DOBEL DISKON 95% + 10% SPESIAL PROMO PUNCAK 7.7!
Belajar Data Science Paket Premium cuma 6 Bulan Hanya 177K!
SERBU SEKARANG!
Pendaftaran ditutup dalam 2 Hari 9 Jam 29 Menit 9 Detik 

Fungsi Utama Algoritma Data Science dalam Ekspansi Sektor Bisnis

Belajar Data Science di Rumah 29-September-2021
https://dqlab.id/files/dqlab/cache/4af94371f6ae36ce9f00b80bfc2a982b_x_Thumbnail800.png

Sebagaimana kita tahu bahwa Big Data dan Data Science sangat berperan dalam teknologi bisnis. Tetapi Big Data tanpa ada yang bisa mengolahnya maka akan sia-sia saja. Tidak ada yang bisa diambil manfaat dari Big Data dan manfaat Data Science sehingga menghasilkan hal-hal yang dapat membantu dalam dunia bisnis. Maka daripada itu diperlukan seseorang yang bisa mengolah dan menganalisis Big Data yaitu yang sering kita sebut Data Scientist.


Data Scientist diperlukan untuk menganalisa data dalam jumlah banyak yang terdapat dalam sistem Big Data. Seorang Data Scientist pada dasarnya harus memiliki kemampuan di tiga bidang. Pertama adalah kemampuan tentang Business Logic di bidang yang digeluti oleh perusahaan yang sedang ditangani, seperti halnya Data Analyst. Kedua adalah kemampuan statistika dan matematika yang cukup untuk mengetahui pola-pola data beserta algoritmanya. Ketiga adalah kemampuan menggunakan tools dari sistem Big Data dan Data Science yang membantunya dalam mengolah dan menganalisis data seperti misalnya aplikasi Machine Learning dan Apache Spark.


Tujuan utama dari bisnis sendiri adalah pertumbuhan profit. Untuk untuk mencapai goal tersebut diperlukan berbagai pendekatan baik yang dilakukan dalam lini internal bisnis maupun eksternal. Lalu bagaimana peran Data Science yang dapat dioptimalkan dalam perusahaan untuk mencapai tujuan tadi? Sebagai contoh untuk meminimalkan risiko finansial. 


Sedangkan tujuan utama Data Science adalah untuk membantu perusahaan membuat keputusan yang lebih cepat dan lebih baik. Hal ini sehubungan dengan tujuan dari bisnis yang telah dijelaskan sebelumnya yang akan membawa perusahaan ke puncak pasar sesuai bidang perusahaan tersebut.

Khusus pada artikel kali ini, DQLab akan membahas apa saja keunggulan dan manfaat dari Big Data dan Data Science itu sendiri dalam kelancaran suatu bisnis. Penasaran? Yuk baca artikel berikut ini!


1. Mengoptimalkan Pencarian Data dengan SEO

Dalam implementasi teknologi Big Data, Machine Learning juga dimanfaatkan dalam melakukan pencarian yang dinamis, bahkan berkualitas. Hal ini karena mesin pencari menerapkan Machine Learning dalam melakukan pemeringkatan terhadap website atau halaman yang dicari oleh para pengguna mesin pencari. Namun, masing-masing developer menggunakan algoritma yang berbeda dalam mengimplementasikannya. Untuk memunculkan kata kunci yang diinginkan adalah dengan memunculkan hasil pencarian yang mendekati kata kunci yang dicari.

Proses pemeringkatan biasanya menghabiskan waktu yang lama dalam menjelajahi suatu halaman tertentu. Sehingga, disini Machine Learning dibutuhkan bagi mesin pencari untuk mendeteksi secara otomatis kata kunci yang ditujukan kepada alamat web tersebut. Ketika data terkumpul maka mesin pencari akan menampilkan hasil pencarian yang berkualitas dan dinamis.  


Baca juga : Belajar Data Science Secara Otodidak? Berikut langkah-langkahnya!


2. Tercapainya Kepuasan Pelanggan

Kepuasan pelanggan merupakan suatu perasaan atau penilaian emosional dari pelanggan terhadap penggunaan produk dan layanan dimana harapan dan kebutuhan pelanggan terpenuhi.

Menurut Kotler dan Keller (2006), kunci utama untuk mempertahankan konsumen adalah kepuasan konsumen. Hal ini disebabkan karena penjual perusahaan di setiap periodenya berasal dari konsumen baru dan konsumen yang sudah ada sebelumnya. Oleh karena itu, untuk dapat mempertahankan konsumen, maka perusahaan harus melakukan penelitian menggunakan Data Science mengenai kepuasan pelanggan.


