DQLab Super Giveaway! Belajar Data Science 6 Bulan hanya Rp.99.000! DAFTAR

Pakai Kode: KUPON99K. Berakhir 2 Days 16 Jam : 46 Menit : 35 Detik

Gunakan Teknik Analisis Berikut untuk mengolah Data Kualitatif

Belajar Data Science di Rumah 16-Februari-2021
https://dqlab.id/files/dqlab/cache/07307ae7582068ec5fe8f9e497a4272e_x_Thumbnail800.jpg

Teknik analisis data kualitatif pada dasarnya tidak kalah penting jika dibandingkan dengan data kuantitatif. Jika selama ini kita hanya berfokus pada cara mengolah data kuantitatif, maka sudah saatnya kita juga mulai fokus di pengolahan data kualitatif. Di beberapa tahun belakangan ini, data tidak lagi hanya berbentuk data kuantitatif, namun juga data kualitatif juga mulai banyak digunakan, seperti data komentar yang dapat digunakan untuk analisis sentimen, dan lain sebagainya.

Tentunya memperlakukan data kualitatif tidak bisa disamakan dengan cara memperlakukan data kuantitatif. Itulah mengapa kita perlu mengenal data yang dimiliki terlebih dahulu sebelum menentukan metode yang akan digunakan. Selain analisis deskriptif, kita juga dapat menggunakan analisis lainnya untuk data kualitatif. Dalam artikel ini, kita akan membahas analisis apa saja yang dapat digunakan untuk mengolah data kualitatif. Penasaran kan? Yuk, simak artikelnya!

1.  Pengertian Data Kualitatif

Data kualitatif merupakan data kategori atau data-data yang tidak memuat angka. Umumnya, data kualitatif akan diolah berdasarkan substansinya. Data kualitatif merupakan data yang memiliki skala pengukuran nominal dan juga ordinal. Tentunya karena data ini tidak memuat angka, maka kita tidak dapat menggunakan analisis yang sama seperti untuk analisis kuantitatif yang notabenenya berisi angka. Analisis data kualitatif biasanya dapat berupa analisis deskriptif, analisis isi, analisis komparatif, dan masih banyak lagi. 

Baca juga : Ini yang Akan Kamu Pelajari di Kelas Data Science DQLab!

2. Analisis Chi Square

Salah satu analisis kualitatif yang sering digunakan adalah analisis Chi Square atau Khi Kuadrat. Jika pada data kuantitatif atau numerik kita dapat melihat hubungan dengan menggunakan korelasi, maka pada data kualitatif kita dapat menggunakan analisis Chi Square ini. Contohnya, kita dapat melihat seberapa besar hubungan antara kepuasan kerja seorang karyawan dengan pendapatan per bulannya dengan menggunakan analisis ini.

3. Analisis Fisher Exact Test

Lalu bagaimana jika hasil dari uji Chi Square tidak sesuai dengan yang harapkan, apakah itu berarti datanya memang tidak bisa diolah? Eits, tunggu dulu. Bisa jadi hal tersebut disebabkan karena metode yang digunakan tidak sesuai. Uji Fisher Exact Test merupakan uji alternatif yang dapat digunakan jika hasil dari uji Chi Square tidak memenuhi persyaratan. Misalkan lebih dari 20% data tidak sesuai dengan nilai ekspektasi, karena ketika menggunakan tabel 2x2, maka tidak ada nilai ekspektasi tabel <5%.

Baca juga : Mengenal Profesi Data Scientist


4. Mau Seperti Yoga? Yuk Mulai Belajar Data Science bersama DQLab, Gratis 1 Bulan!



Gunakan Kode Voucher “DQTRIAL”, dan simak informasi dibawah ini mendapatkan 30 Hari FREE TRIAL:

  1. Buat Akun Gratis dengan Signup di DQLab.id/signup

  2. Buka academy.dqlab.id dan pilih menu redeem voucher 

  3. Redeem voucher “DQTRIAL” dan check menu my profile untuk melihat masa subscription yang sudah terakumulasi. 

  4. Selamat, akun kamu sudah terupgrade, dan kamu bisa mulai Belajar Data Science GRATIS 1 bulan.

Penulis : Gifa Delyani

Editor : Annissa Widya Davita

Share

Postingan Terkait

Mulai Bangun Karirmu Bersama DQLab!