PROMO KILAT 2 DAYS ONLY!!
Belajar Data Science 3 Bulan hanya 100K!

1 Hari 17 Jam 7 Menit 56 Detik

Cara Unik Buat Portfolio Data Science

Belajar Data Science di Rumah 26-Juli-2023
https://dqlab.id/files/dqlab/cache/kv-2-banner-longtail-selasa-05-2023-07-26-223153_x_Thumbnail800.jpg

Data Science telah mengubah cara kita memandang data. Data bukan lagi sekumpulan angka yang membosankan, tetapi menjadi dasar pengambilan keputusan dengan insight yang tak ternilai. Untuk bisa berkarir sebagai praktisi data, kita harus bisa membuktikan bahwa kita memang memiliki skill yang mumpuni untuk mengolah data mentah hingga bisa berubah menjadi insight data. Salah satu caranya adalah dengan menunjukkan portfolio data.


Portfolio Data Science merupakan wadah untuk mengungkapkan kepribadian, kreativitas, dan keterampilan kita dalam memproses data dari awal hingga tahapan akhir. Dalam dunia Data Science yang terbilang cukup kompetitif, memiliki portfolio data yang unik adalah cara yang tepat untuk menonjol dan menarik perhatian recruiter atau calon client. Dalam artikel ini kita akan membahas mengenai beberapa cara yang bisa digunakan untuk membuat portfolio yang unik. Yuk, simak pembahasannya!  


1.Tampilkan Proyek dalam Bentuk Cerita atau Petualangan

Data Science

Kita bisa menggunakan gaya storytelling untuk menyajikan project yang ingin ditampilkan dalam bentuk alur cerita atau sebagai petualangan. Misalnya, kita bisa menggambarkan diri kita sendiri sebagai seorang detektif data yang sedang memecahkan misteri, atau sebagai seorang penjelajah data yang sedang menemukan harta karun di dalam data. Pendekatan ini akan memberikan kesan unik pada pembaca dan membuat proyek kita menjadi lebih menarik.


Baca juga : Data Science Adalah: Yuk Kenali Lebih Jauh Tentang Data Science!


2. Integrasikan Karya Seni atau Ilustrasi

Data Science

Kita juga bisa menambahkan sentuhan artistik pada portfolio data dengan menyertakan ilustrasi atau karya seni yang relevan dengan setiap project yang dikerjakan. Misalnya, jika kita menganalisis data tentang flora dan fauna, maka kita bisa menambahkan ilustrasi berwarna-warni tentang flora dan fauna yang dibahas dalam project tersebut. Hal ini tidak hanya menambah keunikan, namun juga untuk mencerminkan minat pribadi kita.


3. Personifikasi Data

Data Science

Cara lain untuk membuat portofolio yang unik adalah kita bisa mencoba untuk melakukan personifikasi data yang kita analisis dengan memberi karakter dan sifat pada setiap dataset. Misalnya, data penjualan dapat menjadi "Si Penakluk Pasar," atau data cuaca yang dapat menjadi "Si Pencari Awan." Konsep ini memberikan sentuhan kreatif pada portofolio kita dan membuat pembaca merasa lebih terkoneksi dengan data yang dianalisis dalam project tersebut.


4. Tampilkan "Behind The Scenes" Project

Data Science

Selain menampilkan hasil akhir project, kita juga bisa menambahkan bagian "Behind The Scenes" yang mengungkapkan proses pembuatan proyek tersebut. Kita bisa menyajikan tantangan teknis yang kita hadapi, proses pengambilan keputusan, serta pelajaran berharga yang kita peroleh selama prosesnya. Hal ini akan memberikan insight yang berharga kepada para pembaca bahwa proses analisis data bukanlah hal yang terjadi secara instan. Selain itu, hal ini juga bisa menunjukkan kerja keras kita sebagai seorang Data Scientist.


Baca juga : 3 Contoh Penerapan Data Science yang Sangat Berguna di Dunia Perindustrian


Seperti tarian yang mengutip makna dari gerakan, Data Science akan menggunakan algoritma untuk mengungkapkan makna di balik angka dan statistik. Algoritma dalam Data Science adalah panduan yang memukau dan tepat, mengarahkan para penari data dalam menyusun langkah-langkah indah untuk mengungkapkan pesona data yang tersembunyi. Kamu juga bisa memulai proses mengungkapkan pesan yang tersembunyi di data dengan mempelajari Data Science bersama DQLab


DQLab merupakan platform belajar online yang berfokus pada pengenalan Data Science & Artificial Intelligence (AI) dengan menggunakan bahasa pemrograman populer, serta platform edukasi pertama yang mengintegrasi fitur Chat GPT.  Selain itu DQLab juga menggunakan metode HERO yaitu Hands-On, Experiential Learning & Outcome-based, yang dirancang ramah untuk pemula. 


Yuk sign up di DQLab untuk mendapatkan pengalaman belajar yang lebih menarik. Daftar sekarang dan kejar impianmu untuk menjadi Data Scientist!


Penulis : Gifa Delyani Nursyafitri



Mulai Karier
sebagai Praktisi
Data Bersama
DQLab

Daftar sekarang dan ambil langkah
pertamamu untuk mengenal
Data Science.

Buat Akun


Atau

Sudah punya akun? Login