MAU PUNYA SKILL DATA SCIENCE YANG AMAYZING?
Belajar Data Science 6 Bulan hanya 150K  | Pakai Kode: AMAYZING
BURUAN SERBU!
Pendaftaran ditutup dalam 0 Hari 1 Jam 26 Menit 43 Detik 

Kursus Data Science Jakarta DQLab, Kenali Bahasa Pemrograman dan Toolsnya Yuk!

Belajar Data Science di Rumah 02-Juli-2021
https://dqlab.id/files/dqlab/cache/e017e5fab617a190d92cc34dd50a42dd_x_Thumbnail800.jpg

Tidak bisa dipungkiri, perkembangan ilmu Data Science memang lebih pesat di kota-kota besar dibandingkan dengan daerah pedesaan. Hal ini membuat tempat kursus khusus bidang data Science hanya berada di kota-kota besar. Jakarta yang merupakan ibukota melahirkan lebih banyak tempat kursus Data Science jika dibandingkan dengan daerah lainnya. Tentu saja ini sejalan dengan kebutuhan akan Data Science di Jakarta yang jauh lebih banyak dibandingkan daerah lainnya. 

Sayangnya, biaya yang harus dikeluarkan untuk mengambil kursus ilmu ini tidaklah murah. Namun jika kita teliti mencari tempat kursus, kita mungkin bisa menemukan lembaga kursus Data Science yang harganya masih sangat terjangkau namun fasilitas yang ditawarkan tidak jauh berbeda dengan dengan tempat kursus lainnya. Sa

1. Software R

Selama bertahun tahun software R dikembangkan oleh para akademisi dan ahli statistik. Hingga saat ini, R telah memiliki salah satu ekosistem terkaya dalam hal analisis data. Terdapat sekitar 12000 package yang tersedia di CRAN (repository open-source). Hal ini akan memudahkan kita untuk memilih library mana yang akan digunakan untuk analisis data sesuai dengan kebutuhan kita. Beragam library membuat R menjadi pilihan pertama untuk analisis statistik, terutama untuk pekerjaan analitik khusus. Biasanya untuk dapat mengkomunikasikan hasil dengan lebih baik, R Studio lah yang akan dipilih.

Baca juga : Awali Kursus Data Science Gratis Di Era Pandemi Bersama DQLab

2. Python

Python menjadi alat yang bisa digunakan untuk menerapkan dan mengimplementasikan machine learning dalam skala besar. Bahasa pemrograman ini juga dapat melakukan data wrangling, web scraping, dan lain sebagainya. Faktanya, hampir sebagian besar pekerjaan Data Science dapat diselesaikan hanya menggunakan lima library, yaitu Numpy, Pandas, Scipy, Scikit-learn dan Seaborn. Di sisi lain, Python dapat lebih mudah untuk membuat replikasi dan aksesibilitas daripada R. Jika hasil analisis akan digunakan dalam aplikasi atau situs web, maka Python adalah yang terbaik.

3. SQL

SQL pertama kali lahir pada tahun 1970 dengan nama SEQUEL (Structured English Query Language). Pada tahun 1986, IBM menggunakan bahasa pemrograman ini sehingga nama SEQUEL pun diubah menjadi SQL agar lebih mudah dibaca. SQL merupakan bahasa query yang secara umum dirancang untuk mengambil beberapa informasi yang tersedia di dalam sebuah database. Hingga saat ini telah ada berbagai jenis bahasa pemrograman yang bisa digunakan untuk mengolah database namun tetap menggunakan dasar SQL seperti MySQL, PostgreSQL, Microsoft SQL Server, dan lainnya. 

4. Excel

Excel juga termasuk ke software yang akan dipelajari di DQLab jika kamu mengambil kelas platinum. Excel merupakan sebuah aplikasi spreadsheet yang dibuat serta didistribusikan oleh Microsoft Corporation agar dapat digunakan untuk sistem operasi Windows dan juga Mac OS. Di tahun 1998 ternyata Excel telah berhasil menjadi software spreadsheet yang populer dan diakui. Spreadsheet adalah kumpulan dari Sel yang terdiri atas baris dan kolom yang bisa digunakan untuk menginputkan angka pada Microsoft Excel. Jumlah Sel Microsoft Excel 2016 terdiri dari 1.048.576 Baris dan 16.384 Kolom atau 17.179.869.184 Sel. Microsoft Excel digunakan untuk proses pengolahan angka, namun tak hanya itu karena Microsoft Excel juga memiliki banyak fitur dan fungsi lainnya.

Baca juga : Kursus Data Science Jakarta: Tips Cermat Belajar Data Science bersama DQLab!

5. Bingung Nyari Kursus Data Science dengan Biaya yang Terjangkau? Di DQLab Aja!

DQLab merupakan lembaga kursus Data Science yang ada di Jakarta, namun sistem pembelajarannya dilakukan secara online. Sehingga kamu dapat menghemat tenaga dan waktu mu untuk mendapatkan materi. Biaya kursus di DQLab juga terbilang lebih murah, tapi tenang saja karena fasilitas yang diberikan tidaklah kalah dari fasilitas tempat kursus dengan biaya yang mahal. Jadi untuk kamu yang ingin mengambil kursus Data Science namun tidak memiliki biaya yang banyak, DQLab bisa kamu pilih menjadi tempat kursus mu. Kamu juga bisa menikmati modul gratis yang disediakan oleh DQLab loh. Yuk buruan daftar, tunggu apa lagi?

Penulis : Gifa Delyani Nursyafitri


Sign Up & Mulai Belajar Gratis di DQLab!