MIDYEAR PROMO! Segera Beli Paket Premium Belajar Data Science 6 Bulan hanya Rp. 99.000. DAFTAR

Pakai Kode: DQMIDYEAR. Berakhir 0 Days 7 Jam : 21 Menit : 2 Detik

Kenali Perbedaan Profesi Businesse Intelligence vs Businesse Analyst, Apa Bedanya?

Belajar Data Science di Rumah 28-Januari-2021
https://dqlab.id/files/dqlab/cache/0b1e477beb0ffe4e150fc539c4225a6e_x_Thumbnail800.jpg

Kamu siap berkarir menjadi sebagai seorang praktisi data? Tunggu dulu, sebelum itu kamu perlu paham betul role apa saja yang berkaitan dengan bidang data. Banyak yang masih bertanya-tanya terkait role Business Intelligence dengan Business Analyst itu role yang sama. Apakah benar?

 

DQLab berkolaborasi dengan Karl Christian, Business Intelligence Traveloka dan Imam Aris Business Analyst Ruparupa.com untuk mengupas tuntas persamaan dan perbedaan Business Intelligence dan usiness Analyst. Menurutnya Business Intelligence itu merupakan jembatan antara Data Analyst dan Data Engineer. Penasaran? Yuk, simak artikelnya bersama


1. Kenalan dengan Business Analyst

Business Analyst merupakan role dibidang data dimana profesi ini bertugas untuk menganalisis data dan untuk menyarankan berbagai keputusan bisnis. Keputusan ini merupakan sebuah saran dan yang memberikan keputusan akhir tetaplah pimpinan di perusahaan tersebut. Tujuan dari hasil keputusan tersebut berguna untuk memperbaiki masalah, membuat perusahaan tersebut menjadi lebih baik, dan mencegah kemungkinan masalah di masa depan.


“Untuk day to day nya, kebetulan saya di BA biasanya kerja saya buat reporting untuk kebtuhan tim marketing ruparupa, membuat dashboard dan membuat decision untuk forecasting atau prediksi sales kedepannya seperti apa, sebenarnya tugasnya seperti BI tapi ada tambahan job desc lagi seperti yang salah jelaskan ini.” Tutur Imam Aris, Business Analyst Ruparupa.com


Baca juga: Implementasikan 3 Tips Ini untuk Siap Berkarir menjadi Business Intelligence



2. Role Business Intelligence dalam Perusahaan

Sepert posisi lainnya, posisi ini juga sangat penting di perusahaan. Alasannya, karena merekalah yang akan menentukan arah dan strategi bisnis pada perusahaan tersebut. Strategi yang salah dapat membingungkan rencana bisnis perusahaan.

Business Intelligence merupakan profesi yang menggunakan perangkat lunak dan layanan untuk mengubah data menjadi wawasan yang dapat dimanfaatkan untuk keputusan strategi bisnis. 

Oleh karena itu, Business Intelligence sering disebut sebagai Business Strategist. Akan tetapi, BI berbeda dengan Business Analytics. Jika Business Analyst hanya berupa analisis saja, maka BI ini harus dapat menggambarkan hasil dari analisis tersebut.

“Kalau BI merupakan analsia riwayat data dari berbagai sumber untuk memberikan informasi kepada pengambil keputusan dari perusahaan untuk mengidentifikasi sedangkan BA tidak hanya menganalisa data tapi dapat mengambil keputusan dan menentukan kedepannya perusahaan akan seperti apa” Ungkap Karl Christiant, Business Intelligence Traveloka.


3. Kamu Tertarik dengan Profesi yang Mana?

Terlepas dari profesi Business Intelligence dan Business Analyst, kamu perlu membangun kompetensi analisis data. Tentunya skill ini menjadi hal terpenting yang harus diutamakan di bidang BI dan BA. Dengan memiliki keterampilan analisis data, kamu bahkan dapat melihat relevansi dan makna dari ribuan data mentah. Dan ini yang disebut dengan kemampuan analitis atau kemampuan menganalisis.


Selain itu skill komunikasi juga tidak kalah penting. Jika kamu ingin bekerja di bidang ini, kamu tidak hanya harus dapat menganalisis data, tetapi kamu juga harus menyampaikan hasilnya ke orang lain dengan benar dan mudah dimengerti, termasuk ke pelanggan dan kolega yang belum tentu paham dengan bidang ini.


Baca juga: Belajar Data Science Mengenal Business Intelligence VS Data Analyst, Apa Bedanya?


4. Mulai Belajar bersama DQLab untuk Berkarir sebagai Business Analyst dan Business Intelligence

Nah, bagaimana teman-teman? tertarik untuk berkarir sebagai Business Analyst? Bersama DQLab kamu dapat memulai karir sebagai Business Analyst loh! Sebagai Business Analyst tentu kamu harus memiliki basic data knowledge seperti Python programming, R, SQL, dan lain sebagainya.


Share

Postingan Terkait

Mulai Bangun Karirmu Bersama DQLab!