DOBEL DISKON 95% + 10% SPESIAL PROMO PUNCAK 7.7!
Belajar Data Science Paket Premium cuma 6 Bulan Hanya 177K!
SERBU SEKARANG!
Pendaftaran ditutup dalam 2 Hari 9 Jam 36 Menit 11 Detik 

Intip Cara Penggunaan Fungsi VLOOKUP Pada Excel yang Berguna Saat Mengolah Data

Belajar Data Science di Rumah 22-Juni-2021
https://dqlab.id/files/dqlab/cache/76b602da74bd8145ded244058bd0509c_x_Thumbnail800.jpg

Excel merupakan aplikasi pengolah data numerik yang termasuk dalam package Microsoft Office. Excel menyediakan banyak fungsi yang dapat diterapkan untuk bidang akuntansi, kalkulasi matematis dan statistik, pengelolaan data, membuat visualisasi data dengan grafik, dan operasi tabel. Tidak hanya itu, Excel juga bisa digunakan untuk melakukan data analisis. Oleh karena itu, Excel menjadi tools yang umum digunakan banyak orang khususnya seorang praktisi data. Beberapa rumus atau fungsi yang terdapat pada Excel ada SUM, IF, COUNT, MIN, MAX, AVERAGE, VLOOKUP dan lainnya.


VLOOKUP adalah rumus atau fungsi yang umum digunakan sehari-hari. Fungsi ini tersedia di berbagai versi Microsoft Excel seperti Excel 2016, Excel 2013, Excel 2010, dan versi-versi terdahulunya. Fungsi ini harus kamu pahami karena dapat membantu pekerjaan pengelolaan datamu lebih efisien. Nah, artikel kali ini akan membahas apa itu VLOOKUP, fungsi, serta bagaimana penggunaannya di Excel. Yuk, simak pembahasannya dibawah ini!


1. Apa Itu Rumus VLOOKUP?

VLOOKUP diawali dengan huruf "V" yang berasal dari kata "Vertical" yang merujuk pada bentuk tabel dimana judul berada diatas dan field tersusun ke bawah secara vertikal. VLOOKUP merupakan bagian dari fungsi LOOKUP, HLOOKUP, INDEX, dan MATCH. Fungsi dari VLOOKUP adalah untuk mencari atau mencocokkan nilai tertentu dalam dua tabel pada suatu kumpulan data. Sehingga dengan menggunakan rumus ini kamu dapat menemukan nilai dari suatu kumpulan data secara otomatis. Contohnya memasukkan besaran gaji karyawan berdasarkan golongannya. Kita bisa menggunakan fungsi VLOOKUP untuk mencocokkan golongan karyawan dengan data gaji. 

Baca juga : Rumus Excel yang Paling Sering Digunakan dalam Dunia Kerja


2. Cara Menggunakan VLOOKUP

Penulisan rumus VLOOKUP adalah seperti berikut:

VLOOKUP(NilaiYangDicari; TabelReferensi; NomorKolom; [RangeLOOKUP])

Dengan penjelasan komponennya sebagai berikut:

  • NilaiYangDicari adalah nilai yang akan dicari pada kolom pertama pada sebuah tabel atau kolom paling kanan dalam TabelReferensi. Nilai dapat berupa angka, teks, tanggal, dan lainnya baik ditulis secara langsung atau berasal dari referensi sel.

  • TabelReferensi adalah tabel referensi data yang berisikan dua kolom atau lebih.

  • NomorKolom adalah nomor kolom dari TabelReferensi yang berisikan nilai dan akan diambil nilai yang sebaris dengan NilaiYangDicari dalam kolom pertama.

  • RangeLOOKUP berisikan nilai boolean TRUE atau FALSE yang mengacu pada kondisi apakah kita ingin fungsi VLOOKUP menemukan data yang sama atau hanya mendekati. Sebagai catatan, kondisi TRUE akan menemukan nilai yang sama atau mendekati sedangkan FALSE hanya mencari yang sama dan jika tidak ditemukan akan menghasilkan pesan error #NA.


3. Penggunaan VLOOKUP Terhadap Suatu Nilai

Ada dua kondisi yang dapat kita terapkan fungsi VLOOKUP yaitu untuk nilai yang sama persis dan nilai yang mendekati. Kita ambil contoh seperti yang sudah disebutkan sebelumnya yaitu mengisikan gaji karyawan berdasarkan golongannya. Langkah pertama yaitu tuliskan rumus =VLOOKUP pada kolom gaji yang sudah dibuat. Lalu isikan fungsi tersebut dengan kolom golongan karyawan yang akan diisi gajinya. Blok data dalam tabel dan tambahkan nomor kolom yang berisi gaji. Terakhir tambahkan argumen FALSE dan jangan lupa kurung tutup di akhir rumus. Untuk mencari nilai yang mendekati, langkahnya mirip dengan rumus untuk mencari nilai yang sama persis, hanya saja argumen yang digunakan adalah TRUE. Jangan lupa juga menyisipkan tanda $ pada angka dan nomor kolom agar bisa di-drag ke bawah. 


4. VLOOKUP untuk Sheet yang Berbeda

Selain untuk kondisi nilai diatas, penerapan VLOOKUP juga bisa untuk tabel referensi dari sheet yang berbeda. Cara ini akan memudahkan kita untuk membuat tampilan tabel lebih rapi dan tidak perlu menyalin tabel dari sheet lainnya. Langkah pertama untuk menerapkan fungsi VLOOKUP pada sheet yang berbeda yaitu tuliskan rumus =VLOOKUP dan isikan kolom acuan. Kemudian diikuti dengan sheet acuan dan blok tabel acuan. Tambahkan simbol $ agar dapat di-drag. Terakhir adalah tambahkan argumen TRUE dan tutup kurung untuk mengakhiri penulisan rumus. Penulisan rumus ini dapat kamu sesuaikan dengan tabel yang kamu miliki. 

Baca juga : Kenali Rumus IF pada 3 Kondisi dengan Excel


5. Implementasikan VLOOKUP dengan Kasus Nyata Bersama DQLab!

Tidak afdol rasanya jika mempelajari fungsi VLOOKUP pada Excel hanya berupa teori. Kamu juga perlu mempraktikkan langsung menggunakan data ril dan kasus nyata agar dapat menjadi praktisi data yang diperhitungkan. DQLab menyediakan paket platinum yang membahas dasar hingga tingkat lanjut penggunaan Excel. Jangan lewatkan juga special offer yang dapat kamu lihat informasinya di akun Instagram DQLab. Yuk, tunggu apa lagi! Sign Up di DQLab/SignUp dan mulai belajar Excel bersama member-member lainnya.


Penulis: Dita Kurniasari

Editor: Annissa Widya


Sign Up & Mulai Belajar Gratis di DQLab!