2 DAYS ONLY FLASH SALE 5.5
Belajar Data Science 3 Bulan hanya 99K!

1 Hari 13 Jam 32 Menit 14 Detik

Lika Liku Karier Salma dari Lulusan Sistem Informasi Jadi Business Analyst

Belajar Data Science di Rumah 11-Mei-2024
https://dqlab.id/files/dqlab/cache/kv-2-banner-member-sharing-02-2024-05-12-075139_x_Thumbnail800.jpg

Dedikasi belajar dan penguasaan tools yang tepat oleh Salma Eka Yudanti, seorang fresh graduate jurusan SI (Sistem Informasi), membuktikan bahwa segala sesuatu mungkin terjadi pada masa depan karier. Perjalanannya dari seorang fresh graduate SI menjadi Data Analyst dan Business Analyst adalah bukti kecintaannya pada data dan kesediaannya untuk mempelajari keterampilan baru meskipun tidak memiliki latar belakang dan keterampilan khusus di bidang data.

Langkah Awal Salma di Dunia Data

Minat Salma pada data dimulai saat studi sarjananya di Universitas Amikom Purwokerto. Ia mendaftar modul premium di DQLab selama 6 bulan tentang, yang membuka matanya terhadap pentingnya kekuatan data dan potensinya untuk mendorong keputusan bisnis. Namun, disisi lain karena ia juga memiliki komitmen yang kuat terhadap pendidikan akademisnya, dia sempat menghentikan pembelajarannya di DQLab untuk sementara waktu, agar bisa fokus menyelesaikan studinya.

Emm sebetulnya udah tau DQLab, dari jaman kuliah udah tertarik sekali belajar data ataupun sejenisnya, terus saya memutuskan daftar modul yang 6 bulan itu ya kalau ga salah. Sejak saat itu saya makin punya interest ke data, dan juga coba semua modul, ternyata belajar data itu menarik. Saya juga baru tau kita bisa menggunakan data sebagai informasi yang sangat mahal, untuk kita bisa megambil keputusan bisnis dari data itu sendiri, tentunya dari DQLab ini. At the time saya juga sempat nge-pause belajar di DQLab untuk fokus ngejar pembelajaran di kuliah saya.” -ujar Salma


TETRIS: Titik Balik Perjalanan Salma

Setelah lulus, Salma memutuskan untuk  membangkitkan kembali kecintaannya pada data dengan melanjutkan belajar menggunakan akun premiumnya. Dia mendapatkan informasi melalui email dari DQLab tentang dibukanya pendaftaran program TETRIS Batch 3 yang merupakan pelatihan data intensif selama 2 bulan. Akhirnya ia mendaftar dan mengikuti tes hingga lolos, serta mendapatkan beasiswa sebesar 75% selama program berlangsung, dari sinilah perjalanan titik balik seorang Salma di bidang data. 


Lalu ketika saya berusaha ingin belajar data lagi, buka lagi akun DQLab, kebetulan ada informasi email masuk tuh bahwa ada TETRIS Batch 3 dalam masa pendaftaran, saya mendaftar, dan ya alhamdullillah sekali coba yah, saya coba dan masuk dengan beasiswa 75% ke atas.” -ungkap Salma


Belajar dan Tumbuh di TETRIS sampai Mendapatkan Magang sebagai Data Analyst di KGX

TETRIS terbukti menjadi pengalaman yang transformatif dalam perjalanan karier seorang Salma. Program ini memberinya pemahaman yang komprehensif tentang konsep dan alat analisis data, termasuk SQL, D'Bievers, dan visualisasi data. Dia juga mendapatkan pengalaman langsung yang berharga dari para mentor profesional melalui proyek berbasis industri yang diberikan selama masa pembelajaran. 

Buat saya ini ilmu yang bener yah, IT itu kan ada banyak yah, saya juga memilih data sebagai bukan perjalanan yang bukan baru, tapi saya begitu tertarik mendalami lebih jauh, dan saya juga kebetulan mengikuti program ini dengan antusias sekali. Saya juga keterima magang di KGX, awalnya juga ga jauh beda dengan yang diajarkan di TETRIS, menggunakan tools yang sama SQL juga, D’Bievers juga.” -ujar Salma

Salma juga mengungkapkan melalui program ini ia berkesempatan mendapatkan program magang di KGX yang merupakan salah satu anak perusahaan Kompas Group, sebagai seorang Data Analyst. Selama magangnya, dia menerapkan pengetahuan dan teknik yang dia pelajari di TETRIS untuk memecahkan masalah analisis data dunia nyata.


Beralih sebagai Full Time Business Analyst di Agile

Performa Salma yang mengesankan selama magang di KGX menarik perhatian dan membukakan kesempatan jenjang karier yang lebih baik. Ia mendapatkan tawaran untuk mengisi posisi full time Agile, sebagai Business Analyst.

