PROMO BACK TO SCHOOL, HEMATNYA SERU! DISKON 95% + Cashback*
Cuma Rp 159K bisa belajar data science 6 bulan
BURUAN SERBU!
Pendaftaran ditutup dalam 1 Hari 17 Jam 43 Menit 56 Detik 

Contoh Data Primer di Berbagai Bidang Industri

Belajar Data Science di Rumah 24-Agustus-2021
https://dqlab.id/files/dqlab/cache/15210523914a2639d9d5d566d1183516_x_Thumbnail800.jpg

Data primer adalah jenis data yang dikumpulkan langsung oleh peneliti dari sumber utama, seperti wawancara, survei, eksperimen, dan lain sebagainya. Data primer langsung dikumpulkan dari sumbernya dan dianggap sebagai jenis data terbaik di dunia. Sumber data primer biasanya dipilih dan disesuaikan secara khusus untuk memenuhi suatu persyaratan dalam sebuah penelitian. Hal ini disebabkan karena suatu penelitian memiliki tujuan dan sasaran tertentu yang perlu diidentifikasi dan spesifik.

Misalnya, saat kita akan melakukan market research, tujuan dan populasi sampel perlu diidentifikasi terlebih dahulu. Identifikasi ini akan menentukan sumber data yang paling cocok. Selain itu, dengan mengetahui populasi sampel yang akan digunakan, kita akan lebih mudah untuk menentukan metode pengambilan sampel seperti apa yang paling tepat dan efektif. Misalnya, survei offline atau door to door akan lebih tepat dilakukan jika populasi sampel yang diperlukan merupakan masyarakat terpencil yang tidak memiliki akses internet. Dalam penelitian, ada beberapa data yang sering digunakan karena data ini merupakan data "legit" yang bisa dieksplor sedalam mungkin. Penasaran apa saja data tersebut? Yuk simak artikel ini sampai akhir!


1. Data Market Research

Data ini merupakan aspek penting dari strategi bisnis yang melibatkan proses pengumpulan informasi mengenai target pasar dan pelanggan. Data yang dikumpulkan selama riset pasar merupakan hal paling krusial karena harus disesuaikan secara khusus untuk memenuhi kebutuhan bisnis. Misalnya sebuah perusahaan ingin melakukan market research mengenai produk baru. Mereka perlu mengumpulkan beberapa data seperti daya beli, preferensi pelanggan terkait fitur dari produk tersebut, kebutuhan pelanggan, dan lain sebagainya. Data survei sebelumnya tidak akan bisa digunakan karena produknya berbeda-beda.


Baca juga : Data Sekunder Adalah Jenis Data Penelitian yang Wajib Diketahui


2. Data Tesis dan Skripsi Mahasiswa

Untuk melakukan penelitian akademis atau penelitian tesis dan skripsi, sebagian besar mahasiswa mengumpulkan data dari sumber primer. Jenis data yang dikumpulkan selama penelitian ini sangat bervariasi sesuai dengan jenis penelitian yang dilakukan. Misalnya, seorang mahasiswa melakukan penelitian untuk mengetahui pengaruh olahraga rutin terhadap berat badan seseorang perlu mengambil data sampel frekuensi olahraga dua orang atau lebih dan melakukan pengukuran berat badan secara berkala. Data-data tersebut akan dicatat dan diolah menggunakan metode yang tepat. Hal krusial dalam contoh data primer ini adalah proses pencatatan karena perbedaan berat badan beberapa gram akan sangat berpengaruh.


3. Data Korban Trauma

Setiap orang memiliki reaksi yang berbeda-beda terhadap trauma. Oleh karena itu, jika seseorang ingin menggunakan data korban trauma sebagai bahan penelitian, maka ia harus bekerja keras untuk menemukan data tersebut karena penyebab trauma seseorang berbeda-beda. Misalnya, seseorang ingin melakukan penelitian yang bertujuan untuk mengetahui bagaimana korban pelecehan seksual mengatasi pengalaman traumatis, ia bisa melakukan wawancara kepada penyintas atau mengirimkan kuesioner untuk mendapatkan data. Karena pengalaman setiap orang berbeda dan situasi yang terjadi cukup unik, maka penggunaan data sekunder sangat tidak disarankan.


4. Kelebihan dan Kekurangan Data Primer

Dua kelebihan data primer yang tidak dimiliki oleh data sekunder adalah akurat dan spesifik. Dengan menggunakan data primer, seorang peneliti bebas menggunakan data yang dibutuhkan untuk menangani masalah khusus sesuai tujuan penelitian. Selain itu, data primer juga lebih akurat karena dapat meminimalisir adanya data palsu yang tidak sesuai. Selain memiliki kelebihan, data primer juga memiliki kelemahan utama, yaitu membutuhkan banyak waktu, tenaga, bahkan biaya.


Baca juga : Teknik Pengumpulan Data Sekunder: Sumber-Sumber Data Sekunder


5. Belajar Manajemen Data Primer Bersama DQLab

Salah satu bagian dari manajemen data adalah pengelolaan dataset yang tepat sehingga mudah untuk digunakan di waktu-waktu tertentu. Salah satu tools manajemen data primer yang banyak digunakan adalah SQL. Tools ini merupakan tools manajemen basis data relasional yang paling populer di kalangan profesional data. Penasaran dengan SQL? Yuk belajar bersama DQLab! Klik button di bawah ini dan nikmati berbagai modul penggunaan SQL untuk meningkatkan capacity building sebagai bekal untuk menjajaki dunia kerja. Selamat belajar!


Penulis: Galuh Nurvinda K

Editor: Annissa Widya Davita



Sign Up & Mulai Belajar Gratis di DQLab!