DOBEL DISKON 95% + 10% SPESIAL PROMO PUNCAK 7.7!
Belajar Data Science Paket Premium cuma 6 Bulan Hanya 177K!
SERBU SEKARANG!
Pendaftaran ditutup dalam 2 Hari 9 Jam 8 Menit 14 Detik 

Mengenal Analisis Media dalam Analisis Data Sekunder

Belajar Data Science di Rumah 25-Juni-2021
https://dqlab.id/files/dqlab/cache/f58cf259f22815555dfabf8899a5f9a4_x_Thumbnail800.jpg

Salah satu cara mendapatkan data sekunder selain dari berbagai laman website penyedia data dan instansi-instansi, data sekunder juga dengan mudah dapat kita temukan melalui media. Sahabat data tentunya sudah familiar dengan media bukan? Berbagai bentuk dan jenis-jenis media melekat dalam keseharian kita. Baik media cetak, media elektronik maupun media massa semua tidak luput dari perhatian kita baik sebagai pengamat maupun penikmat. Banyak hal yang bisa kita petik dari keberadaan sebuah media, tidak jarang kita selalu menjumpai berbagai macam opini positif dan negatif yang terkadang muncul sebagai seorang netizen terkait berhembusnya suatu kabar dari adanya sebuah media. Biasanya hal seperti ini bisa tergolong ke dalam analisis media. Dikutip dari National Education Association (NEA) analisis media merupakan salah satu pendekatan yang didalamnya menjelaskan mengenai, berbagai masalah komunikasi, apa efek dari komunikasi? Pada hakikatnya media menjadi perantara para pelaku komunikasi dalam hal ini berkomunikasi dengan media dan apa dampak atau akibat dari media tersebut dalam hal komunikasi. 


Berbicara tentang media maka banyak sekali para peneliti yang membuktikan bahwa media sangat memiliki pengaruh yang besar pada khalayak atau massa baik itu berdampak positif maupun negatif. Sampai banyak teori-teori yang menjelaskan dampak media itu sendiri, contohnya berkembangnya teori agenda setting hingga teori uses and gratification. Sebagai seorang peneliti, data yang didapatkan dari sebuah media menjadi harta karun karena mudah didapatkan dan langsung dapat dieksekusi untuk mendapatkan sebuah keputusan terkait persepsi atau anggapan manakah yang benar. Dengan cara ini biasanya data media digunakan sebagai sumber data pada data sekunder. Analisis data sekunder akan menjadi lebih mudah karena kita bisa memilih media mana yang bisa digunakan dalam penelitian kita.  Pada artikel DQLab kali ini, kita akan membahas mengenai analisis media yang diaplikasikan pada data sekunder. Dengan harapan bisa menjadi tambahan insight dan rekomendasi bagi kalian calon praktisi data, peneliti maupun data enthusiast. Jangan lewatkan artikel berikut ini, pastikan simak baik-baik, stay tune and keep scrolling on this article guys!


1.Apa itu Analisis Media

Memahami Media Sosial maka kita bisa (secara cepat dan tepat) memahami isu-isu apa yang (sedang dan telah) dibicarakan, pesan kuncinya apa, isu sensitifnya apa, jangkauan penyebarannya, siapa-siapa saja netizen yang membicarakannya, siapa-siapa yang menjadi tokohnya, seberapa besar kekuatan tokoh tersebut, arah opininya bagaimana, siapa-siapa yang menjadi penghubung antar kelompok serta berbagai informasi penting lainnya. Berdasarkan informasi-informasi tersebut maka kita akan mampu membuat strategi komunikasi secara cepat, tepat dan benar.


Baca juga : Data Analisis : 2 Jenis Metode yang Penting Untuk Kamu Tahu dalam Analisis Data


2.Jenis-Jenis Media

Media Visual: media visual adalah media yang bisa dilihat, dibaca dan diraba. Media ini mengandalkan indra penglihatan dan peraba. Berbagai jenis media ini sangat mudah untuk didapatkan. Contoh media yang sangat banyak dan mudah untuk didapatkan maupun dibuat sendiri. Contoh: media foto, gambar, komik, gambar tempel, poster, majalah, buku, miniatur, alat peraga dan sebagainya.

