DQLab Super Giveaway! Belajar Data Science 6 Bulan hanya Rp.99.000! DAFTAR

Pakai Kode: KUPON99K. Berakhir 2 Days 16 Jam : 10 Menit : 41 Detik

Data Science Di Indonesia, Seberapa Besar Pengaruhnya?

Belajar Data Science di Rumah 15-Desember-2020
https://dqlab.id/files/dqlab/cache/01d33391eb070d77a88e0ce1221aeba6_x_Thumbnail800.jpg

Tanpa disadari, manusia kini berada di era yang hampir semuanya serba digital. Baik itu dalam aspek pendidikan, bisnis, politik, dan sebagainya. Semakin banyak yang mengembangkan software yang mempermudah kegiatan sehari-hari contohnya seperti marketplace yang memudahkan transaksi jual beli tanpa harus pergi ke toko. Sistem pembayarannya pun bisa melalui smartphone saja misalnya dengan mobile banking. 


Aktifitas ini tentunya membuat lalu lintas data bertumbuh sangat cepat. Jika dibiarkan saja, data yang tersimpan ini akan terus bertumpuk. Padahal data yang bertumpuk ini bisa saja mengandung informasi yang berguna jika diolah dengan benar. Data Science adalah salah satu bidang ilmu yang mampu mengatasi kondisi tersebut. 


Seberapa besar pengaruh Data Science ini? Yuk, simak dibawah ini.

1. Mendukung Perkembangan Bisnis

Salah satu pengaruh paling besar Data Science adalah mendukung perkembangan bisnis. Di Indonesia sendiri, aspek bisnis berpengaruh besar dalam pertumbuhan ekonomi Indonesia. Dalam sebuah perusahaan, data tentunya menjadi hal yang sangat penting dan tersimpan dengan baik. Agar data ini tidak hanya menjadi tumpukan saja, para penggerak bisnis memanfaatkan ilmu Data Science untuk mengorganisir, memproses, dan mengolah data yang mereka punya untuk memperoleh informasi yang bisa didapatkan dari analisis data tersebut. Informasi tersebut dapat menjadi acuan sebuah perusahaan dalam mengambil keputusan dalam strategi bisnis yang berjalan sehingga perusahaan terus berkembang sesuai target yang diinginkan. 

Baca juga : Ini yang Akan Kamu Pelajari di Kelas Data Science DQLab!


2. Meningkatnya Minat Belajar

Ada banyak teknologi yang dapat digunakan dalam implementasi Data Science. Teknologi-teknologi ini terus berkembang agar implementasi Data Science yang dilakukan lebih efektif dan informasi yang didapatkan juga optimal. Beberapa contohnya adalah AI (Artificial Intelligence), machine learning, data mining, dan sebagainya. Perkembangan ilmu ini membuat banyak orang tertarik untuk mempelajarinya baik itu developer, orang-orang yang minat di bidang data, atau pemula.. Orang yang tidak punya latar belakang IT sekalipun dapat belajar Data Science. 


3. Prospek Karir Di Masa Depan Yang Terbuka Lebar

Di era digital kini, profesi yang berhubungan dengan Data Science adalah yang paling banyak dicari bahkan hingga 5 tahun kedepan. Beberapa profesinya adalah Data Scientist, Data Analyst, dan Data Engineer. IBM mengklaim bahwa permintaan pekerjaan untuk profesi Data Scientist, Data Engineer, dan Data Developer hingga tahun 2020 mencapai 700 ribu permintaan. Upah yang diberikan untuk profesi ini juga tergolong tinggi. Contoh seorang Data Scientist yang masih junior, bisa diupah 10 hingga 20 juta rupiah. 

Baca juga : Mengenal Profesi Data Scientist


4. Yuk Mulai Karir Sebagai Praktisi Data Bersama DQLab Sekarang!

Tidak memiliki background IT? Jangan khawatir, kamu tetap bisa menguasai Ilmu Data Science untuk siap berkarir di revolusi industri 4.0. Bangun proyek dan portofolio datamu bersama DQLab untuk mulai berkarir di industri data yang sebenarnya! Sign up sekarang untuk #MulaiBelajarData di DQLab!

Simak informasi di bawah ini untuk mengakses gratis module ‘Introduction to Data Science’:

  1. Buat Akun Gratis dengan Signup di DQLab.id/signup

  2. Akses module Introduction to Data Science

  3. Selesaikan modulenya, dapatkan sertifikat & reward menarik dari DQLab

  4. Subscribe DQLab.id untuk Akses Semua Module Premium!


Penulis : Dita Kurniasari

Editor : Annissa Widya


Share

Postingan Terkait

Mulai Bangun Karirmu Bersama DQLab!