[LAST CALL!] BANGKITKAN SKILL DATA SAMPAI SUKSES BERKARIR
BELAJAR DATA SCIENCE 6 BULAN CUMA 127 RIBU  | Pakai Kode: DQBANGKIT
KLAIM PROMONYA!
Pendaftaran ditutup dalam 0 Hari 16 Jam 13 Menit 11 Detik 

Cara Simple Membuat Grafik Excel untuk Pemula

Belajar Data Science di Rumah 23-September-2021
https://dqlab.id/files/dqlab/cache/d2eb0cd9f6c5aad2f8e6c917db239e6d_x_Thumbnail800.png

Excel biasanya digunakan untuk menyusun dan mengelola data. Data-data tersebut ditampilkan dalam bentuk tabel. Namun, ada cara tersendiri membuat dan menampilkan data tersebut dalam bentuk grafik di Excel. Grafik akan memudahkan Kamu dalam membaca data yang telah kamu kumpulkan. Selain itu, kamu bisa memanfaatkan grafik tersebut untuk mempresentasikan data yang kamu kelola.


Grafik merupakan salah satu cara jitu membuat visualisasi data yang mudah dipahami. Itu sebabnya jika pekerjaan kamu banyak berkaitan dengan data dan Microsoft Excel, maka kemampuan membuat grafik menjadi salah satu hal yang harus kamu kuasai. 


Dibanding dengan software lainnya, cara membuat grafik di Excel lebih praktis karena kamu bisa memanfaatkan tools rumus dan penyajian data yang lebih variatif. Sehingga nggak perlu menghitung manual. Meski begitu, membuat grafik di Excel butuh ketelitian karena banyak tools yang harus dipahami. 


Pada dasarnya cara membuat grafik di Excel terbilang sederhana dan mudah. Kamu hanya perlu melakukan beberapa tahapan berikut ini. 


1. Jenis Grafik yang Terdapat Di Excel

Terdapat banyak jenis grafik di Excel yang dapat Kamu pilih sesuai dengan kebutuhan kamu. Mengetahui jenis-jenis grafik bisa membantumu memahami grafik seperti apa yang paling sesuai untuk menyajikan data yang kamu miliki. 


Ada banyak jenis grafik yang dapat kamu pilih di Excel, namun beberapa yang paling sering digunakan seperti jenis-jenis grafik berikut ini.

  • Column Chart

    Column chart atau grafik kolom menyajikan  kategori data dalam kolom atau baris di sepanjang sumbu horizontal dan  kategori nilai di sepanjang sumbu vertikal. Bagan kolom ideal digunakan saat kamu perlu membandingkan satu kategori data dalam rentang nilai atau waktu tertentu. Jenis grafik ini biasanya digunakan jika kamu ingin menampilkan kategori yang mewakili:

    • Rentang nilai, contohnya seperti jumlah item.
    • Pengaturan skala tertentu, seperti skala Sangat Setuju, Setuju, Netral, Tidak setuju dan Sangat tidak setuju.
    • Nama yang tidak dalam urutan tertentu, seperti nama item, nama lokasi, nama orang, dan lain-lain.

              Grafik kolom dalam Excel sendiri bisa ditampilkan dalam beberapa format seperti format  dimensi dan 3 dimensi. 

    • Line Chart

      Line chart atau grafik garis merupakan salah satu jenis bagan yang paling sering digunakan. Line chart atau grafik garis menampilkan data yang didistribusikan secara merata di sepanjang sumbu horizontal dan semua data nilai didistribusikan merata di sepanjang sumbu vertikal.


      Grafik garis dapat memperlihatkan data berkelanjutan dari waktu ke waktu pada sumbu berskala sehingga cocok untuk menampilkan tren data pada interval tertentu seperti bulan, kuartal atau tahun. Selain itu, jenis grafik ini juga cocok digunakan bila kamu memiliki beberapa seri data pada grafik. Untuk menggunakan jenis grafik ini kamu bisa memilih beberapa format seperti grafik garis dengan penanda, grafik garis tumpuk, garis tumpuk dengan penanda, dan garis 3D.


    • Bar Chart

      Bar chart atau grafik batang merupakan salah satu jenis grafik yang paling umum digunakan di Excel. Jenis grafik ini menampilkan perbandingan di antara masing-masing item ke dalam bentuk batang di sepanjang sumbu vertikal dan nilainya di sepanjang sumbu horizontal. Umumnya grafik batang digunakan ketika label sumbu panjang dan kategori nilai yang ditampilkan berupa durasi. Jenis grafik ini juga  dapat ditampilkan dalam format 2 dimensi, 3 dimensi, atau  bertumpuk. 


