[LAST DAY] MAU PUNYA SKILL DATA SCIENCE YANG AMAYZING?
Belajar Data Science 6 Bulan hanya 150K  | Pakai Kode: AMAYZING
BURUAN SERBU!
Pendaftaran ditutup dalam 0 Hari 0 Jam 48 Menit 38 Detik 

Contoh Bahasa R: Mengenal Dasar Pemrograman R dan Contoh Penerapannya

Belajar Data Science di Rumah 16-Agustus-2021
https://dqlab.id/files/dqlab/cache/98f23603e34b42a32c420675069bb9ec_x_Thumbnail800.jpg

Penggunaan teknologi sekarang ini hampir menyentuh segala lini baik di industri, kesehatan, perbankan, pemerintahan, dan masih banyak yang lainnya. Teknologi yang berkembang ini tidak terlepas dari penggunaan bahasa pemrograman yang banyak pilihannya seperti C++, Python, R, php, dan sebagainya. Setiap bahasa pemrograman tentu memiliki kelebihan dan kekurangan yang menjadi alasan pengguna untuk menerapkannya. Bahasa R adalah salah satu yang populer di kalangan praktisi data seperti data scientist. Bahasa R mampu memudahkan proses pengolahan data statistik dan analisis yang menjadi makanan sehari-hari seorang data scientist.


Dalam mempelajari bahasa R, tentu membutuhkan waktu yang tidak sedikit dan harus konsisten. Apalagi untuk pemula seringkali akan menemui kesulitan karena belum terbiasa. Jika ingin menjadi data scientist, maka skill pemrograman R wajib dikuasai. Ini akan membuka banyak peluang karena R banyak diterapkan di perusahaan. Nah, artikel kali ini akan membahas dasar pemrograman R dan contoh penerapannya di perusahaan. Yuk, simak pembahasannya dibawah ini!


1. Mengenal RStudio

RStudio adalah software pemrograman R yang umum digunakan para developer. RStudio merupakan user friendly interface yang terdiri dari console, R script editor, R environment, dan graphical output. Tools pada RStudio memungkinkan untuk melakukan plotting, pengolahan data, debugging, dan manajemen workspace. RStudio juga memungkinkan untuk otomasi pembuatan laporan dengan berbagai format misalnya seperti word atau pdf dengan menggunakan package yang tersedia. Ada juga plugin Shiny yang digunakan untuk membuat visualisasi data yang interaktif dan dapat dijadikan dashboard untuk diakses orang lain dengan internet browser. Machine learning yang populer saat ini pun dapat dibuat menggunakan bahasa R.Cara menginstall RStudio cukup mudah. Download terlebih dahulu RStudio kemudian jalankan installer dan ikuti langkah-langkah proses pemasangannya. Coba jalankan untuk memastikan apakah software sudah terpasang dengan baik. 


Baca juga : Kursus Belajar Data dengan Bahasa R Untuk Pemula


2. Dasar Bahasa Pemrograman R

Beberapa dasar bahasa pemrograman R yaitu antara lain:

  • Variabel 

    Variabel pada R mirip dengan bahasa pemrograman lain dengan aturan penulisan yaitu variabel harus berupa kombinasi huruf besar dan kecil, angka, titik, dan garis bawah, tidak boleh mengggunakan spasi, serta hindari kata yang sama dengan perintah pada R seperti IF, Else, While, Function, True, False, dan sebagainya. Variabel numerik dan karakter menggunakan operator  '=' atau '<-' dalam penulisannya. 

  • Vector 

    Pada R, vector merupakan array 1 dimensi yang dapat menyimpan data dengan satu variabel saja dan diakses dengan indeks. Indeks pada R dimulai dari angka 1 bukan 0. Dalam R inisialisasi vector menggunakan fungsi c() yang merupakan singkatan dari combine. 

  • Operator

    Operator yang digunakan pada R sama dengan bahasa pemrograman lainnya yaitu ada operator aritmatika seperti '+' untuk penjumlahan, operator perbandingan seperti '!=' artinya tidak sama dengan, dan operator logika seperti '&&' untuk lgoika AND. 


3. Function Pada Bahasa R

Function adalah susunan kode-kode untuk melakukan tugas tertentu seperti perhitungan aritmatika, analisis statistik, dan sebagainya. Struktur fungsi pada R yaitu sebagai berikut:


nama_fungsi <- function(argument1, argument2,...){

statements 

return(object)

}


Dengan keterangan:

  • nama_fungsi adalah penamaan untuk fungsi tersebut

  • argument adalah input fungsi

  • statements adalah badan fungsi berisi perintah

  • return adalah perintah untuk mendefinisikan output dari fungsi

Fungsi looping atau perulangan pada R juga sering digunakan. Beberapa fungsi looping yaitu sebagai berikut

  • while adalah fungsi yang akan melakukan kode perintah selama kondisi yang diberikan benar dan menguji kondisi sebelum melakukan perintah kode. 

  • for adalah fungsi yang sama dengan while namun menguji kondisi di akhir perintah.

  • repeat adalah fungsi yang melakukan perintah kode berulang kali. 

  • break untuk menghentikan perintah loop.

  • next untuk mensimulasikan perintah switch pada R.


4. Contoh Implementasi Bahasa R

Bahasa R banyak diimplementasikan untuk mengolah big data, visualisasi data, pemodelan statistik maupun membangun machine learning oleh developer atau data scientist. Bahasa R dapat digunakan oleh perusahaan untuk melakukan analisis cross-selling yang mana dari hasil analisis perusahaan dapat memberikan rekomendasi produk berdasarkan kebiasaan berbelanja konsumen. Perusahaan-perusahaan besar dunia pun sudah menggunakan R yaitu diantaranya Google, Facebook, Bing, Mozilla, NOVARTIS, The New York Times, ANZ, ORBITZ, dan lain sebagainya. 


Baca juga : Belajar Data Science: Bahasa Pemrograman R Cocok untuk Pemula


5. Perdalam Skill Pemrograman R dengan Studi Kasus Nyata

Wajib hukumnya memperdalam skill bahasa pemograman R jika ingin menjadi data scientist. Tekun belajar, konsisten, dan sering berlatih adalah kunci menguasai bahasa pemrograman R. Pemula yang ingin belajar bahasa R bisa dari berbagai sumber baik online maupun dari buku-buku. Mengikuti kursus pemrograman R juga menjadi pilihan yang baik bagi pemula karena pembelajaran akan lebih terstruktur dan banyak studi kasus yang diberikan untuk mengasah kemampuan. Jangan lupa juga untuk mulai bangun portofolio data untuk menarik recruiter. Hal ini cukup penting untuk menonjolkan kemamampuanmu. Yuk, gabung di DQLab.id untuk mulai belajar bahasa R bersama para mentor data profesinal!



Penulis: Dita Kurniasari

Editor: Annissa Widya


Sign Up & Mulai Belajar Gratis di DQLab!