PROMO 8.8 MEGA SALE 🎉 DISKON 98%
Belajar Data Science Bersertifikat, 6 BULAN hanya Rp 100K!
0 Hari 3 Jam 35 Menit 58 Detik

5 Fungsi DAX Tingkat Lanjut untuk Dashboard Power BI

Belajar Data Science di Rumah 05-Agustus-2026
https://dqlab.id/files/dqlab/cache/kv-3-banner-sertifikasi-bnsp-01-2024-08-19-150309_x_Thumbnail800.jpg

Membangun dashboard di Power BI tidak hanya bergantung pada visualisasi yang menarik, tetapi juga pada kemampuan mengolah data menggunakan Data Analysis Expressions (DAX). Bahasa formula ini memungkinkan Data Analyst membuat perhitungan yang lebih kompleks dibandingkan sekadar agregasi sederhana seperti SUM atau AVERAGE. Ketika volume data semakin besar dan kebutuhan analisis bisnis semakin kompleks, penggunaan fungsi DAX tingkat lanjut menjadi penting.

Fungsi-fungsi ini membantu menghasilkan metrik yang lebih dinamis, mulai dari perhitungan Year-to-Date (YTD), peringkat penjualan, hingga analisis berdasarkan konteks filter tertentu. Berikut lima fungsi DAX tingkat lanjut yang sahabat DQLab bisa pelajari jika ingin berkarir menjadi Data Analyst!


1. CALCULATE()

CALCULATE() merupakan salah satu fungsi paling penting dalam DAX karena mampu mengubah filter context saat melakukan perhitungan. Hampir seluruh analisis tingkat lanjut di Power BI memanfaatkan fungsi ini. Fungsi DAX yang satu ini memiliki keunggulan yaitu mengubah filter secara dinamis, menjadi dasar berbagai measure kompleks, dan mudah dikombinasikan dengan fungsi DAX lainnya. Berikut adalah contoh penggunaan fungsi CALCULATE():


Total Sales Electronics =

CALCULATE(

SUM(Sales[Amount]),

Product[Category] = "Electronics"

)


Formula tersebut hanya menghitung nilai penjualan untuk kategori Electronics, meskipun tabel sumber berisi berbagai kategori produk lainnya. Kapan menggunakan fungsi ini?

  • Menghitung penjualan berdasarkan kategori tertentu.

  • Membuat KPI berdasarkan wilayah.

  • Menghitung total transaksi pada periode tertentu.


Baca Juga: 7 Website dan Platform Gratis untuk Belajar Microsoft Power BI Secara Otodidak


2. FILTER()

Fungsi FILTER() digunakan untuk membuat filter yang lebih kompleks daripada filter bawaan Power BI. Fungsi ini menghasilkan tabel sementara yang kemudian diproses oleh fungsi lain seperti CALCULATE() atau SUMX(). Fungsi ini digunakan untuk memfilter transaksi berdasarkan nilai tertentu, mengambil data sesuai rentang tanggal, dan membuat analisis berdasarkan beberapa kondisi sekaligus. Fungsi FILTER() dapat diilustrasikan sebagai berikut:


High Sales =

CALCULATE(

SUM(Sales[Amount]),

FILTER(

Sales,

Sales[Amount] > 1000000

)

)


Keterangan: Formula tersebut hanya menghitung transaksi yang nilainya lebih dari satu juta rupiah.


3. SUMX()

Berbeda dengan SUMX() yang hanya menjumlahkan satu kolom, SUMX() melakukan iterasi pada setiap baris tabel terlebih dahulu sebelum menghitung hasil akhirnya. SUMX() dipakai dalam menghitung total pendapatan, menghitung laba berdasarkan setiap transaksi, dan membuat perhitungan yang melibatkan beberapa kolom. Bagaimana menggunakan fungsi SUMX()? Berikut gambarannya:


Total Revenue =

SUMX(

Sales,

Sales[Quantity] * Sales[Unit Price]

)


Pada contoh tersebut, DAX mengalikan jumlah produk dengan harga satuan pada setiap baris transaksi, kemudian menjumlahkan seluruh hasilnya.


