FLASH PROMO 90% + 50%! BELAJAR DATA SCIENCE 6 BULAN CUMA 180K
Bebas Akses 65 Modul Data Interaktif, Mentoring, Portofolio Data, dan Bersertifikat
SERBU DISINI!
Pendaftaran ditutup dalam 0 Hari 1 Jam 17 Menit 21 Detik 

Elkan Buktikan Lulusan Teknik Metalurgi Bisa Jadi Data Engineer

Belajar Data Science di Rumah 07-September-2022
https://dqlab.id/files/dqlab/cache/6741f43a904524b4a51e7767b1e8e1ab_x_Thumbnail800.jpg

Sudah jadi rahasia umum ya Sahabat DQ, kalau ketekunan dan kesabaran suatu saat akan membuahkan hasil manis. Buktinya, salah satu member DQLab, Elkan Jeremy yang juga merupakan lulusan Teknik Metalurgi ITB ini sebelumnya mengikuti program internship di perusahaan Kawan Lama sebagai Data Analyst Internship, kini telah resmi menjadi Data Engineer Full Time di tempat yang sama.


Tentu dalam meraih itu semua tidak terlepas dari suatu proses belajar dan jam terbang. Ilmu dan pengalaman yang kian bertambah, meningkatkan kualitas diri kalian sebagai calon praktisi data. Lalu seperti apa ya ceritanya sehingga Elkan bisa diangkat sebagai pekerja penuh waktu? Ikuti cerita selengkapnya ya!


1. Keseriusan yang Membuahkan Hasil

Seperti sudah disebutkan sebelumnya, Elkan memulai perjalanannya di industri data sebagai anak magang. Meski secara tertulis ia ditempatkan sebagai Data Analyst Intern, lelaki yang mengaku jatuh cinta pada science sejak mempelajari programming C++ ini rupanya juga mengerjakan tugas-tugas Data Engineer seperti membuat data pipeline.


Seiring berjalannya waktu, atas masukan dari para senior dan atasan, Elkan disarankan untuk memfokuskan diri di bidang data engineering. Karena menurut para senior dan atasannya, Elkan lebih fasih di bidang teknis dibanding dengan analitis.


Sejak saat itulah Elkan lebih mendalami dunia data engineering. Atasannya pun tidak hanya mendukung secara verbal, tetapi juga memberikannya pelatihan gratis berupa online course. Keseriusan dan kemampuan yang diperlihatkan Elkan dalam menyelesaikan tugas-tugas dengan baik pun akhirnya membuat atasan mempercayainya. Sehingga ia diangkat sebagai karyawan penuh waktu seperti saat ini.


Baca juga: Perjalanan Ashari Meraih Mimpi Berkarir Menjadi Data Analyst


2. Tanggung Jawab Elkan sebagai Data Engineer

Jika saat magang dulu ia ditugaskan untuk memahami framework agar lebih mudah menjalankan tugas yang diberikan, kini tugas utama Elkan sama seperti Data Engineer kebanyakan yakni membuat data pipeline atau yang biasa dikenal dengan proses Extract, Transform, & Load (ETL).


Sederhananya, ia bertugas mengambil data dari beragam sumber seperti SQL, POS, atau SAP, kemudian ditempatkan ke data lake untuk kebutuhan analisis oleh Data Analyst. Dalam proses ETL ini, kompetensi utama yang dibutuhkan adalah data cleaning dan data warehousing.


Selain itu, untuk menunjang proses data pipeline juga dibutuhkan tech stack mulai dari Python, Apache Airflow, SQL, dan Cloud Computing seperti AWS atau GCP, hingga Linux CLI yang digunakan untuk menangani instalasi Apache Airflow pada server.


3. Rutinitas sebagai Data Engineer

Dimulai pada pagi hari jam 08.00 WIB Elkan memulai tugasnya sebagai Data Engineer. Untuk saat ini, Elkan mengatakan kebanyakan project yang dikerjakan berkaitan dengan menarik data dari sumber ke data lake. Selain itu ia juga melakukan fixing bug yang ada, terutama pada handling data type dan data cleaning saat proses penarikan data.


Untuk sistem pengerjaan project sendiri, Elkan dan tim menggunakan sistem scrum di mana setiap minggu dibagi menjadi 1 sprint. Setiap sprint memiliki task dan goal yang berbeda sesuai yang didiskusikan dan direncanakan setiap hari Senin dalam sprint review and planning.


Setiap hari juga terdapat daily meeting untuk membahas progress task dan masalah-masalahnya dalam sprint tersebut. Menurut Elkan, meskipun Kawan Lama merupakan perusahaan besar, namun secara garis besar baginya sistem kerja yang diterapkan Kawan Lama terasa seperti bekerja di sebuah perusahaan start up. 


Baca juga: Bagaimana Cara Menjadi Data Engineer untuk Pemula?


4. Pesan Elkan untuk Sahabat DQ!

Diantara profesi praktisi data lainnya, menurut Elkan mungkin Data Engineer kurang terlihat seksi diantara profesi lainnya. Akan tetapi jangan sampai hal itu menurunkan semangat kalian yang bercita-cita sebagai Data Engineer. Sebab menurutnya, kehadiran Data Engineer juga memiliki peran penting dalam suatu perusahaan.


Salah satu kompetensi dasar yang perlu dipelajari buat Sahabat DQ yang awam dengan Data Science adalah programming dan Python.


“Selama kalian bisa basic programming dan Python, kalian pasti bisa bekerja di bidang data apapun. Untuk spesialisasi masing-masing role, coba intip data job requirement di LinkedIn dan pelajari tech stack dan skill mana yang kalian sukai. Intinya jangan menyerah dan jangan merasa diri kecil, karena di dunia kerja tidak serumit yang kalian pikirkan sekarang,” begitu katanya.


Jadi, buat Sahabat DQ terus semangat belajar ya seperti Elkan! Ketulusan dan keseriusan kalian sendirilah yang akan membawa kalian ke pintu gerbang kesuksesan. Sama seperti Elkan, yang mengawali perjalanannya di dunia Data Science bersama DQLab. Yuk, dapatkan pembelajaran mendalam secara fleksibel bersama DQLab!


Mulai Belajar
Data Science Sekarang
Bersama DQLab

Buat Akun Belajarmu & Mulai Langkah
Kecilmu Mengenal Data Science.

Buat Akun Gratis Dengan :

https://dqlab.id/files/dqlab/file/data-web-1/data-user-2/50040333a3a5d46bf130664e5870ebc6/8be7fae4b69abead22aa9296bcab7b4b.jpg Sign-Up dengan Google

https://dqlab.id/files/dqlab/file/data-web-1/data-user-2/50040333a3a5d46bf130664e5870ebc6/d0aa879292fb427c0978d2a12b416e98.jpg Sign-Up dengan Facebook

Atau Buat Dengan :