Sampai dengan ada email masuk tuh dari tetris, ada nih info lowongan di Agile, yaudah aku mutusin buat daftar, interview, dan akhirnya alhamdulillah keterima sih. Sebenarnya ada rasa insecure yah, wah Business Analyst nih,kaya  terlalu kompleks nih.” -tutur Salma

Meskipun merasa insecure, karena  peran ini mengharuskannya untuk menggabungkan keahlian datanya dengan ketajaman bisnis, namun Salma tetap bersemangat untuk mempelajari banyak hal baru yang bisa menunjang kelancaran kariernya di Agile ini. 


Mengatasi Tantangan dan Merangkul Peluang

Peralihan ke Business Analyst menghadirkan banyak tantangan baru bagi Salma. Dia harus memperluas keahliannya untuk memasukkan akuntansi, sistem ERP, dan komunikasi bisnis. Namun, dia tidak menyerah begitu saja tantangan tersebut, justru ia melihatnya sebagai peluang untuk berkembang. Baik bagi diri sendiri, maupun perkembangan perusahaannya.

ya harus tau data analyst apalagi kan, terus requirementnya technical nya juga dapet banget kan, apalagi Agile ini kan implementor yang harusnya aku harus belajar banyak hal baru juga, itu Challengingnya sih, yaudah mau ga mau harus dijalani untuk explore hal technical. Sebenarnya banyak banget sih, kamu juga harus tau accounting untuk menganalisis, ya namanya bisnis kan kak, jadi untuk menghitung laba rugi, biar tau growthnya perusahaan ini bakal gimana. Jadi harus explore on the spot challengingnya.” -ungkap Salma


Pengalaman TETRIS Salma: A Game Changer

Apa yang didapatkan Salma saat ini tidak terlepas dari pengalaman belajarnya selama di TETRIS. Ia mengungkapkan bahwa TETRIS memainkan peran yang sangat penting dalam transformasi karirnya. Program ini memberinya pengetahuan dasar dan keterampilan praktis yang dia butuhkan untuk sukses berkarier di industri data.

Mungkin ini yah, mengenai bisnis dan technical, harus kuat mental. Kebetulan di TETRIS again, aku ngedapetin itu. Kaya yang membantu materi SQL, soalnya kan data dan waktu batch aku kan ada orang presentasi jadi ngasih tau kenapa coklat penjualannya naik di bulan Februari, oh iya ada valentine,  jadi tau, wah iya yah. Soalnya kan di Sistem Informasi kan aku lebih fokusnya lebih ke teknik kak, jadi untuk di TETRIS ada temen yang presentasi gitu, aku jadi harus melek tentang bisnis. Jadi ya coba-coba case yang belum kamu explore, soal tentang apapun itu, soalnya semua base on data untuk growth bisnis itu sendiri.” -ujar Salma


Tips untuk Lulusan Sistem Informasi yang Ingin Memasuki Bidang Data

Salma tidak hanya membagikan transformasi perjalanan kariernya saja, ia juga memberikan tips berharga untuk memulai karier di bidang data analyst:

  • Perkuat keterampilan bisnis dan teknis: Analis data dan analis bisnis membutuhkan pemahaman yang kuat tentang konsep bisnis dan keterampilan teknis.

  • Kembangkan keterampilan komunikasi yang kuat: Komunikasi yang efektif sangat penting untuk berkolaborasi dengan anggota tim dan pemangku kepentingan.

  • Bersedia untuk belajar dan beradaptasi: Lanskap data terus berkembang, sehingga pembelajaran dan daya adaptasi berkelanjutan sangat penting.

  • Hadapi tantangan: Tantangan adalah peluang emas untuk tumbuh dan berkembang.


Kisah Salma ini adalah inspirasi bagi siapa saja yang bermimpi mengejar karir yang sukses di bidang data. Perjalanannya dari lulusan SI menjadi Data Analyst dan Business Analyst menunjukkan bahwa dengan kerja keras, dedikasi, tools yang tepat, serta memilih metode pembelajaran yang tepat seperti di DQLab maka segala kesempatan dapat dicapai!


Penulis : Lisya Zuliasyari

Nama Member Salma Eka Yudanti
Alumni Program Tetris Batch 3
Karir IT Business Analyst Agile Technica
Foto

https://dqlab.id/files/dqlab/cache/3df7e6ad96c98d96d05cc1bacd391b5c_x_Thumbnail300.jpg

Mulai Karier
sebagai Praktisi
Data Bersama
DQLab

Daftar sekarang dan ambil langkah
pertamamu untuk mengenal
Data Science.

Buat Akun


Atau

Sudah punya akun? Login