Media Audio: media audio adalah media yang bisa didengar saja, menggunakan indra telinga sebagai salurannya. Contohnya: suara, musik dan lagu, alat musik, siaran radio dan kaset suara atau CD dan sebagainya.

Media Audio Visual: media audio visual adalah media yang bisa didengar dan dilihat secara bersamaan. Media ini menggerakkan indra pendengaran dan penglihatan secara bersamaan. Contohnya: media drama, pementasan, film, televisi dan media yang sekarang menjamur, yaitu VCD. Internet termasuk dalam bentuk media audio visual, tetapi lebih lengkap dan menyatukan semua jenis format media, disebut Multimedia karena berbagai format ada dalam internet.


3.Pentingnya Analisis Media

Keberadaan media menjadi penting dalam kehidupan manusia. Hal ini dikarenakan media adalah "jendela dunia". Setiap hari kita mengkonsumsi produk media: berita, iklan, entertainment, dsb. Salah satu produk terpenting media massa adalah berita (news). Berita adalah laporan bermakna tentang peristiwa atau opini, yang memiliki nilai berita, dan disampaikan melalui media massa. Fakta yang sebenarnya terjadi bahwa terkadang apa yang diterima masyarakat melalui berita, bukanlah fakta sesungguhnya, akan tetapi "fakta semu". Berita adalah "konstruksi" media massa. Dengan memahami apa yang ada di balik media massa dan faktor-faktor apa yang mempengaruhi isi media kita bisa mengambil sikap, memilih informasi sekaligus memilahnya sesuai kepentingan kita


4.Fungsi Analisis Media

Media adalah agen konstruksi. Kaum konstruksionis memandang media bukanlah saluran yang bebas, ia juga subjek yang mengkonstruksi realitas, lengkap dengan pandangan, bias, dan pemihakannya. Disini media dipandang sebagai agen konstruksi sosial yang mendefinisikan realitas. Khalayak mempunyai penafsiran tersendiri atas berita. Kaum konstruksionis memandang bahwa khalayak bukanlah subjek yang pasif, melainkan subjek yang aktif dalam menafsirkan apa yang dibaca, ditonton ataupun didengar. Media dari perannya sebagai penyedia informasi dan komunikasi bagi khalayak kini merubah peran dan fungsinya sebagai alat untuk kepentingan kelompok tertentu


Baca juga : Langkah-Langkah Menggunakan Teknik Analisis Data Kualitatif


5.Tingkatkan Pengetahuan Olah Datamu Bersama DQLab!

Data menjadi salah satu komponen penting yang tidak dapat terpisahkan dari adanya suatu penelitian. Maka dari itu, diperlukan ketelitian dan kejelian untuk mengubah data mentah atau data tidak terstruktur menjadi sebuah insight yang valuable. Dengan mempelajari Data Science, kamu akan terlatih dan terbiasa untuk menghasilkan informasi dari olahan data mentah dan insight yang valuable. Jika kamu penasaran dengan data science dan ingin belajar data science secara langsung, caranya mudah banget. Kamu bisa loh untuk coba bikin akun gratisnya kesini di DQLab.id/signup. Nikmati pengalaman belajar data science yang menarik bersama DQLab yang seru dan menyenangkan dengan live code editor. Cobain juga free module Introduction to Data Science with R dan Introduction to Data Science with Python untuk menguji kemampuan data science kamu. Kalian juga bisa mencoba studi kasus penerapan real case industry. Ayo persiapkan dirimu untuk berkarir sebagai praktisi data yang kompeten!


Penulis: Reyvan Maulid Pradistya


Sign Up & Mulai Belajar Gratis di DQLab!