Buat Akun DQLab & Akses Kelas Data Science Python, R, SQL, Excel GRATIS

Contoh Portfolio Data Analyst Dari Praktisi

Belajar Data Science di Rumah 30-Oktober-2023
https://dqlab.id/files/dqlab/cache/longtail-senin-03-2023-11-01-101810_x_Thumbnail800.jpg

Diantara kalian mungkin sudah tidak asing dengan profesi praktisi data. Praktisi data ini memiliki beberapa profesi di dalamnya yaitu ada data scientist, data engineer, dan data analyst. Ketiganya memiliki tugasnya masing-masing, salah satunya adalah data analyst yang memiliki tugas untuk mengolah data mentah menjadi sumber informasi yang berguna untuk suatu perusahaan.


Selain itu data analyst juga bisa menghasilkan insight baru yang digunakan untuk menjawab permasalahan yang ada pada perusahaan.


Profesi data analyst ini juga memiliki sifat yang teknis, yang membuat data analyst ini harus mampu dan memiliki skill yang mumpuni dalam segi hard skill maupun soft skillnya. Salah satu syarat untuk menjadi seorang data analyst adalah memiliki portofolio yang baik.


Karena dengan kalian memiliki portofolio membuat para recruiter menjadi tertarik untuk mengajak kalian bergabung dengan perusahaan yang kalian tuju. Isi dari portofolio itu sendiri adalah kumpulan dari project-project yang sudah pernah kalian kerjakan sebelumnya.


Nah, dalam artikel kali ini, kita akan melihat beberapa contoh portofolio data analyst dari praktisi data profesional. Penasaran portofolio apa saja? Mari kita simak pembahasannya di bawah ini!


1. Claudia Ten Hoope

Portofolio yang pertama datang dari seorang data analyst yang cukup terkenal yaitu Claudia Ten Hoope. Claudia Ten Hoope ini adalah seorang data analyst profesional yang bekerja dan tinggal di Belanda. Claudia memiliki tujuan yang sangat bagus yaitu ingin membantu bisnis dalam membuat keputusan dengan berdasarkan data yang tepat.


Isi dari portofolio milik claudia ini adalah analisis data, dasbor, visualisasi interaktif, pelatihan dan masih banyak lagi. Hal ini menjadi penting karena ini semua adalah sebuah keterampilan dasar yang dibutuhkan oleh setiap data analyst.


Claudia juga mengarahkan kepada para pengunjung websitenya langsung ke satu tempat projectnya. Disitulah ia memuat projectnya yang berfokus pada masalah bisnis umum. 

Data Analyst



Baca juga : Bootcamp Data Analyst with SQL and Python


2. Anubhav Gupta

Selanjutnya ada Anubhav Gupta. Anubhav Gupta adalah seorang data analyst profesional yang pernah menempuh pendidikan di School of Information di UC Berkeley. Dia juga pernah bekerja di beberapa perusahaan keamanan cyber global.


Ada hal yang membuat portofolio Anubhav ini menarik adalah portofolio miliknya disajikan secara lebih compact. Semua informasi pendukung sudah dimuat dalam satu halaman web pendek. Hal ini memberikan manfaat kepada pengunjung websitenya yaitu pengunjung tidak akan cepat bosan ataupun kehilangan jejak dimana mereka sedang berada. 


Ketika kalian sudah masuk ke dalam portofolionya, kalian akan disajikan tentang sekilas informasi tentang dirinya. Kalian juga akan melihat project apa saja yang sudah ia kerjakan. Anubhav ini berfokus pada manajer produk dan juga machine learning dibandingkan dengan konten project.


Selain itu Anubhav juga memanfaatkan judul, gambar, dan juga tata letak yang lebih rapi untuk menjaga agar pesan tetap konsisten, menarik, dan juga jelas.

Data Analyst


3. Naledi Hollbruegge

Naledi merupakan seorang analis konsultan dan juga peneliti sosial yang tinggal di Inggris. Ia memiliki kepercayaan bahwa semua data memiliki kekuatan untuk membuat dunia menjadi tempat yang lebih baik dan juga ia ingin berperan dalam proses tersebut.


Hal pertama yang Naledi tandai adalah kemampuannya untuk bisa menjalankan semua pekerjaan utama menjadi seorang data analyst. Dia kemudian menyelami dengan perkenalan singkat dengan diikuti dengan beberapa contoh projectnya. 

Data Analyst


Portofolio milik Naledi dimulai dengan memberitahu kita apa saja yang bisa dia lakukan. Lalu, dia mendemonstrasikannya dengan beberapa project yang menyoroti keterampilannya tersebut, menambahkan lapisan ekstra pada kisah tersebut.


Ia memiliki fokus yang jelas yaitu keadilan sosial. Hal ini terlihat jelas pada projectnya yaitu “A project for the charity Equal Measures 2030 for the international day of the girl 2019”.


Data Analyst


Baca juga : Data Analyst vs Data Scientist, Yuk Kenali Perbedaannya 


4. Yan Holtz

Data Analyst


Yan Holtz adalah seseorang yang memiliki spesialisasi di data analisis dan juga data data visualisasi. Ia bekerja menjadi seorang software engineer di Datadog, yaitu sebuah layanan pemantauan cloud secara global yang berkantor di Amerika Serikat.


Pada halaman websitenya kita akan langsung disuguhkan dengan pesan interaktif yang membuat kita tertarik dan juga untuk menunjukkan kemampuan miliknya. Sebagai seorang software engineer profesional, ia membuat front-end yang bagus dan langsung terhubung ke dalam situs web lain seperti GitHub.


Yan juga membuat pop-up yang cukup menarik pada setiap projectnya yang menampilkan overview yang jelas tentang apa yang dia kerjakan. Sebagai pembaca, hal inilah yang memberikan pengalaman para penggunanya menjadi lebih memuaskan.


Data Analyst


Kamu pemula yang tidak memiliki background STEM? Jangan khawatir, karena gelar bukan halangan untuk menguasai ilmu data analyst agar bisa berkarir di industri 4.0. Mulai bangun portfolio datamu yang outstanding dengan Data Analyst Career Track bersama DQLab dan nikmati modul-modul dari dasar hingga tingkat mahir.


Caranya dengan Sign Up sekarang untuk #MulaiBelajarData di DQLab atau ikuti  Bootcamp Data Analyst with SQL and Python:

  • Buat Akun Gratis dengan Signup di DQLab.id/signup

  • Selesaikan modulenya, dapatkan sertifikat & reward menarik dari DQLab

  • Subscribe DQLab.id untuk Akses Semua Module Premium!

Mulai Karier
sebagai Praktisi
Data Bersama
DQLab

Daftar sekarang dan ambil langkah
pertamamu untuk mengenal
Data Science.

Buat Akun


Atau

Sudah punya akun? Login