4. RANKX()

RANKX() biasanya dipakai untuk menampilkan 10 besar produk terlaris, menentukan pelanggan dengan transaksi terbesar, dan membuat leaderboard penjualan. Dalam dashboard bisnis, pengguna sering membutuhkan daftar produk, cabang, atau pelanggan terbaik. Fungsi RANKX() juga dipakai sebagai pemeringkatan berdasarkan suatu nilai.


Product Rank =

RANKX(

ALL(Product[Product Name]),

[Total Sales],

,

DESC

)


Formula tersebut menghasilkan ranking produk berdasarkan total penjualan dari nilai terbesar hingga terkecil.


Baca Juga: Belajar Power BI dari Nol Tanpa Coding, Apakah Bisa?


5. ALL()

Fungsi ALL() digunakan untuk menghapus filter tertentu sehingga Data Analyst dapat membandingkan nilai saat ini dengan total keseluruhan. ALL() memiliki keunggulan yaitu menghapus filter sesuai kebutuhan, mempermudah analisis kontribusi, dan banyak digunakan dalam dashboard KPI. Sebagai gambaran, berikut adalah sintaks yang bisa dipakai jika ingin menggunakan ALL():


Sales Percentage =

DIVIDE(

[Total Sales],

CALCULATE(

[Total Sales],

ALL(Product)

)

)


Menguasai fungsi DAX tingkat lanjut merupakan langkah penting bagi Data Analyst yang ingin membangun dashboard Power BI yang lebih interaktif. Fungsi seperti CALCULATE(), FILTER(), SUMX(), RANKX(), dan ALL() membantu menghasilkan analisis yang lebih fleksibel sesuai kebutuhan bisnis. Semakin sering fungsi-fungsi tersebut dipraktikkan pada studi kasus nyata maka semakin mudah pula kamu dalam menyusun dashboard yang mampu menyajikan insight secara cepat, akurat, dan mudah dipahami oleh para pengambil keputusan.


FAQ

1. Apa fungsi DAX yang paling penting di Power BI?

CALCULATE() sering dianggap sebagai fungsi DAX paling penting karena dapat mengubah filter context dan menjadi dasar berbagai perhitungan tingkat lanjut.

2. Apa perbedaan SUM() dan SUMX()?

SUM() hanya menjumlahkan satu kolom, sedangkan SUMX() melakukan iterasi pada setiap baris sehingga dapat menghitung ekspresi yang melibatkan beberapa kolom sebelum menjumlahkannya.

3. Apakah Data Analyst wajib menguasai DAX?

Ya. DAX merupakan keterampilan utama bagi Data Analyst yang menggunakan Power BI karena memungkinkan pembuatan metrik, KPI, dan analisis bisnis yang tidak dapat diperoleh hanya dengan visualisasi standar.


Ingin menguasai Business Intelligence dan Power BI dari nol hingga siap digunakan di dunia kerja? Melalui Bootcamp Business Intelligence Analyst with Power BI bersama DQLab, kamu akan belajar secara end-to-end mulai dari data preparation, pembuatan dashboard interaktif, hingga menghasilkan business insight yang bernilai. Pembelajaran dikemas dengan studi kasus nyata, metode storytelling, serta bimbingan mentor untuk membantu membangun portofolio data yang relevan dengan kebutuhan industri.

Selain materi yang terstruktur dan ramah pemula, peserta juga mendapatkan akses rekaman dan materi selamanya, fitur pemantauan progres belajar, kesempatan memperluas jaringan dengan praktisi industri, serta sertifikat kelulusan. Tingkatkan kemampuan analisis data dan persiapkan diri untuk berkarier di bidang Business Intelligence. Yuk, daftar sekarang!


Penulis: Reyvan Maulid

Mulai Karier
sebagai Praktisi
Data Bersama
DQLab

Daftar sekarang dan ambil langkah
pertamamu untuk mengenal
Data Science.

Daftar Gratis & Mulai Belajar

Mulai perjalanan karier datamu bersama DQLab

Daftar dengan Google

Sudah punya akun? Kamu bisa Sign in disini