DQLab Super Giveaway! Belajar Data Science 6 Bulan hanya Rp.99.000! DAFTAR

Pakai Kode: KUPON99K. Berakhir 2 Days 17 Jam : 42 Menit : 27 Detik

Era Big Data : Intip Tips Belajar Data Science Otodidak Untuk Mulai Berkarir

Belajar Data Science di Rumah 03-Desember-2020
https://dqlab.id/files/dqlab/cache/32eddebfb99d5bb9c3b6d6ecca096af6_x_Thumbnail800.jpg

Semakin maju perkembangan teknologi, maka semakin pesat ilmu berkembang terutama dalam menghadapi revolusi industri 4.0 contohnya Big Data dan Data Science. Tanpa kita sadari hampir seluruh aktifitas yang kita lakukan berhubungan dengan data. Bisa melalui smartphone, komputer, website, media sosial, dan sebagainya. Hal ini membuat pertukaran serta laju pertumbuhan data sangatlah cepat. Oleh karena itu, era kini juga sering disebut era Big Data.


Banyaknya data yang terkandung pada Big Data jika hanya dibiarkan saja tentunya akan sia-sia. Maka diciptakanlah berbagai macam teknologi untuk mengolah Big Data.Proses ini bertujuan untuk memberikan insight yang berguna berdasarkan kumpulan data tersebut. Kondisi ini membuka peluang besar bagi yang tertarik dengan pengolahan data. Jika kamu ingin berkarir sebagai praktisi data, kamu wajib tahu tips-tipsnya.


Yuk, simak beberapa tipsnya!

1. Kenali lebih dulu tentang Big Data

Sebelum mulai memproses Big Data, kamu harus paham terlebih dahulu apa itu Big Data. Seperti yang sudah dibahas sebelumya, data yang terkandung pada Big Data cukup kompleks. Kamu tidak akan selalu bertemu dengan data yang sudah tersusun rapi karena Big Data dapat terdiri dari tiga jenis data yaitu data terstruktur, data tidak terstruktur, dan data semi-terstruktur. Jadi, dalam Big Data bisa mengandung file berupa tabel, gambar, suara, dan lainnya. Kamu bisa menemukan Big Data ini untuk dipelajari strukturnya misal dengan mengekstrak file .json dari website.


2. Pahami cara pengolahan Big Data

Setelah mempelajari struktur Big Data, kamu wajib memahami cara pengolahannya. Hal ini penting bagi praktisi data agar informasi yang diperoleh dari kumpulan data tersebut optimal dan juga meminimalisir kesalahan dalam implementasinya. Contoh ketika kamu ingin mengolah data penjualan pada sebuah perusahaan, kamu dapat menyaring dahulu data yang akan kamu analisa. Kemudian dari data yang sudah disaring, ambil sample secara random misal data penjualan satu bulan saja, lalu simpanlah. Selanjutnya lakukan manipulasi data agar lebih mudah diolah dan didapatkan insight-nya.


3. Wajib tahu teknologi dalam pengolahan Big Data

Adapun teknologi yang dikembangkan dengan tujuan mempermudah proses pengolahan Big Data diantaranya yaitu machine learning, data mining, text mining, in-memory analytics, dan Hadoop. Merujuk pada contoh diatas, kamu bisa menerapkan teknologi in-memory analytics. Teknologi ini dapat melakukan analisis data dengan cepat, membuat algoritma baru, menciptakan model baru serta secara otomatis menghapus analisa yang keliru.


4. Yuk Mulai Belajar Big Data dengan Studi Kasus Real bersama DQLab!

Tidak memiliki background IT? Jangan khawatir, kamu tetap bisa menguasai Ilmu Data Science untuk siap berkarir di revolusi industri 4.0. Bangun proyek dan portofolio datamu bersama DQLab untuk mulai berkarir di industi data yang sebenarnya! Sign up sekarang untuk #MulaiBelajarData di DQLab!

Simak informasi di bawah ini untuk mengakses gratis module ‘Introduction to Data Science’:

  1. Buat Akun Gratis dengan Signup di DQLab.id/signup

  2. Akses module Introduction to Data Science

  3. Selesaikan modulenya, dapatkan sertifikat & reward menarik dari DQLab

  4. Subscribe DQLab.id untuk Akses Semua Module Premium!


Penulis : Dita Kurniasari

Editor : Annissa Widya

Share

Postingan Terkait

Mulai Bangun Karirmu Bersama DQLab!