BELAJAR DATA SCIENCE ONLINE SELAMA 6 BULAN START FROM Rp179,400! 
atau kamu bisa coba buat Akun DQLab, dan akses kelas R & Python GRATIS DAFTAR DISINI

Kenalan dengan Reporting, Salah Satu Teknik Pengumpulan Data Sekunder

Belajar Data Science di Rumah 22-Juli-2021
https://dqlab.id/files/dqlab/cache/913255c02aa93320065e21eafa603a19_x_Thumbnail800.jpg

Data sekunder menjadi salah satu jenis data yang banyak digunakan dalam penelitian, baik sebagai pelengkap data primer maupun dijadikan data utama. Umumnya ketika data sekunder dijadikan sebagai data utama, maka penelitiannya lebih ke arah pengembangan metode penelitian yang digunakan. Data sekunder merupakan data yang tidak diambil secara langsung ke lapangan, namun diambil dari data yang telah dikumpulkan sebelumnya untuk penelitian terdahulu. 

Jika dibandingkan dengan data primer, data sekunder ini tentu saja lebih mudah untuk didapatkan serta tidak memakan banyak biaya. Ada banyak metode yang bisa digunakan untuk mengumpulkan data sekunder. Salah satunya adalah dengan reporting atau membaca laporan yang telah ada sebelumnya. Dalam artikel ini akan dibahas secara lengkap mengenai reporting, termasuk kelebihan, kekurangan, serta tools yang dapat digunakan untuk mengumpulkan data dengan cara ini. Simak artikelnya, yuk! 

1. Apa Itu Reporting?

Jika dilihat berdasarkan definisinya, reporting atau pelaporan data merupakan proses pengumpulan data. Data yang telah dikumpulkan ini kemudian akan dianalisis lebih lanjut untuk mendapatkan kesimpulan. Aspek utama yang sangat krusial dan harus diperhatikan dari reporting data adalah data yang dilaporkan haruslah akurat karena pelaporan data yang tidak akurat bisa berakibat fatal, salah satunya adalah menyebabkan pengambilan keputusan yang tidak tepat bahkan bisa merugikan perusahaan.

Baca juga : Data Analisis : 2 Jenis Metode yang Penting Untuk Kamu Tahu dalam Analisis Data

2. Kelebihan Reporting

Ada beberapa kelebihan dari reporting yang bisa dijadikan bahan pertimbangan untuk menggunakan metode ini dalam mengumpulkan data sekunder. Kelebihan yang pertama adalah kemudahan untuk mendapatkan data. Proses pengumpulan data dengan reporting memang terbilang sangat mudah, apalagi jika dibandingkan dengan teknik pengumpulan data primer. Kelebihan selanjutnya adalah kita dapat melakukan pengambilan keputusan dengan cepat berdasarkan data yang ada pada hasil reporting.

3. Kekurangan Reporting

Selain kelebihan, reporting ini tentu saja memiliki kelemahan

  • Jawaban dari laporan yang dilaporkan sendiri bisa jadi dilebih-lebihkan.

  • Hasilnya mungkin dipengaruhi oleh bias.

  • Responden mungkin terlalu malu untuk memberikan semua detailnya.

  • Laporan yang tidak akurat akan menyebabkan keputusan yang tidak tepat.

4. Sumber Terbaik untuk Mengumpulkan Data dengan Cara Reporting

Tools yang digunakan reporting memungkinkan si peneliti untuk mengekstrak serta menyajikan data dalam bagan, tabel, dan visualisasi lainnya sehingga peneliti dapat menemukan informasi yang berguna dengan cepat. Ada beberapa sumber yang bisa dimanfaatkan untuk mengumpulkan data yang berbentuk laporan, yaitu laporan dari Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), surat kabar, artikel yang ada di situs web, catatan rumah sakit, dan sebagainya. Namun sebelum menggunakan data dari reporting ini, jangan lupa lakukan validasi untuk memastikan apakah data tersebut merupakan data yang valid atau tidak.

Baca juga : Langkah-Langkah Menggunakan Teknik Analisis Data Kualitatif

5. Masih Penasaran dengan Data Sekunder? Belajar Bareng DQLab Aja!

Selain reporting, ada banyak teknik pengumpulan data sekunder lainnya. Jika kamu tertarik untuk belajar tentang data lebih lanjut, namun masih bingung harus belajar dimana, DQLab mungkin bisa menjadi pilihan yang tepat. DQLab merupakan salah satu lembaga kursus yang berfokus di bidang Data Science. Ada banyak sekali fitur dari DQLab yang bisa kamu manfaatkan loh! Yuk, buruan daftar di sini untuk mulai menikmati semua modulnya!

Penulis : Gifa Delyani Nursyafitri


Share

Postingan Terkait

Mulai Bangun Karirmu Bersama DQLab!