TIKET DQGRATIS UNTUK KAMU!
Sesi Belajar Excel Basic hingga Visualisasi Data Sederhana bersama DQLab  
DAFTAR SEKARANG
Pendaftaran ditutup dalam 0 Hari 18 Jam 20 Menit 1 Detik 

Karakteristik Data Primer vs Data Sekunder dalam Dunia Industri

Belajar Data Science di Rumah 12-Agustus-2021
https://dqlab.id/files/dqlab/cache/91c9e3e28304f334d404e2e978c522c7_x_Thumbnail800.jpg

Analisis data primer adalah analisis asli dari data yang dikumpulkan untuk studi penelitian. Menganalisis data primer adalah proses memahami data yang dikumpulkan untuk menjawab pertanyaan penelitian atau mendukung atau menolak hipotesis penelitian yang awalnya dirancang untuk dinilai oleh penelitian. Pilihan metode analisis data tergantung pada jenis data yang dikumpulkan, kuantitatif atau kualitatif. Data kuantitatif dikumpulkan ketika peneliti mengandalkan pengukuran, atau menetapkan nilai numerik ke unit, untuk menunjukkan tingkat relatif atau derajat variabel yang diselidiki, sedangkan data kualitatif adalah data tekstual yang dihasilkan dalam bentuk transkrip partisipan atau deskriptif peneliti. akun. Entri ini memberikan gambaran umum tentang teknik analisis data kuantitatif dan kualitatif dasar.


Bisnis Analyst akan melakukan banyak analisis dalam pekerjaan mereka. Banyak dari analisis ini dilakukan orang lain untuk mengumpulkan data yang diperlukan yang digunakan dalam analisis. Dalam posting ini sahabat data akan mempelajari perbedaan antara analisis data primer dan sekunder.


Lalu bagaimana jika kita mau menggunakan data sekunder? Yuk, pahami dan resapi beberapa hal tentang data sekunder!


1. Keuntungan Data Sekunder

Salah satu keuntungan terbesar melakukan analisis data primer adalah sahabat data mengetahui sumber datanya. sahabat data mengumpulkan data sendiri sehingga sahabat data memiliki pengetahuan rinci tentang metodologi pengumpulan dan apakah data tersebut dapat diandalkan. Sebelum sahabat data melakukan analisis apa pun, sahabat data perlu mengetahui informasi apa yang diperlukan untuk menyelesaikan analisis. Dalam kasus data primer, sahabat data secara khusus mengumpulkan informasi yang tepat yang sahabat data butuhkan untuk analisis. Hal yang sama dapat dikatakan untuk volume. Jika sahabat data lebih suka ukuran sampel yang besar atau campuran data yang sangat spesifik, maka sahabat data dapat pergi ke dunia luar dan mengumpulkan volume dan campuran yang tepat yang sahabat data butuhkan.

Baca juga : Data Sekunder Adalah Jenis Data Penelitian yang Wajib Diketahui


2. Kelemahan Data Sekunder

Pengumpulan data secara manual, atau membayar perusahaan riset untuk melakukannya untuk sahabat data sangat mahal. Akan ada analisis khusus di mana sahabat data tidak punya pilihan selain mengumpulkan data sendiri. sahabat data harus merencanakan dengan baik dan membuat anggaran yang sesuai sehingga sahabat data mengumpulkan apa yang sahabat data butuhkan. Setelah sahabat data mengumpulkan data primer, sahabat data harus melalui proses multi-tahap untuk membersihkan, mengatur, dan memvalidasi validitas statistik data sahabat data. Ini adalah proses yang sulit dan tepat waktu yang akan menambah biaya analisis sahabat data. Dalam hal data sekunder, seringkali pekerjaan ini telah dilakukan oleh para peneliti yang mengumpulkan data terlebih dahulu.


3. Keuntungan Analisis Data Sekunder

Analisis data sekunder sebagian besar jauh lebih murah dan lebih cepat untuk diselesaikan daripada analisis data primer karena sahabat data tidak mengumpulkan data sendiri. Data sering disiapkan dan divalidasi secara statistik dan dapat segera digunakan. Kedua langkah yang dilewati ini akan menghemat banyak waktu kerja sahabat data.


Bergantung pada ruang lingkup dan pokok bahasan analisis, mungkin jauh lebih murah untuk membeli sumber data daripada mengumpulkan data sendiri. Dalam kasus ini, analisis data sekunder tidak hanya akan lebih cepat (waktu adalah uang) tetapi biaya yang diperlukan untuk mendapatkan data yang diperlukan akan lebih rendah. Dalam kasus bisnis online, sahabat data mungkin ingin membeli perangkat lunak yang akan mengumpulkan data untuk sahabat data. Alat semacam itu memungkinkan analis sahabat data untuk melakukan lusinan analisis data sekunder ad-hock.


4. Kelemahan Data Sekunder

Jika sahabat data tidak mengumpulkan data sendiri, bagaimana sahabat data tahu pasti bahwa itu valid? Selalu ada risiko saat menggunakan kumpulan data sekunder bahwa data tersebut tidak dapat diandalkan dan telah dipalsukan atau dikumpulkan menggunakan metodologi yang salah (contohnya sampel yang bias atau dimanipulasi karena alasan politik).


Masalah lain dengan data sekunder adalah bahwa hal itu mungkin tidak menghubungi apa yang sahabat data butuhkan. sahabat data mungkin terpaksa membuat metode proxy untuk mengukur variabel tertentu atau menggabungkan sejumlah kumpulan data untuk mengatasi variabel yang hilang. Hal ini dapat mengakibatkan margin kesalahan yang lebih tinggi dari yang dapat diterima atau seluruh analisis dibatalkan. Dalam hal data primer, sahabat data tahu persis apa yang sahabat data dapatkan karena sahabat data mengumpulkannya sendiri.


Baca juga : Teknik Pengumpulan Data Sekunder: Sumber-Sumber Data Sekunder


5. Yuk Bersama DQLab Pahami Step by Step Mengolah Data

Percaya bahwa langkah kecil akan menjadi besar? Yuk belajar menjadi praktisi data dengan belajar step by step bersama DQLab . Belajar mengolah data dengan bahasa pemrograman R, Python dan SQL yang sangat relevan dengan tools yang digunakan oleh para praktisi data di dunia industri data. Langkah kecil membuatmu menjadi besar.




Sign Up & Mulai Belajar Gratis di DQLab!