Lulus dari Tetris Batch 1, Rhayhan Berhasil Kepakan Sayap di Dunia Data
Sahabat DQ, memiliki karir yang sejalan dengan latar belakang pendidikan mungkin adalah impian banyak orang. Seperti kisah salah satu member DQLab, Muhammad Rhayhan Akbar. Rhayhan yang merupakan lulusan mahasiswa jurusan Sistem Informasi di Universitas Sriwijaya (UNSRI), kini berhasil meraih impiannya sebagai Business Intelligence usai melewati berbagi rintangan yang penuh perjuangan.
Memang, sejak resmi lulus dari kampusnya, Rhayhan tak menyia-nyiakan waktunya untuk mengisi kegiatan dengan mendalami bidang data. Karena merasa senang dan tertarik dengan dunia data, hal inilah yang memutuskan Rhayhan untuk mencari pelatihan bootcamp Data Science. Pencariannya pun berakhir pada Tetris, program beasiswa DQLab.
Selama 1 bulan penuh, Rhayhan pun menjalani rutinitasnya dengan mengikuti kelas intensif yang diberikan. Hasil pun tak menghianati proses, di masa program beasiswa ini berakhir dirinya mendapat kesempatan untuk mencoba apply sebagai praktisi data di sejumlah perusahaan. Rhayhan pun kini tengah menjalani profesinya sebagai Business Intelligence di Astra International Tbk.
Ada kisah apa saja ya di balik perjuangan Rhayhan hingga bisa sampai di titik ini?
1. Awal Mula Rhayhan Jatuh Cinta pada Data Science
Kecintaan Rhayhan pada Data Science sudah ada dalam hatinya sejak duduk di bangku kuliah. Hal itu terlihat pada saat magang, Rhayhan membuat laporan magang yang berhubungan dengan Data Science, sampai-sampai ia membuat dashboard project.
Tak berhenti sampai di situ, topik tugas akhir skripsi yang dibuatnya pun masih berhubungan erat dengan Data Science, yakni pembahasan mengenai analysis sentiment. Saat itulah, ia merasa semakin tertarik untuk mendalami bidang ini.
Semasa perkuliahan, Python, Java Script, dan C++ menjadi tools andalan Rhayhan ketika melakukan coding. Namun, ia mendapatkan pembelajaran baru semenjak mengikuti Tetris. Tentunya, hal ini membuat Rhayhan untuk bisa beradaptasi dengan tools baru, seperti R, Pentaho, dan SQL.
“Kalau aku yang paling challenging R ya, karena secara pribadi belum pernah megang R sebelumnya. Materi yang paling asik itu SQL, soalnya kita memecahkan masalah menggunakan SQL gitu jadi seru,” begitu katanya.
Baca juga: Perjalanan Ashari Meraih Mimpi Berkarir Menjadi Data Analyst
2. Perasaan Campur Aduk saat Mengikuti Tetris
Capstone Project menjadi salah satu rangkaian program belajar pada Tetris Batch 1 yang cukup menantang bagi banyak peserta. Di tahap ini para peserta diminta untuk mempresentasikan Capstone Project kepada para user. Rhayhan mengaku jika dirinya merasa sedikit tidak percaya diri saat itu. Namun, baginya ini semua adalah proses pembelajaran sebagai perjalanannya untuk menuju cita-cita.
Meski pada awalnya mengaku tidak percaya diri, pada akhirnya Rhayhan mengaku bangga dengan apa yang sudah ia lewati. Tidak hanya pada saat Capstone Project, benefit yang didapatkan setelah lulus mengikuti Tetris program pun membuatnya bangga dan berkesan.
“Setelah selesai dari Tetris, bahkan sebelum aku mulai di Astra, aku mendapat kesempatan dari ka Yovita yaitu di UMN Consulting. Dari kesempatan membuat project UMN Consulting itu aku merasa tertantang dan ternyata aku bisa sampai TOP 3. Itu yang membuat aku merasa ini salah satu portofolio data yang paling bisa aku banggain,” kata Rhayhan saat mengungkapkan perasaannya mendapat kepercayaan untuk mengolah data-data UMN Consulting.
