MAU PUNYA SKILL DATA SCIENCE YANG AMAYZING?
Belajar Data Science 6 Bulan hanya 150K  | Pakai Kode: AMAYZING
BURUAN SERBU!
Pendaftaran ditutup dalam 0 Hari 0 Jam 54 Menit 12 Detik 

Data Analyst vs Data Scientist, Profesi Mana yang Tepat Untukmu?

Belajar Data Science di Rumah 07-Juli-2021
https://dqlab.id/files/dqlab/cache/28aa0848b64448f08c16d3efa44f99a7_x_Thumbnail800.jpg

Data analyst dan data scientist sudah tidak asing, khususnya bagi kelompok data enthusiast. Namun, bagi sebagian orang yang tidak pernah bergelut di dunia data, mungkin akan asing dengan istilah data analyst dan data scientist. Pada dasarnya kedua profesi ini sama-sama bergelut dengan data, bahkan terkadang ada overlap diantara keduanya. Perbedaan utama kedua profesi tersebut adalah tingkat kebergantungan pada machine learning. Secara umum, data analyst mencakup semua pekerjaan, mulai dari pengumpulan data hingga mengidentifikasi trend dan mengomunikasikan hasil temuannya. Berbeda dengan data analyst, cakupan pekerjaan data scientist lebih luas, mulai dari analisis data, membuat prediksi dengan tools tertentu seperti machine learning atau melakukan eksperimen dengan data. 

Di era big data, perusahaan sangat membutuhkan data untuk membantu meningkatkan kinerja perusahan. Tak heran jika saat ini banyak perusahaan mulai merekrut pekerja untuk mengolah data, bahkan perusahaan rela membayar mahal para pekerja yang bekerja di bidang data. Prospek karir yang menjanjikan pula menyebabkan banyak masyarakat mulai tertarik untuk menyelami dunia data. Pertanyaannya, antara data scientist dan data analyst, mana yang lebih tepat untuk kita? Pada artikel kali ini, DQLab akan mencoba membantu menjawab pertanyaan tersebut. Jadi, baca artikel ini sampai akhir ya!

1. Apa itu Data Scientist?

Data science merupakan bidang yang luas yang mencakup analisis data, prediksi dengan machine learning, big data, dan pengembangan artificial intelligence. Data scientist bertugas untuk mengotomatiskan proses data, mengenal pola dan informasi baru pada data, dan membuat rekomendasi berdasarkan hasil analisis. Project yang biasa dikerjakan oleh data scientist adalah memprediksi keuangan di masa mendatang, membuat chat box pengganti customer service, mendeteksi tumor dalam gambar X-ray, dan membuat fitur rekomendasi di platform.

Baca juga : Mengenal Profesi Data Scientist

2. Tools Data Scientist

Data Scientist membutuhkan beberapa tools, seperti tools basis data dan bahasa pemrograman. Tools yang familiar untuk manajemen basis data adalah SQL, sedangkan bahasa pemrograman yang banyak digunakan oleh data scientist adalah R dan Python. Python sangat populer di kalangan data scientist karena memiliki berbagai fitur dan library untuk bermacam-macam tujuan. Sama halnya dengan Python, R juga merupakan bahasa pemrograman yang banyak digunakan oleh data scientist, terutama untuk metode statistika.

3. Apa itu Data Analyst?

Data analysis adalah bidang yang membantu perusahaan untuk membuat keputusan berdasarkan data. Project yang banyak dilakukan oleh data analyst adalah membuat strategi pemasaran berdasarkan kunjungan halaman website, merekomendasikan perubahan kebijakan dari fluktuasi biaya perumahan, dan hasil pemeriksaan pasien untuk merekomendasikan penanganan yang tepat. Data analyst memanfaatkan data bisnis untuk mengumpulkan informasi dengan menggunakan metode analisis dan probabilitas, dan mengkomunikasikan insight yang diperoleh dalam bentuk visual dan laporan.

4. Tools Data Analyst

Umumnya, data analyst menggunakan SQL, Python dan R. SQL digunakan untuk mengolah database, sedangkan R dan Python digunakan untuk menganalisis dan membuat grafik data untuk menunjukkan trend dan pola. Data analyst juga menggunakan tools dashboard seperti Tableau, Power BI, dan Google Data Studio untuk mengkomunikasikan data dengan visualisasi grafik yang interaktif.

Baca juga : Yuk Kenal Role Data Scientist, Profesi Menarik Dengan Gaji Besar

5. Belajar Tools Data Scientist dan Data Analysis

Tools yang digunakan oleh data analyst maupun data scientist merupakan tools yang kompleks. Namun pada dasarnya tools ini bisa dipelajari oleh siapapun, bahkan oleh seseorang yang tidak memiliki basic IT. Kuncinya adalah banyak berlatih dan tidak mudah putus asa. Salah satu cara belajar tools data scientist dan data analyst yang efektif adalah dengan mengikuti kursus yang mengenalkan kita dengan tools-tools tersebut. DQLab merupakan salah satu kursus yang mengenalkan berbagai tools data science dan data analysis, seperti R, Python, dan SQL. Yuk daftarkan dirimu sekarang dengan mengunjungi www.dqlab.id dan rasakan sensasi belajar menyenangkan dengan modul interaktif dan materi yang ringan namun padat sehingga kita lebih mudah memahami penggunaan tools tersebut.

Penulis: Galuh Nurvinda K

Editor: Annissa Widya Davita


Sign Up & Mulai Belajar Gratis di DQLab!