GIMANA MEMULAI KARIER JADI DATA ANALYST?
Simak caranya di webinar GRATIS dan raih DOORPRIZE menarik!
DAFTAR SEKARANG!
Pendaftaran ditutup dalam 1 Hari 18 Jam 21 Menit 58 Detik 

Kelebihan vs Kekurangan Bahasa R, Mana yang Lebih Dominan?

Belajar Data Science di Rumah 31-Agustus-2021
https://dqlab.id/files/dqlab/cache/e7cfce895aa35a538906d51a6993b694_x_Thumbnail800.jpg

Bekerja sebagai seorang praktisi data bukanlah hal yang mudah, selain harus menguasai metode analisis data, cara membuat model dan domain bisnis nya, kamu juga harus menguasai bahasa pemrograman. Salah satu bahasa pemrograman yang banyak digunakan saat ini adalah bahasa R. Bahasa R yang dulunya hanya akrab dengan para statistikawan, peneliti dan akademisi, kini sudah mulai digunakan di berbagai bidang, seperti ekonometrika, data science, geografi, dan masih banyak lagi. Apalagi kemudahan R untuk terintegrasi dengan bahasa pemrograman lainnya membuat bahasa pemrograman ini mulai populer.

Pemilihan bahasa pemrograman yang akan digunakan tentu harus dipertimbangkan secara matang oleh Data Scientist. Selain kelebihannya, setiap bahasa pemrograman yang diciptakan oleh manusia pasti akan memiliki kekurangannya. User nya tinggal memilih mana yang lebih banyak kelebihannya namun dengan kekurangan yang masih bisa ditoleransi. Jika berbicara tentang kekurangan dan kelebihan R, sebenarnya yang mana sih yang lebih dominan?


1. Kenalan dengan Bahasa R

Software R merupakan salah satu bahasa pemrograman yang digunakan untuk pengolahan data. Nama R bukanlah hal yang asing lagi untuk para praktisi data karena tidak jarang kualifikasi yang ditentukan oleh perusahaan untuk bisa menjadi praktisi data adalah harus menguasai R. Awalnya, software ini ditujukan untuk para statistikawan agar proses analisis data dan juga pembuatan grafik menjadi lebih mudah, namun seiring perkembangan teknologi, software ini juga mulai digunakan oleh pelaku bisnis. Software ini dibuat pada tahun 1995 oleh Ross Ihaka dan Robert Gentleman sebagai duplikasi bahasa S dalam versi gratisnya.


Baca juga :Kursus Belajar Data dengan Bahasa R untuk Pemula


2. Apakah Kita Harus Mempelajari Bahasa R?

Untuk mengetahui harus atau tidak mempelajari bahasa R, kita perlu memahami terlebih dahulu tujuan untuk belajar. Jika hanya ingin mempelajari bahasa pemrograman saja, tentu kamu tidak harus mempelajari bahasa R karena ada banyak bahasa pemrograman lain yang bisa kamu coba. Namun jika kamu adalah mahasiswa Statistika, akan lebih baik jika kamu mempelajari bahasa R karena ada banyak fungsi yang ada di dalam R yang akan membantu proses analisis data mu. Sementara jika kamu adalah jobseeker yang yang ingin melamar pekerjaan sebagai praktisi data, dimana salah satu kualifikasinya adalah memahami bahasa R maka tentu saja kamu harus mempelajari bahasa ini.


3. Kelebihan R

Banyaknya perusahaan besar yang tertarik menggunakan R bukan tanpa sebab, tentu saja ada beberapa kelebihan R yang menarik minat para usernya untuk menggunakan bahasa ini dibandingkan bahasa lainnya. Beberapa kelebihan R diantaranya adalah:

  • Bersifat open source, sehingga bisa dinikmati oleh siapa saja secara gratis tanpa harus membayar lisensi.

  • Banyak package dan function di R yang dapat mempermudah pekerjaan praktisi data

  • Bisa digunakan untuk banyak hal seperti proses cleansing dan manipulasi data, analisis data dan pembuatan model, analisis spasial, data visualisasi, analisis teks dengan Natural Language Processing, dll.

  • Populer dan digunakan oleh perusahaan besar seperti Facebook.

  • Script yang ada bisa disimpan sehingga bisa digunakan jika ada kasus yang sama.

  • Adanya komunitas R di Indonesia, sehingga dapat membantu proses belajar bahasa R menjadi lebih mudah

  • Dapat terintegrasi dengan bahasa pemrograman lainnya, seperti SQL.


4. Kekurangan R

Meskipun R memiliki banyak kelebihan, sayangnya R tetaplah bahasa pemrograman yang diciptakan oleh manusia sehingga bahasa ini juga memiliki kekurangan, diantaranya adalah:

  • Sulit untuk dipelajari, terlebih jika kamu bukanlah mahasiswa statistika

  • Setiap menjalankan perintah harus menggunakan script

  • Terlalu banyak command

  • Data dalam R disimpan di memori fisik

  • Eksekusi coding di R terbilang cukup lama, apalagi data yang kamu miliki adalah data yang berukuran besar

  • Terlalu kompleks bagi pemula

Sudah tahu kelebihan dan kekurangan R kan? Jadi mana yang lebih dominan antara kelebihan dan kekurangannya menurutmu?


Baca juga : Belajar Data Science untuk Tingkatkan Kompetensi R


5. Pelajari Bahasa R Secara Gratis di DQLab, Yuk!

Meskipun bahasa R terbilang susah, namun hal tersebut hanya akan berlaku di awal saja. Terlebih adanya komunitas R yang dapat membantu proses belajar bahasa pemrograman ini. Selain itu, kamu juga bisa belajar bahasa R secara gratis bersama DQLab, loh. R menyediakan free modul yang berjudul “Introduction to Data Science with R”. Modul ini sangat cocok bagi pemula yang sama sekali belum pernah belajar R, karena di modul ini dijelaskan secara detail dari hal yang paling basic. Yuk, tunggu apa lagi, buruan daftar dan nikmati free modul ini sekarang juga!



Penulis : Gifa Delyani Nursyafitri

Sign Up & Mulai Belajar Gratis di DQLab!