TERMURAH HARGA RAMADHAN!
Belajar Data Science Bersertifikat, 6 BULAN hanya Rp 99K!
0 Hari 13 Jam 3 Menit 8 Detik

Kursus Teknik Belajar Data Science: Kenali dan Cari Tahu Tipe Data Dasar yang Biasa Digunakan dalam Python!

Yovita 27-November-2020
https://dqlab.id/files/dqlab/cache/8fb9d1665977659af8895eb48bd08e8b_x_Thumbnail800.jpg
Follow Instagram dan LinkedIn kami untuk info karir dan topik menarik

Sebagai bidang ilmu yang terbilang baru, data science akan menjadi bidang yang melahirkan talenta data yang hebat serta profesi paling bergengsi di abad ke-21. Kehadiran data science dalam era digital menerangkan betapa pentingnya keberadaan suatu data dari waktu ke waktu. Menurut Arfika Nurhudatiana, Data Scientist lulusan Nanyang Technological University (NTU) menerangkan pentingnya ilmu data science diibaratkan seperti analisis data di perusahaan hingga pengolahan big data di perusahaan besar. Nilai sebuah data dan mekanisme pengolahannya terbukti menjadi modal yang sangat berharga dalam bisnis. Pentingnya keahlian dalam pengolahan data dengan sendirinya menjadi penentu keberhasilan sebuah perusahaan untuk membuat keputusan yang efektif dan efisien di era industri digital. Melihat potensi tersebut, akhir-akhir ini banyak sekali lembaga yang menyediakan kursus data science. Dibalik kondisi pandemi saat ini, kursus data science online menjadi pilihan terbaik untuk bisa produktif dan belajar ilmu baru khususnya data science. Setiap lembaga penyedia kursus data science baik secara langsung maupun online pasti memiliki kurikulum atau silabus. Kurikulum yang disusun tentunya disesuaikan dengan kebutuhan industri dan konsumen. 


Salah satu bahasa pemrograman yang ditawarkan oleh lembaga kursus data science online adalah bahasa pemrograman Python. Selain karena mudah digunakan, Python juga masuk ke dalam kategori high-level programming language dikarenakan bahasa pemrograman Python yang mudah untuk dibaca dan dituliskan oleh manusia. Belajar data science tidak lengkap rasanya jika tidak belajar mengenai jenis-jenis tipe data. Dikutip dari pernyataan Wiki yaitu "A data type or simply type is a classification of data which tells the compiler or interpreter how the programmer intends to use the data". Secara sederhana, tipe data adalah cara kita memberitahu komputer untuk mengelompokkan data berdasarkan apa yang dipahami oleh komputer.

Sebagai contoh, misalkan saya memiliki data berupa angka. Agar bisa dipahami oleh interpreter bahasa Python, data ini disimpan ke dalam variabel. Nantinya variabel ini akan diproses sesuai dengan tipe data angka, misalnya bisa ditambah, dikurangi, dibagi, dst. Jika ternyata variabel tersebut berisi teks (string), maka operasi penambahan tidak bisa dilakukan. Setiap jenis tipe data akan memiliki sifat dan fitur masing-masing. Pada artikel kali ini, DQLab akan mengulas jenis-jenis tipe data dasar dalam python. Pastikan kalian simak terus artikel berikut ini yang pastinya cocok banget buat kalian yang ingin belajar data science.


1.Tipe Data String dan Boolean

Pertama, kita akan membahas tipe data string dan boolean. Tipe data string adalah tipe data untuk menampung data teks, seperti "Hello World", "Indonesia", atau "Saya sedang belajar bahasa Python". Di dalam bahasa Python, terdapat 3 cara untuk membuat tipe data string yakni menggunakan tanda kutip satu ("), menggunakan tanda kutip dua (") dan menggunakan tanda kutip satu atau dua sebanyak 3 kali (""") atau (" " "). Untuk menulis karakter khusus seperti tab atau pindah baris, bisa menggunakan escape character, yakni karakter backslash ( ) dan diikuti dengan satu karakter khusus. Sebagai contoh, untuk menulis karakter "tab" bisa dipakai t, dan untuk membuat karakter new line (pindah baris) bisa menggunakan tanda n. Salah satu operasi yang sering dipakai ke dalam tipe data string adalah proses penyambungan (string concatenation). Di dalam bahasa Python, operasi ini menggunakan karakter tambah ( + ). 