Hal ini dikarenakan Data Science dapat mempelajari pola perilaku pelanggan melalui Big Data yang dianalisis. Keunggulan atau manfaat lainnya dari Data Science adalah untuk membantu tim Sales dan Marketing memahami pelanggan mereka secara rinci. Pengetahuan tersebut akan menjadi modal berharga agar dapat menciptakan pengalaman sebaik mungkin bagi pelanggan mereka.


3. Risiko Penipuan

Data Science dapat mengurangi risiko dan penipuan. Data Scientist pun dilatih untuk mengidentifikasi data yang menonjol dengan beberapa cara. Mereka membuat statistik, jaringan, jalur, dan metodologi Big Data. Tujuan utamanya adalah untuk memprediksi kecurangan dan menggunakannya demi membuat peringatan yang dapat membantu memastikan tindakan cepat ketika data tersebut tidak bisa diakui. Penggunaan internet dan transaksi online yang tinggi membuat persebaran data sangat banyak setiap harinya. Penggunaan internet ini mempermudah akses data dari berbagai sumber, namun seringkali justru menjadi sumber kejahatan karena lemahnya perlindungan terhadap privasi pengguna.


Salah satu contoh manfaat dari Data Science yaitu dalam sektor keuangan. Kasus penipuan di sektor keuangan di Indonesia adalah salah satu berita yang sangat sering kita dengar setiap harinya. Apakah kamu ingat dengan kasus hilangnya tabungan sebesar Rp22 Miliar milik atlet e-sport Winda Lunardi di Bank Maybank Indonesia? Atau kasus pembobolan Bank BNI sebesar Rp1.7 Triliun oleh Maria Pauline Lumowa yang berhasil diungkap setelah 17 tahun terjadi. Kasus tersebut merupakan salah satu bentuk fraud dalam dunia perbankan di Indonesia. Untuk itulah peran Data Science di industri finansial amat dibutuhkan.


4. Mengembangkan dan Menghasilkan Produk Relevan

Selain itu, keunggulan Data Science dalam bisnis juga dapat menghasilkan produk yang relevan. Perusahaan dapat menemukan kapan dan di mana produk mereka dapat terjual dengan baik. Ini akan menjadi insight bagi perusahaan agar dapat mengetahui kapan akan menjual produk dengan waktu dan pasar yang tepat. Data Science juga dapat membantu perusahaan untuk mengembangkan produk baru agar bisa memenuhi kebutuhan pelanggan mereka.

Contohnya dengan memahami tren pasar lebih awal menggunakan Data Science, perusahaan akan lebih cepat mengambil keputusan. Dengan adanya informasi tren pasar, perusahaan dapat mengembangkan produk yang sedang banyak digunakan dan disukai oleh konsumen. Seperti contoh, disaat pandemi seperti saat ini, tren penggunaan hand sanitizer sedang meningkat drastis. Dengan bantuan Big Data, produsen alat kesehatan, obat, skincare, dan lain sebagainya bisa menganalisis jenis hand sanitizer apa yang sering digunakan oleh konsumen. Selain itu, perusahaan juga bisa menganalisis kekurangan dari produk pesaing sehingga perusahaan dapat mengembangkan hand sanitizer yang sesuai dengan keinginan pasar dan lebih berkualitas dari hand sanitizer lain.


Baca juga : Mulai Belajar Data Science GRATIS bersama DQLab selama 1 Bulan Sekarang!


5. Yuk Belajar Algoritma Data Science Bersama DQLab

Dalam menjalankan sebuah bisnis, pastinya pernah muncul beberapa pertanyaan ketika terjadi masalah seperti, mengapa masalah tersebut bisa terjadi? Apa yang akan terjadi selanjutnya? Apa yang harus dilakukan agar terhindar dari masalah bisnis di kemudian hari? Jika semua pertanyaan tersebut sering muncul ketika menjalankan bisnis, maka sudah saatnya kamu memanfaatkan Data Science untuk mendukung bisnis yang lebih inovatif dan efisien di masa depan. Jadi tunggu apa lagi? Yuk, signup di DQLab.id dan nikmati momen belajar gratis bersama DQLab dengan mengakses module "Introduction to Data Science with Python" dan bangun portofolio datamu untuk mempersiapkan diri berkarir di industri data!



Penulis : Salsabila Miftah Rezkia

Editor : Annissa Widya Davita



Sign Up & Mulai Belajar Gratis di DQLab!