DQLab Super Giveaway! Belajar Data Science 6 Bulan hanya Rp.99.000! DAFTAR

Pakai Kode: KUPON99K. Berakhir 0 Days 20 Jam : 52 Menit : 10 Detik

Integrasi Data: Kenali Karakteristik Big Data Untuk Suksesnya Proses Integrasi

Belajar Data Science di Rumah 07-Januari-2021
https://dqlab.id/files/dqlab/cache/decd2f6ffebb91b1fed91096094f8519_x_Thumbnail800.jpg

Big Data merupakan istilah yang merujuk pada sekumpulan data dalam jumlah besar dengan pertumbuhan data yang sangat cepat. Big data dapat berupa teks, gambar, video, suara, dan sebagainya. Dan juga dalam format yang berbeda-beda. Misalnya di perusahaan A menuliskan format tanggal dengan tanda pemisah strip dan perusahaan B menuliskannya dengan tanda pemisah garis miring. Maka ketika perusahaan A dan B akan melakukan integrasi, data tersebut harus dibuat ke dalam satu format misal dengan garis miring. 


Agar tercapainya integrasi data yang baik, penting sebagai praktisi data untuk paham mengenai karakteristik data. Dengan memahami karakteristik data, akan memudahkan dalam melakukan proses integrasi dan menentukan metode apa yang digunakan. Suatu kumpulan data dapat disebut sebagai big data jika memiliki beberapa karakteristik yang disebut 3V yaitu volume, variety, dan velocity. Apa sajakah itu? Yuk, kita bahas bersama.

1. Volume

Karakteristik pertama adalah volume. Kumpulan data dapat dikatakan sebagai big data jika memiliki volume data yang besar. Volume data merujuk pada massa data. Ukurannya bisa puluhan terabyte bahkan sampai ratusan petabyte. Jika sebuah perusahaan memiliki data sebesar itu, ketika dilakukan integrasi ukuranya bisa sampai zetabyte. Perusahaan atau organisasi memanfaatkan data yang besar ini dalam mendukung pengambilan keputusan misalnya untuk meningkatkan performa perusahaan atau organisasi tersebut.

Baca juga : Pahami Proses Integrasi Data untuk Hasilkan Proses Pengolahan Data yang Valid

2. Variety

Kedua adalah variety. Variety mengacu pada berbagai jenis data yang terdapat dalam big data. Ada tiga tipe big data yaitu data terstruktur, data tidak terstruktur, dan data semi-terstruktur. Volume data yang terus bertumbuh dengan sangat cepat juga akan terus bertambah jenis datanya seperti teks, video atau gambar. Data ini perlu diintegrasikan dan dianalisis agar mendukung kerja metadata serta memperoleh informasi yang bermanfaat bagi perusahaan atau organisasi.

3. Velocity

Karakteristik ketiga adalah velocity. Seperti yang telah diketahui, big data terdiri dari data yang beragam dengan jumlah yang besar. Pada big data, data ini terus bertambah seiring waktu. Velocity merujuk pada laju data yang diterima dan diproses. Untuk mengetahuinya bisa menggunakan perangkat yang mendukung operasi real-time yang akan memberikan evaluasi dan laporan waktu pada data yang diterima secara cepat dan nyata. Laju data dapat bermanfaat bagi perusahaan atau organisasi agar mendapatkan data lebih cepat untuk kebutuhan analisis dalam proses bisnis serta ketepatan dalam pengambilan keputusan demi kemajuan perusahaan atau organisasi. 

Baca juga : Belajar Data Science: Simak 3 Manfaat Penerapan Big Data di Berbagai Industri

4. Yuk Mulai Integrasi Data Dengan Teknologi Big Data Sekarang!

Tidak memiliki background IT? Jangan khawatir, kamu tetap bisa menguasai Ilmu Data Science untuk siap berkarir di revolusi industri 4.0. Bangun proyek dan portofolio datamu bersama DQLab untuk mulai berkarir di industri data yang sebenarnya! Sign up sekarang untuk #MulaiBelajarData di DQLab!

Simak informasi di bawah ini untuk mengakses gratis module ‘Introduction to Data Science’:

  1. Buat Akun Gratis dengan Signup di DQLab.id/signup

  2. Akses module Introduction to Data Science

  3. Selesaikan modulenya, dapatkan sertifikat & reward menarik dari DQLab

  4. Subscribe DQLab.id untuk Akses Semua Module Premium!

Penulis: Dita Kurniasari

Editor: Annissa Widya

Share

Postingan Terkait

Mulai Bangun Karirmu Bersama DQLab!