Tipe data boolean sebenarnya sangat simple. Tipe data ini hanya bisa diisi dengan salah satu dari 2 nilai: True atau False. Tipe data boolean banyak dipakai untuk percabangan kode program atau untuk memutuskan apa yang mesti dijalankan ketika sebuah kondisi terjadi. Sebagai contoh, kita bisa membuat kode program untuk menentukan apakah sebuah angka genap atau ganjil berdasarkan input dari pengguna. Untuk keperluan ini kita harus mengecek terlebih dahulu apakah angka tersebut bisa dibagi 2 (untuk angka genap), atau tidak bisa dibagi 2 (untuk angka ganjil). Tipe data boolean bisa dipakai untuk menampung kondisi seperti ini, yakni benar atau salah (True atau False). Penggunaan tipe data boolean ini akan lebih jelas saat kita masuk ke kondisi percabangan program seperti IF. Yang juga harus diperhatikan adalah penulisan huruf besar atau kecil. Dalam bahasa Python, penulisannya harus persis seperti itu, jika diinput sebagai true atau TRUE, akan menghasilkan error


2.Tipe Data Number

Tipe data number ini terdiri dari tiga jenis, yaitu integer (int), float, dan complex number. Tipe integer biasanya digunakan untuk data yang berupa bilangan bulat, seperti 1, 10, 100, dll. Kemudian tipe data float digunakan untuk data yang berupa bilangan desimal, seperti 0.1, 0.001, dll. Sedangkan tipe data complex number digunakan untuk bilangan imajiner, seperti 3j, 10j, dll.


Dalam teori matematika, bilangan imajiner ini merupakan angka yang mengandung nilai akar kuadrat dari -1. Nah, dalam Python angka akar kuadrat dari -1 ini ditulis sebagai j. Sehingga 3j sama artinya dengan 3√-1. Tipe data complex number ternyata termasuk sebagai tipe data yang cukup unik, loh. Hal ini disebabkan karena tipe data ini jarang tersedia dalam bahasa pemrograman lainnya.


Untuk tipe data float, kita bisa menulisnya menggunakan notasi ilmiah atau dalam bahasa inggris disebut sebagai scientific notation. Dalam matematika, notasi ilmiah harus dinyatakan dalam 1 angka di depan koma. Angka 125 jika kita tulis dalam bentuk notasi ilmiah menjadi 1,25 x 102. Di dalam bahasa Python (dan sebagian besar bahasa pemrograman lain), pangkat 10 ini diganti dengan huruf e atau E. Sebagai contoh 1,2 x 102 bisa ditulis sebagai 1.2e2 atau 1.2E2. 


Baca juga : Belajar Data Analyst dengan Akses DQLab Module Python for Data Professional Beginner Part 1 Sekarang!


3.Tipe Data List, Tuple dan Set

Secara sederhana, tipe data List adalah sebuah array, yakni tipe data yang berisi kumpulan tipe data lain. Namun berbeda seperti array dalam bahasa pemrograman lain, List bisa diisi dengan berbagai jenis data, tidak harus tipe data yang sama. Dan sebenarnya tipe data array di Python terdiri dari 4 jenis, yakni List, Tuple, Set dan Dictionary. Keempat tipe data ini mirip satu sama lain dengan sedikit perbedaan. 


Baca juga : Belajar Data Science dan Lanjutkan Perjalananmu Menjadi Aksara! Yuk, Akses "Data Analyst Python Career Track" Sekarang!



4.Yuk Mulai Belajar Data Science Sekarang!

Tidak memiliki background IT? Jangan khawatir, kamu tetap bisa menguasai Ilmu Data Science untuk siap berkarir di revolusi industri 4.0. Bangun proyek dan portofolio datamu bersama DQLab untuk mulai berkarir di industri data yang sebenarnya! Sign up sekarang untuk #MulaiBelajarData di DQLab!

Simak informasi di bawah ini untuk mengakses gratis module "Introduction to Data Science":

1.Buat Akun Gratis dengan Signup di DQLab.id/signup

2.Akses module Introduction to Data Science

3.Selesaikan modulenya, dapatkan sertifikat & reward menarik dari DQLab

4.Subscribe DQLab.id untuk Akses Semua Module Premium!


Penulis: Reyvan Maulid Pradistya

Editor : Annissa Widya

Mulai Karier
sebagai Praktisi
Data Bersama
DQLab

Daftar sekarang dan ambil langkah
pertamamu untuk mengenal
Data Science.

Buat Akun


Atau

Sudah punya akun? Login