3. Momen Burnout selama Tetris Berlangsung
Perjalanan yang penuh dengan perjuangan tak lepas dari masa-masa sulit. Rhayhan tak menampik jika ia sempat pernah mengalami burnout saat mengikuti Tetris. Namun baginya hal itu tidak membuatnya patah semangat dalam menyelesaikan tugas, terutama di akhir tugas pada program Tetris yaitu Capstone Project seperti yang sudah ia ceritakan.
“Pasti ada (burnout), hanya balik lagi ngeliat kaya ‘udah tanggung’ dan udah di akhir juga. Terus inget di akhir pasti kan banyak benefit-benefit juga, kayaknya sayang banget kalo stop di akhir. Jadi ya refreshing sebentar, ya terus balik lagi lanjut belajar,” ucapnya.
Baca juga: Mulai Berkarir Jadi Data Project Manager Tanpa Background IT!
4. Dari Business Intelligence Kini Jadi Management Trainee Khusus IT (BFLP IT)
Menurut Rhayhan, Business Intelligence bisa dianalogikan sebagai detektif data. Jadi, setiap harinya ia harus memastikan bahwa software telah berjalan sesuai dengan instruksi, mulai dari pengambilan data dari database hingga dipresentasikan kepada user maupun stakeholders. Sehingga dalam prosesnya, ia bertanggung jawab untuk memeriksa dan memastikan apakah ada perubahan atau masalah pada data.
Bagi Rhayhan pembelajaran SQL yang ia dapatkan di Tetris sangat membantunya dalam menjalankan tugasnya seperti saat ini. Rhayhan pun berpesan kepada Sahabat DQ untuk terus semangat mencapai impian sebagai praktisi data.
“Semangat buat temen-temen yang sedang mengikuti pelatihan, serap apapun yang ada selama belajar, yang disampein mentor, atau tugas-tugas yang dikerjakan. Karena bakalan kepake banget buat di kemudian hari. Rajin-rajin buka email atau rajin-rajin ikut pelatihan terutama dari Tetris,” ungkap Rhayhan.
Setelah lulus dari Tetris Batch 1 Rhayhan menjajaki karirnya sebagai Business Intelligence. Lambat laun dirinya terus menapaki karirnya dan memulai role baru menjadi management trainee khusus IT BRI. Dirinya mengaku kesempatan ini ia dapatkan karena sangat tertarik untuk memulai karir barunya di BUMN. Dengan kegigihan yang kuat, Rhayhan berhasil membuktikan dirinya sukses berkarir di bidang data.
"Kebetulan saya selama bekerja tetep aktif mencari opportunity baru dari webinar, kelas, ataupun link lain. Saat itu aku tertarik untuk mendaftar ke BUMN lewat jalur Rekrutmen Bersama BUMN (RBB) dan ternyata dari situ ada rezekinya dan sampai akhirnya diterima di BRI untuk mengikuti pendidikan BFLP IT." Ungkap Rhayhan.
"Kalau untuk skill khusus untuk berpindah role sebenarnya tidak ada, namun bekal pengalaman dari bekerja sebelumnya cukup membantu untuk switch karir dan menemukan karir baru yg aku inginkan sekarang." Tambahnya.
