DQLab Super Giveaway! Belajar Data Science 6 Bulan hanya Rp.99.000! DAFTAR

Pakai Kode: KUPON99K. Berakhir 2 Days 16 Jam : 50 Menit : 1 Detik

Ikuti Pelatihan Data Analyst dan Pahami Penerapannya Di Industri

Belajar Data Science di Rumah 28-Desember-2020
https://dqlab.id/files/dqlab/cache/a0fcac3a37c30844529519d05b65e974_x_Thumbnail800.jpg

Praktisi data khususnya data analyst memiliki tanggung jawab dalam menemukan pola-pola tertentu dibalik suatu data agar dapat menghasilkan suatu insight atau pengetahuan untuk mendukung keputusan dalam upaya memajukan perusahaan/instansi. Oleh sebab itu, bukan perkara mudah untuk mulai berkarir sebagai data analyst, tentunya ada kriteria dan requirement yang harus dikuasai. Tak heran, jika pelatihan data analyst kini berperan penting bagi kamu yang tidak memiliki background IT, atau bagi kamu yang ingin menambah skill kamu agar dapat berkarir sebagai praktisi data khususnya Data Analyst.


Salah satu cara meningkatkan keterampilan kamu di bidang data selain dengan mengikuti pelatihan data analyst adalah dengan memahami penerapan Data Analyst itu sendiri di industri itu seperti apa. Mengingat, Data Analyst dapat bekerja di hampir semua sektor, baik itu e-commerce, manajemen transportasi, instansi perbankan, kesehatan, asuransi, dan bahkan energi. Selain itu sifat pekerjaannya berbeda-beda dari profesi ke profesi. Misalnya, seorang analis yang bekerja untuk sebuah perusahaan otomotif akan mempunyai fokus yang berbeda dengan analis pada perusahaan retail. Apa pun bidang bisnisnya, seorang Data Analyst mencari cara untuk menempatkan antara nilai-nilai numerik untuk fungsi bisnis yang berbeda-beda dan bertanggung jawab untuk menemukan efisiensi, masalah, dan kemungkinan untuk perbaikan. Bersama DQLab kamu bisa mengerjakan contoh real case yang ada di industri itu seperti apa. Pada artikel ini DQLab akan menjelaskan 3 contoh penerapan di bidang apa saja yang harus kalian coba untuk implementasikan. Yuk, simak artikel ini sampai tuntas !


1. Penerapan Di Bidang Retail

Suatu bisnis dapat berkembang pesat dikarenakan inovasi, baik inovasi yang berasal dari produk atau berasal dari proses bisnis itu sendiri. Misalnya inovasi bisnis di bidang retail seperti mencari hubungan antar produk dari suatu transaksi penjualan. Yang memiliki tujuan untuk memposisikan produk yang memiliki kecenderungan akan dibeli secara bersamaan, memberi rekomendasi produk terhadap konsumen, menyusun rak display produk, serta menyusun halaman produk di platform e-commerce. Dengan begitu penjualan dapat meningkat, dan barang yang tidak laku jika di letakkan dengan tepat akan lebih menarik dan memiliki peluang untuk dibeli  atau sering disebut dengan istilah "Market Basket Analysis". Dengan menggunakan Market Basket Analysis kamu dapat mencari rekomendasi paket produk - berdasarkan pola unik dari data transaksi pelanggan - yang dapat meningkatkan penjualan.


Baca juga : Data Science: Belajar Analisa Data


2. Penerapan Di Bidang Finance

Di bidang finance contoh penerapan data analisis adalah untuk mengetahui credit risk, yang artinya resiko yang harus ditanggung oleh lembaga atau individu dalam memberikan pinjaman ke pihak lain. Contoh resiko tersebut adalah mengakibatkan gangguan aliran kas yang dapat membuat modal kerja terganggu, serta dapat membuat biaya operasional terganggu untuk melakukan penagihan. Nah, disinilah seorang Data Analyst dibutuhkan untuk memperkecil resiko kredit ini, biasanya dilakukan proses yang disebut dengan credit scoring dan credit rating terhadap pihak peminjam. Output proses ini akan menjadi basis untuk menentukan apakah aplikasi pengajuan pinjaman baru diterima atau ditolak. Credit scoring adalah proses pemberian nilai resiko kepada pihak yang mengajukan pinjaman berdasarkan data historis lamanya keterlambatan pembayaran dan yang tidak bayar sama sekali (bad debt). Bad debt biasanya mengakibatkan lembaga pemberian kredit harus menyita aset atau melakukan write off. Dimana nilai credit score yang sering digunakan dengan model FICO Score yang memiliki rentang nilai 300 - 850, yang mana semakin tinggi nilai yang didapatkan, maka semakin baik tingkat kemampuan seseorang atau sebuah lembaga untuk membayar pinjaman. Sedangkan risk rating merupakan kebalikan dari credit rating


3. Penerapan Di Bidang Marketing

Di bidang marketing penerapan data analisis juga tak kalah penting, sebagai contoh kasus jika kamu bekerja disebuah restoran burger dan kamu kedapatan melayani 3 orang konsumen, dimana ketiga pelanggan tersebut memesan 3 paket burger yang sama lalu kamu menyajikannya. Setelah mereka selesai makan kamu membersihkan meja mereka dan kamu melihat di piring sang anak tersisa selada yang tidak dimakan, dan di piring si ibu tersisa beberapa porong kentang, sementara di piring sang ayah habis semua. Hal ini membuktikan bahwa setiap orang memiliki selera yang berbeda, kemudian kamu pun membuat sebuah menu baru dan ternyata menu baru kamu lebih banyak dibeli. Contoh kasus ini bisa disebut dengan customer segmentation, dimana kamu memetakan karakteristik pelanggan kamu berdasarkan usia, profesi, tempat tinggal dan lainnya, untuk menentukan bagaimana cara menangani kelompok tertentu. Nah, disinilah seorang Data Analyst dibutuhkan untuk melihat kelompok mana yang lebih menguntungkan sehingga kau bisa memfokuskan bisnis kamu pada kelompok tersebut. 


Baca juga : Ingin Menjadi Data Analyst? Yuk, Simak 3 Tipsnya dari Senior Praktisi Data Langsung


4. Yuk, Belajar Data Science Gratis Sekarang !!!

Tidak memiliki background IT? Jangan khawatir, kamu tetap bisa menguasai Ilmu Data Science untuk siap berkarir di revolusi industri 4.0. Bangun proyek dan portofolio datamu bersama DQLab untuk mulai berkarir di industri data yang sebenarnya! Sign up sekarang untuk #MulaiBelajarData di DQLab!

Simak informasi di bawah ini untuk mengakses gratis module ‘Introduction to Data Science’:

  • Buat Akun Gratis dengan Signup di DQLab.id/signup

  • Akses module Introduction to Data Science

  • Selesaikan modulenya, dapatkan sertifikat & reward menarik dari DQLab

  • Subscribe DQLab.id untuk Akses Semua Module Premium!

 

Penulis: Rian Tineges

Editor: Annissa Widya Davita

Share

Postingan Terkait

Mulai Bangun Karirmu Bersama DQLab!