DKI Jakarta”. Oleh karna itulah memiliki database  yang “rapi” pun merupakan skill yang dibutuhkan oleh Data Scientist


  • Deep learning

    Banyak aplikasi smartphone  yang sudah menggunakan deep learning. Sebenarnya apa itu deep learning? Pada dasarnya deep learning merupakan mesin yang diatur untuk meniru bagaimana sistem dasar otak manusia bekerja. Konsep deep learning  sendiri digunakan pada Google Photo dimana jika kita memfoto gambar anjing maka mesin tersebut akan memastikan apakah foto yang kita tangkap terdapat anjing, jika memang ada google akan menyodorkan foto-foto anjing lainya.


  • Data Mining

    Dengan memahami data mining, kamu dapat memahami lebih jauh tentang data yang diamati. Jika kamu mendalami skill ini nantinya kamu bisa menemukan pola tertentu yang tersembunyi dalam sebuah data. Karna data mining  sendiri memiliki proses yang rumit mulai dari, tahap dimana data yang tidak terstruktur lalu disaring kembali hingga tahap visualisasi yang bertujuan memvisualisasikan dalam bentuk chart ataupun grafik membantu client  dalam memahami hasil data mining ini.


Dengan memiliki skill seperti diatas tentunya kamu sudah dapat menjadi Data Scientist, namun tentunya teori dengan pengapilkasianya akan memiliki beberapa perbedaan. Maka dari itu point kedua juga merupakan yang penting dalam merintis karir menjadi Data Scientist.


Baca Juga : Mengenal Profesi Data Scientist


2.  Kenali Machine Learning

Machine Learning adalah mesin yang dikembangankan untuk bisa belajar dengan sendirinya tanpa bantuan dari pembuatnya. Machine learning ini meliputi disiplin ilmu lainya seperti statistik, matematika dan data mining.


Machine learning merupakan salah satu cabang dari terbentuknya artificial intelligence (AI). Di dalam sebuah AI banyak machine learning dibutuhkan untuk memperoleh data yang ada dan mempelajari data tersebut agar dapat melakukan tugas tertentu.


Pasti diantara Kamu masih bingung dengan machine learning, bagaimana cara mereka belajar dan megembangkan dirinya sendiri. Sama seperti manusia machine learning  memiliki teknik belajar yang beragam yaitu supervised learning dan unsupervised.


  • Supervised Learning

    Teknik ini biasanya digunakan pada barang yang memiliki informasi yang lengkap. Machine learning akan memberikan barang tersebut label sesuai dengan kategori-kategori yang sama dan juga menempatkanya sesuai dengan kategori tersebut. Teknik ini bertujuan untuk memberikan target terhadap output yang dilakukan dengan membandingkan pengalaman dari masa lalu


  • Unsupervised Learning

    Sebaliknya dengan supervised, teknik ini digunakan saat informasi terkait barang tersebut tidak lengkap. Sehingga machine learning belum mempunyai acuan untuk melabeli barang. Teknik ini digunakan untuk mencari struktur ataupun pola-pola tertentu yang tidak memiliki label.


3.  Belajar Pemetaan Data yang Efektif

Untuk menambah keefektifan dalam bekerja pemetaan data sangatlah dibutuhkan, karna tidak semua data yang diterima secara sempurna. Misalnya saja “DKI Jakarta” dan “Jakarta” berbeda tapi secara konsep memiliki arti dan makna yang sama. Komputer tentunya masih memiliki kekurangan ia tidak bisa mengenali data tersebut. Maka dari itu pemilihan kata dan juga menjaga kebersihan data juga sangat penting bagi Data Scientist


Dengan pemetaan data yang baik Kamu juga dapat mempermudah jika membutuhkan data yang sudah lama tersimpan di database, yang tentunya akan mempercepat flow kerja karna tidak perlu membuang waktu untuk mencari data.


Baca juga : Yuk Kenal Role Data Scientist, Profesi Menarik Dengan Gaji Besar


4. Ikuti Sertifikasi DQLab

Dengan bergabung di DQLab Kamu dapat belajar data science bersama dan menyelesaikan pembelajaran modul yang telah disediakan DQLab. Nantinya sertifikat ini bisa kamu gunakan sebagai bukti kalau kamu pernah mengikuti pelatihan ilmu data science. Itu membuktikan bahwa setidaknya ada beberapa ilmu yang kamu upgrade di diri kamu. Sertifikat ini juga dilengkapi dengan credential ID, sehingga tentunya memiliki kredibilitas yang dapat kamu sertakan di platform pencarian kerja seperti Linkedin.


Banyak perusahaan yang sudah berdiri sudah lama mengwajibkan para Data Scientist untuk mempunyai sertifikat. Dengan adanya sertifikat kamu dianggap telah kompeten untuk mendapatkan tugas yang besar dan juga sudah ahli dibidangnya. Jika Kamu adalah seorang  fresh graduate sertifikat juga dapat sebagai pengganti pengalaman kerja. Dengan mengikuti kursus juga dapat membantu Kamu dalam 


DQLab telah menyiapkan materi-materi untuk Kamu yang ingin belajar Data Science dari NOL hingga bisa terjun langsung ke dunia kerja. Dengan bergabung sekarang kamu bisa mendapat module GRATIS “Introduction to Data Science” loh! Kamu juga bisa mendapat sertifikat setelah menamatkan pembelajaran yang diberikan oleh DQLab.


Tunggu apalagi langsung aja klik button dibawah ini untuk menikmati pengalaman belajar yang maksimal!


Sign Up & Mulai Belajar Gratis di DQLab!