Buat Akun DQLab & Akses Kelas Data Science Python, R, dan Excel GRATIS
 SIGN UP  

Data Analyst vs Data Scientist : Profesi Mana yang Tepat untuk Kamu?

Belajar Data Science di Rumah 29-September-2021
https://dqlab.id/files/dqlab/cache/f3086998c9eb07c1090474470d64ffd3_x_Thumbnail800.png

Jika mendengar profesi Data Analyst dan Data Scientist, apa yang pertama kali terbesit di dalam benak kalian sahabat data? Banyak yang masih sering menganggap bahwa kedua profesi tersebut merupakan profesi yang sama loh!


Data Analyst dan Data Scientist memang merupakan profesi yang sama-sama bergerak di ranah data. Meskipun kedua profesi tersebut bekerja di lingkup yang sama, terdapat perbedaan dari segi tugas, tanggung jawab hingga skillset pada masing-masing profesi. 

 

Pada artikel kali ini, kita akan membahas secara umum mengenai perbedaan profesi Data Analyst dan Data Scientist. Sehingga, kamu bisa mendapatkan bahan pertimbangan untuk memilih profesi mana yang tepat untuk kamu serta passion yang kamu miliki. Yuk, langsung simak penjelasan di bawah ini!


1. Berkenalan Dengan Data Analyst

Data Analyst memiliki peran dalam mengolah, mengambil kesimpulan dan memvisualisasikan data. Meskipun tidak memiliki akses ke semua data karena profesi ini difokuskan pada proses analisa statistik dalam pemecahan masalah, seorang Data Analyst juga berperan untuk melakukan analisa data besar (Big Data) dengan tujuan identifikasi tren dan mengembangkannya menjadi bentuk visual atau grafis yang ditampilkan dalam presentasi. Hasil tersebut dijadikan laporan yang akan disampaikan secara rutin dan teratur kepada tim manajemen. 


Secara singkat, proses yang dilakukan oleh Data Analyst dalam menjalankan tugasnya adalah pengumpulan data dan preprocessing tahap awal, melakukan reporting, visualisasi data dan interpretasi dari data tersebut.


Baca juga : Kenali Perbedaan Data Scientist, Data Analyst dan Data Engineer


2. Bedanya Dengan Data Scientist?

Profesi satu ini bertugas untuk mengumpulkan, mengolah dan menganalisis data hingga menghasilkan informasi yang berguna bagi perusahaan atau instansi terkait. Sehingga, Data Scientist dapat membuat prediksi berdasarkan pola data yang berasal dari masa lalu dan masa sekarang. Memiliki tugas tersebut, Data Scientist menjalankan tugasnya dengan berbagai proses seperti perencanaan strategis untuk melakukan analisis data, data preprocessing seperti data cleaning dan data transformation, optimalisasi pemodelan serta visualisasi data. Dapat dikatakan bahwa tugas dan tanggung jawab pada profesi ini lebih kompleks dibandingkan Data Analyst. Namun, tetap saja, kedua profesi tersebut sangatlah penting bagi berbagai jenis instansi.


3. Skills dan Tools yang Sering Digunakan

Memiliki perbedaan dan persamaan dari segi tugas dan tanggung jawab, menyebabkan kedua profesi tersebut juga memiliki skill dan tools yang juga memiliki perbedaan dan persamaan. Meskipun lebih banyak perbedaannya. Seorang Data Analyst wajib memiliki skillset, yaitu mahir menggunakan Excel,Google Analytics, menguasai bahasa pemrograman, memiliki pemahaman akan statistika, pengetahuan akan database seperti SQL, pembuatan laporan serta visualisasi data dengan menggunakan tools seperti Tableu.


Sementara itu, Tugas dan tanggung jawab Data Scientist mewajibkan profesi ini memiliki skill statistik & analisis, konsep Data Mining, Deep Learning dan algoritma Machine Learning, bahasa pemrograman seperti R atau Python serta Hadoop sebagai salah satu bentuk tools Big Data. Umumnya, seorang Data Scientist menggunakan Tableu dalam melakukan visualisasi data, 


4. Profesi Mana yang Paling Tepat Untukmu?

Setelah mengetahui dan berkenalan secara umum dengan kedua profesi Data Analyst dan Data Scientist, apakah kamu sudah menemukan profesi mana yang paling tepat untukmu? Tenang, tidak perlu bingung sahabat data! Umumnya, beberapa orang memulai karir mereka menjadi Data Analyst terlebih dahulu baru mulai melangkahkan karir menuju Data Scientist, atau bisa sebaliknya, tergantung dengan passion dan minat yang dimiliki. Kedua profesi ini sama-sama memiliki peluang yang besar di berbagai instansi karena kebutuhan akan data yang semakin meningkat. Terlepas dari profesi mana yang lebih tepat untukmu, perlu diketahui bahwa kedua profesi tersebut memiliki lingkup dan berkaitan satu sama lain. Tujuannya juga sama, untuk mendapatkan informasi bermanfaat bagi instansi tempatmu bekerja nantinya. 


Daripada bingung, sahabat data bisa mulai belajar dan menguasai skill yang diperlukan oleh kedua profesi tersebut dengan cara ikut pelatihan atau kursus online seperti DQLab.


Baca juga : Data Analyst vs Data Scientist, Yuk Kenali Perbedaannya 


5. Yuk, Belajar Data Science Secara Fun, Praktis dan Aplikatif Bersama DQLab!

Tertarik untuk mempersiapkan karirmu menjadi Data Analyst ataupun Data Scientist? Tenang, kamu bisa belajar tentang keduanya kok untuk memastikan ketertarikan dominan kamu berada di profesi mana! Sebagai ilmu yang mendasari profesi Data Analyst dan Data Scientist, penting bagi kamu belajar Data Science loh sahabat data. Yuk, belajar Data Science secara fun, praktis dan aplikatif bersama DQLab


Jangan lupa sign up sekarang di DQLab.id dan nikmati berbagai program yang ada!

Sign Up & Mulai Belajar Gratis di DQLab!