5. Mengenal BFLP
BFLP IT (Business and Finance Leadership Program in Information Technology) merupakan sebuah program pendidikan yang dirancang untuk membekali pesertanya dengan pengetahuan mendalam dalam bidang perbankan dan teknologi informasi (IT). Selama menjalani program ini, peserta akan menghabiskan waktunya dengan mempelajari aspek-aspek kunci dari kedua bidang tersebut. Di sisi perbankan, mereka akan belajar tentang konsep dasar perbankan, proses bisnis perbankan, manajemen risiko, keuangan, dan berbagai instrumen keuangan yang digunakan dalam industri ini. Sementara di sisi IT, mereka akan diperkenalkan dengan berbagai teknologi dan sistem yang digunakan dalam industri perbankan, seperti pemrosesan transaksi, keamanan data, analisis data, dan pengembangan perangkat lunak khusus untuk perbankan. Selain itu, peserta juga akan dibekali dengan keterampilan manajemen dan kepemimpinan yang diperlukan untuk menjadi pemimpin sukses di bidang ini.
Selain pembelajaran teoritis, peserta BFLP IT juga mungkin akan terlibat dalam proyek-proyek praktis yang memungkinkan mereka untuk mengaplikasikan pengetahuan yang telah mereka pelajari dalam situasi nyata. Tujuan dari program ini adalah untuk mempersiapkan peserta agar siap ditugaskan di divisi IT dalam konteks industri perbankan. Dengan demikian, mereka diharapkan memiliki pemahaman yang kokoh tentang bagaimana teknologi informasi dapat dioptimalkan untuk meningkatkan efisiensi, keamanan, dan inovasi dalam operasi perbankan. Melalui kombinasi yang baik antara pemahaman mendalam tentang perbankan dan keahlian dalam teknologi informasi, peserta BFLP IT diharapkan dapat menjadi pemimpin yang kompeten dan inovatif dalam menghadapi tantangan masa depan dalam industri perbankan yang terus berkembang.
"Selama menjalani pendidikan BFLP IT kesehariannya diisi dengan belajar mengenai ilmu perbankan dan IT karena pada tahap ini memang sedang disiapkan pengetahuannya sebelum nanti ditugaskan di divisi IT." Tuturnya.
6. Tips & Tricks dari Rhayhan untuk Sahabat DQ Persiapan Berkarir
- Selalu Terbuka Terhadap Peluang Baru: Jangan ragu untuk memanfaatkan setiap kesempatan belajar, baik itu melalui webinar, seminar, atau pelatihan online. Informasi baru dan wawasan tambahan akan memperluas pandangan Anda dan membuka pintu untuk peluang karir yang lebih besar.
- Aktif Mencari Job Opening: Tetap update dengan informasi tentang lowongan pekerjaan di industri IT. Selalu siapkan CV dan portfolio yang terbaru, serta jangan ragu untuk mengambil langkah untuk melamar ketika menemukan kesempatan yang sesuai dengan kualifikasi dan minat Anda.
- Tingkatkan Skill dan Kemampuan: Di dunia IT yang selalu berubah, teruslah meningkatkan skill dan kemampuan Anda. Ikuti kursus online, baca buku, dan jangan ragu untuk berdiskusi atau berbagi pengetahuan dengan para ahli di bidang Anda.
Hal ini akan membantu Anda tetap relevan dan kompetitif di pasar kerja. Dengan menjalankan tips dan trik ini secara konsisten, Anda akan memperluas jaringan profesional Anda, meningkatkan kualifikasi Anda, dan meningkatkan peluang untuk mengambil langkah maju dalam karir di dunia IT.
Gimana, Sahabat DQ juga ingin seperti Rhayhan? Sudah saatnya kalian mulai belajar Data Science untuk siap hadapi industri data. Dengan para mentor yang berpengalaman, serta fitur canggih yang digunakan, pembelajaran menjadi lebih mudah untuk diterapkan. Yuk, raih kesuksesan kalian bersama DQLab!
Mulai Karier
sebagai Praktisi
Data Bersama
DQLab
Daftar sekarang dan ambil langkah
pertamamu untuk mengenal
Data Science.

Daftar Gratis & Mulai Belajar
Mulai perjalanan karier datamu bersama DQLab
Sudah punya akun? Kamu bisa Sign in disini
