PROMO BACK TO SCHOOL, HEMATNYA SERU! DISKON 95% + Cashback*
Cuma Rp 159K bisa belajar data science 6 bulan
BURUAN SERBU!
Pendaftaran ditutup dalam 1 Hari 17 Jam 38 Menit 30 Detik 

Deretan 4 Skill Wajib Data Scientist

Belajar Data Science di Rumah 02-Juni-2022
https://dqlab.id/files/dqlab/cache/efc6f96dcb8fa8f5b641ce36b348fe8f_x_Thumbnail800.jpg

Sederhananya seorang data scientist orang yang menggunakan keterampilan teknis untuk mengumpulkan, menafsirkan, dan menganalisis kumpulan data besar yang terstruktur dan tidak terstruktur. Saat ini mayoritas perusahaan telah menyadari nilai strategi bisnis yang digerakan oleh data, pasti mereka sangat aware dengan sumber daya manusia yang memiliki minat dan bakat untuk memberikan wawasan tentang informasi yang dikumpulkan secara konstan. Terlepas dari seperangkat skill teknik yang harus dikuasai untuk berkarir sebagai data scientist. 


Disamping keharusan menguasai beberapa hard skill, seorang data scientist yang baik juga harus memiliki soft skill penting yang wajib dimiliki dan akan sangat bermanfaat ketika sudah terjun ke dunia profesional. Untuk itu, artikel ini akan merangkum 4 soft skill yang wajib dimiliki oleh seorang data scientist. Baca terus untuk mengetahui apakah kamu sudah memiliki beberapa kualitas yang diperlukan untuk karir ini,yuk!


1. Kemampuan Storytelling yang Baik

data scientist

Selain memvisualisasikan data, seorang data scientist memiliki tugas untuk melakukan storytelling hasil analisis yang telah dilakukan. Untuk itu, softskill seperti mempresentasikan data perlu dimiliki oleh data scientist handal. 


Dengan melakukan data storytelling, kamu dapat mengemas hasil analisis yang rumit dengan bahasa yang lebih sederhana sehingga audience kamu yang berasal dari lain divisi bisa memahami informasi yang telah kamu sampaikan. Dengan bercerita secara emosional memiliki dampak yang akan lebih mudah diingat oleh audience. 


Baca juga : Mengenal Profesi Data Scientist


2. Problem Solving

data scientist

Proses data mining untuk mengatur data tidak terjadi hanya dengan menekan tombol, karena teknologi tidak selalu berjalan dengan sempurna. Ketika bug terjadi di dalam algoritma, database atau kode yang kamu miliki. 


Sebagai seorang data analyst kamu tentu harus dapat menemukan dan memecahkan masalah tersebut sehingga dapat berjalan terus secara efisien menangkap data yang kamu butuhkan. Oleh karena itu, Data analyst juga menempatkan keterampilan problem solving untuk bekerja dan kamu juga harus membuat target bagaimana untuk menyelesaikan permasalahan menggunakan proses analisis data.


3. Riset

data scientist

Kamu mungkin berpikir data analyst memiliki semua informasi yang mereka butuhkan di ujung jari mereka. Yang benar adalah bahwa analis data harus siap untuk melakukan proses mining jika ingin memanfaatkan data yang mereka kumpulkan. Jika kamu mencoba menceritakan sebuah cerita atau menafsirkan data mentah, kamu harus merasa nyaman meneliti dan mengajukan pertanyaan untuk memasukan informasi itu ke dalam konteks yang tepat. 


Data analyst menggunakan penelitian untuk tetap berada di puncak tren industri sehingga mereka dapat menafsirkan wawasan yang paling bermakna dari data mereka. Penelitian juga berguna ketika mereka mempresentasikan temuan mereka kepada rekan-rekan mereka dan mempertahankan posisi mereka tentang langkah apa yang seharusnya dilakukan.


Baca juga : Yuk Kenal Role Data Scientist, Profesi Menarik Dengan Gaji Besar


4. Curiosity

Mengutip dari frasa Albert Einstein yaitu “I have no special talent. I am only passionately curious".Tidak perlu diragukan lagi bahwa frasa tersebut sangat tepat dan berkorelasi dengan pada Data Scientist. Curiosity atau keingintahuan didefinisikan sebagai rasa keinginan untuk memperoleh lebih banyak pengetahuan. 


Sebagai seorang Data Scientist, kamu harus dapat mengajukan pertanyaan tentang data karena Data Scientist akan menghabiskan sekitar 80 persen dari waktu mereka untuk menemukan dan menyiapkan data mulai pertanyaan seperti apakah fitur-fitur itu bermakna dan apakah dapat mencerminkan apa yang kamu maksudkan ? atau apa artinya jika terdapat missing value, dan apa yang harus kamu mengatasinya ?


Curiosity penting karena bidang Data Scientist merupakan bidang yang berkembang sangat cepat, sehingga kamu perlu memperbaharui pengetahuan kamu secara teratur salah satunya dengan membaca konten online dan membaca buku-buku yang relevan dengan trend dalam Data Scientist. 


Selain itu, dengan memiliki rasa curiosity mungkin ketika kamu dihadapkan oleh banyak data kamu tidak melihat banyak insight dalam data tersebut. Tetapi, jika kamu memiliki rasa keingintahuan memungkinkan kamu untuk menyaring data tersebut untuk menemukan jawaban dari rasa penasaran kamu dan mendapat lebih banyak insight.

data scientist


Yuk, mulai belajar dan kuasai skill data scientist dari nol hingga advanced. Jangan khawatir jika kamu pemula yang tidak memiliki background STEM karena gelar bukan halangan untuk menguasai ilmu data analyst agar bisa berkarir di industri 4.0. Mulai bangun portfolio datamu yang outstanding dengan Data Analyst Career Track bersama DQLab dan nikmati modul-modul dari dasar hingga tingkat mahir. Caranya dengan Sign Up sekarang untuk #MulaiBelajarData di DQLab:

  • Buat Akun Gratis dengan Signup di DQLab.id/signup

  • Selesaikan modulenya, dapatkan sertifikat & reward menarik dari DQLab

  • Subscribe DQLab.id untuk Akses Semua Module Premium!

 

Penulis: Rian Tineges

Editor: Annissa Widya Davita

Postingan Terkait

Sign Up & Mulai Belajar Gratis di DQLab!