    • Combo Chart

      Combo chart  menampilkan data dengan menggabungkan dua atau lebih jenis grafik ke dalamnya. Cara ini dilakukan agar data semakin mudah dipahami terutama ketika kamu ingin menyoroti variasi data yang berbeda. Salah satu contoh format combo chart yang paling umum digunakan adalah gabungan grafik garis dan batang. 


    2. Cara Membuat Berbagai Macam Grafik di Excel

    Salah satu kelebihan yang dimiliki oleh Microsoft Excel adalah mudahnya user interface yang memudahkan Kamu yang baru mau belajar. Diatas sudah dijelaskan jenis-jenis apa saja grafik yang bisa dibuat oleh Excel, sekarang Kita akan membahas bagaimana caranya membuat grafik di Excel. Cara sangat mudah Kamu hanya tinggal mengikuti cara-cara ini.


    • Buka Document yang Kamu ingin ubah menjadi grafik.

    • Masukkan data yang ingin Kamu buat grafiknya. Sebagai contoh, disini dibuat data penjualan beberapa jenis mobil dari bulan Januari hingga April.

    • Setelah semua data siap, blok seluruh tabel yang ingin Kamu buat grafik dan pilih “Insert” pada menu. Nah, pada menu “Insert” ada banyak sekali jenis grafik yang dapat Kamu pilih. Jika bingung memilih yang mana, Kamu dapat mencoba untuk klik “Recommended Charts”.

    • Jendela “Insert Chart” akan otomatis muncul. Pada jendela tersebut, Kamu dapat melihat bentuk-bentuk grafik yang direkomendasikan dan semua jenis grafik yang ada pada Excel. Contoh grafiknya juga otomatis terisi data dari tabel yang telah Kamu buat.

    • Jika merasa pilihan grafik pada tab “Recommended Charts” tidak ada yang sesuai, Kamu dapat memilih tab “All Charts”. Seluruh jenis grafik yang ada pada Excel dapat Kamu lihat pada tab tersebut. Setelah memilih grafik yang cocok, tekan “OK”.

    • Setelah menekan “OK”, grafik Kamu akan otomatis muncul beserta dengan menu untuk mendesainnya. Pada menu “Design”, Kamu dapat memilih warna yang ingin digunakan beserta bentuk-bentuk tabelnya. Cobalah satu persatu dan pilih sesuai kebutuhan Kamu.

    • Lalu tinggal edit judulnya dan ta-da Kamu sudah berhasil membuat grafik pertama Kamu, mudah bukan?


    3. Membuat Grafik Menggunakan 2 Data

    Sebagai Data Scientist Kamu akan sering untuk membandingkan data satu dengan data lainya. Maka dari itu berikut adalah cara untuk membuat grafik menggunakan 2 data.


    • Buka Excel dan buatlah data yang ingin dijadikan grafik

    • Kemudian, letakkan kursor di luar tabel dan klik menu “Insert”. Lalu pilih jenis grafik yang diinginkan. 

    • Setelah itu, akan muncul grafik kosong pada lembar kerja. Klik grafik tersebut dan buka menu “Design”. Pilih “Select Data”.

    • Jendela “Select Data Source” akan otomatis muncul. Setelah itu, tekan “Add” dan masukkan data Kamu. Pada series name, isi dengan nama data, series X isi dengan nilai pada sumbu X, dan series Y isi dengan nilai pada sumbu Y. Setelah itu klik “OK”.

    • Lakukan cara yang sama untuk data kedua.

    • Setelah semua data ditambahkan, klik “OK” pada jendela “Select Data Source” dan grafik akan muncul pada lembar kerja Kamu.


    4. Ikuti Course Data Science Bersama DQLab

    DQLab merupakan pusat belajar Data Science yang menawarkan kursus online bagi Kamu yang ingin mulai belajar Data Science. DQLab sendiri telah melahirkan praktisi data yang  mahir dalam dibidangnya. Bersama DQLab Kamu akan belajar secara terstruktur dengan studi kasus dan data yang sesuai dengan yang berada di lapangan. DQLab juga menyediakan forum untuk sharing dengan 95,000++ member DQLab, maupun dengan ahli praktisi pakar data.


    Langsung kunjungi website DQLab untuk mendapatkan penawaran menarik setiap harinya.Jadi apalagi yang kamu tunggu, ayo bergabung di DQLab! Kamu bisa belajar data science dari nol hingga bisa bergabung di perusahaan besar. Dengan bergabung sekarang kamu bisa mendapat module GRATIS “Introduction to Data Science” loh! 



    Penulis : Yohanes Ricky

    Editor : Annissa Widya Davita

    Sign Up & Mulai Belajar Gratis di DQLab!