PROMO BACK TO SCHOOL, HEMATNYA SERU! DISKON 95% + Cashback*
Cuma Rp 159K bisa belajar data science 6 bulan
BURUAN SERBU!
Pendaftaran ditutup dalam 1 Hari 19 Jam 8 Menit 25 Detik 

Kursus Belajar Data dengan Mengenal Manfaat Big Data dalam Bisnis

Belajar Data Science di Rumah 25-Juni-2021
https://dqlab.id/files/dqlab/cache/b56fca5f9f6edd90ffaba462c6d0227c_x_Thumbnail800.jpg

Big data berdampak besar pada ekonomi global yang diprediksi akan meningkatkan profit hampir 67 miliar dollar pada tahun 2021. Big data dan data science merupakan kombinasi yang apik untuk mengekstrak informasi dari kumpulan data yang nantinya dapat digunakan sebagai dasar dan bahan pertimbangan pengambilan keputusan. Bahkan pada tahun 2018, profit yang dihasilkan karena campur tangan big data mencapai lebih dari 40 miliar dolar. Di era informasi digital, jutaan data dihasilkan melalui internet setiap harinya. Big data adalah istilah yang diberikan untuk menjelaskan kumpulan data yang berukuran besar yang dianalisis secara komputasi untuk menentukan pola, trend, dan asosiasi, terutama yang berkaitan dengan perilaku dan interaksi manusia. 

Peran big data dan data science pada waktu mendatang perlu dipelajari oleh pemilik bisnis, khususnya bisnis kecil dan startup. Dengan memahami peran big data dan data science, pebisnis akan menemukan cara untuk memanfaatkan potensi big data secara mendalam untuk meningkatkan produktivitas dan profit mereka. Lalu apa saja sih manfaat big data untuk bisnis? Pada artikel kali ini DQLab akan membahas manfaat-manfaat big data untuk kelancaran bisnis. Jadi tunggu apa lagi? Yuk simak artikel ini sampai akhir!

1. Memahami Konsumen

Riset pasar merupakan salah satu metode yang banyak menggunakan big data. Sebuah studi pada tahun 2016 menemukan bahwa kemajuan dalam analisis prediktif dan deep learning membantu brand menemukan insight baru mengenai pelanggan. Hal ini membantu mereka untuk meningkatkan keberhasilan strategi marketing secara signifikan. Data mining merupakan istilah untuk menganalisis kumpulan big data. Dengan mengukur data secara akurat, brand akan menemukan banyak informasi mengenai pelanggan berdasarkan data transaksi yang telah terkumpul.

Baca juga : Awali Kursus Data Science Gratis Di Era Pandemi Bersama DQLab

2. Memahami Tren Pasar

Google merupakan salah satu perusahaan data farming terbesar di dunia. Perusahaan raksasa ini menawarkan berbagai tools yang bisa digunakan oleh masyarakat untuk mempermudah pekerjaan. Salah satu tools yang bisa dimanfaatkan oleh pebisnis untuk meningkatkan profitnya adalah Google Trend. Tools ini menawarkan kemampuan untuk mencari trend mengenai suatu objek. Dengan tools ini pebisnis dengan mudah menemukan pola apapun di dunia internet. Dengan memahami trend, pebisnis akan lebih mudah mengembangkan produk atau layanan yang sesuai dengan permintaan pasar. Dari trend ini, pebisnis juga bisa memprediksi trend di masa yang akan mendatang.

3. Memprediksi Perilaku Konsumen

Dengan melihat catatan produk-produk yang dibeli oleh konsumen, pebisnis dapat memprediksi perilaku pembelian konsumen di masa depan. Misalnya, seorang ibu hamil akan membeli beberapa produk seperti baju ibu hamil, vitamin, makanan bergizi, susu ibu hamil, dan sebagainya. Dengan melihat pola-pola ini, maka pebisnis dapat memprediksi produk apa yang mungkin akan dibeli oleh ibu hamil beberapa bulan ke depan. Misal di bulan kelima, ibu hamil akan mulai membeli produk bayi seperti stroller, baju bayi, selimut, dan lain sebagainya. Dari contoh ilustrasi di atas, pebisnis bisa menyiapkan produk-produk yang kemungkinan akan dibutuhkan oleh konsumen.

4. Monitoring Sosial Media 

Di era teknologi, hal apapun dapat viral dengan sangat mudah. Walaupun terkadang dampak negatif media sosial tidak bisa dikontrol, namun ada pula dampak positif yang bisa dimanfaatkan oleh pebisnis, salah satunya adalah untuk mengetahui apa yang dipikirkan oleh pelanggan mengenai produk dan layanan yang ditawarkan. Sosial media merupakan tempat yang paling sempurna untuk mengakses kumpulan bid data dari feedback dan komentar tentang brand suatu bisnis. Dengan data ini, pebisnis dapat mengetahui sis mana yang harus diperbaiki, dipertahankan, dan ditingkatkan.

Baca juga : Kursus Data Science Jakarta: Tips Cermat Belajar Data Science bersama DQLab!

5. Belajar Mengolah Big Data

Big data merupakan kumpulan data yang perubahannya sangat cepat dan volumenya sangat tinggi. Oleh karena itu, perlu pengetahuan, tools, dan metode khusus untuk mengolah big data. DQLab menawarkan kegiatan belajar mengolah big data yang menyenangkan, anti ribet, dan aman di kantong. DQLab memiliki modul belajar yang ringan, interaktif, dan mudah dipahami. Selain itu, modul pembelajaran juga dilengkapi dengan live code sehingga kita tidak perlu menginstall tools tambahan saat belajar. Mau coba belajar bersama DQLab? Yuk daftarkan dirimu dengan mengunjungi website DQLab di www.dqlab.id dan nikmati modul gratis Introduction to Data Science sebagai pondasi belajar mengolah big data! Selamat belajar!

penulis: Galuh Nurvinda K

editor: Annissa Widya Davita


Sign Up & Mulai Belajar Gratis di DQLab!