Klaim Voucher Potongan Rp 50.000 untuk 100 Transaksi Pertama
Kode Voucher: MULAIBELAJARDATA . Berakhir 2 Days 14 Jam : 3 Menit : 29 Detik Claim Now

Business Intelligence for Startup: Yuk Kenali Peran Penting Business Intelligence untuk Mengembangkan Startup-mu

Business Intelligence for Startup: Yuk Kenali Peran Penting Business Intelligence untuk Mengembangkan Startup-mu

Belajar Data Science di Rumah 15-Oktober-2020
https://dqlab.id/files/dqlab/cache/74a8b10d63390125f78288ee86736f2d_100_persen.jpg

Business Intelligece dalam startup merupakan salah satu perusahaan yang biasanya masih berada pada level berkembang. Jenis usaha ini biasanya dimulai oleh satu hingga tiga pendiri yang berfokus pada pemanfaatan permintaan pasar dengan mengembangkan produk, layanan, atau platform. Menurut Jochem Wijnands, Pendiri startup yang diakuisisi oleh Apple pada tahun 2014, startup adalah versi modern dari seorang ilmuan. Sebuah startup yang sukses biasanya ingin memecahkan masalah dan menjadikan dunia menjadi tempat yang lebih baik. Startup merupakan perusahaan apa pun yang memiliki tujuan untuk tumbuh dan berkembang dengan cepat dan biasanya menggunakan teknologi untuk mencapai tujuannya. 


Saat ini, startup menghadapi banyak sekali peluang, tantangan, dan persaingan yang berat. Menurut data dari Statistic Brain, lebih dari 50 persen perusahaan startup di Amerika Serikat tidak bertahan lebih dari empat tahun. Meskipun ada banyak masalah yang dapat membuat atau menghancurkan kesuksesan sebuah startup, satu hal penting bagi perusahaan adalah business intelligence (BI). Para pendiri perusahaan startup dapat menganalisis data historis dan prediktif untuk memacu pengambilan keputusan yang lebih baik. Analisis data historis ini dapat dilakukan oleh business intelligence. Lalu bagaimana peran penting business intelligence di industri startup? Tenang, kali ini DQLab akan menjelaskannya. Baca artikelnya sampai selesai ya! 


1. Meningkatkan Manajemen Waktu

Anne-Claire Herve dalam sebuah artikel untuk Perusahaan Inovasi menuliskan hasil sebuah survei yang mengungkapkan bahwa 56% dari bisnis kecil hingga menengah jarang memeriksa data mereka dan 3% bisnis kecil dan menengah tidak pernah melihat data mereka sama sekali dengan alasan terlalu sibuk dengan tanggung jawab lain. Tanggung jawab itu antara lain memasarkan produk atau layanan, mencari modal tambahan, promosi dan pengiklanan, distribusi, dan lain sebagainya. Pelaku usaha membutuhkan waktu yang tidak sedikit untuk memilah dan memeriksa data yang kompleks dan berukuran besar sehingga tidak dapat memenuhi tanggung jawab penting lainnya. Dengan adanya business intelligence, pelaku bisnis tidak perlu bekerja keras memilah-milah data karena business intelligence dapat membantu memilah-milah data dengan lebih cepat efisien sehingga tidak ada data yang terlewatkan.


Baca Juga: Business Intelligence and Customer Experience, Kombinasi yang Powerful untuk Industri Ritel


2. Memperoleh Informasi untuk Pengambilan Keputusan yang Lebih Baik

Business intelligence tidak hanya menyediakan data tapi juga dapat dimanfaatkan untuk mencari hubungan antara beberapa sumber data untuk menemukan tren dari peristiwa tertentu. Selain memberikan informasi, business intelligence juga dapat digunakan untuk analisis prediktif. Analisis ini digunakan untuk mencari solusi yang dapat diterapkan untuk meningkatkan kegiatan bisnis. Dengan informasi yang didapatkan oleh business intelligence, pelaku usaha dapat membuat keputusan yang lebih tepat yang kemungkinan besar akan meningkatkan hasil produksi dan kenaikan profit. Business intelligence tidak hanya digunakan untuk penjualan. Teknologi ini juga dapat digunakan untuk analisis preskriptif yang dapat membantu pelaku usaha menentukan topik blog mana yang paling banyak menarik pembaca di website perusahaan. 


3. Lebih Unggul dari Kompetitor

Startup yang memanfaatkan teknologi business intelligence akan memperoleh informasi tersembunyi dari sebuah data. Informasi ini dapat digunakan untuk meningkatkan jumlah pelanggan dan margin keuntungan. Jika sebuah startup mengabaikan informasi yang tersembunyi dalam data, maka startup tersebut telah melakukan suatu kesalahan yang fatal karena dapat menyebabkan pelaku usaha kehilangan peluang utama, bahkan berisiko mengalami kerugian finansial yang serius. Business intelligence merupakan sebuah investasi yang tidak hanya menghemat waktu tetapi juga membuat pelaku usaha lebih unggul dari kompetitor lain baik dari segi marketing, stok produksi, pemasaran, analisis konsumen, dan profit.


Baca juga: Yuk kenali Business Intelligence Tools Terpopuler untuk Visualisasi Data agar Visualisasi Datamu Lebih Menarik!


4. Tertarik? Yuk, Belajar Data Science Gratis sekarang!!

Terapkan ilmunya sekarang dengan bergabung bersama platform belajar online DQLab! Selain bisa meningkatkan ilmu data yang dimiliki, kamu juga bisa membangun portofolio datamu di DQLab guna mempersiapkan dirimu berkarir di industri data. 

Sign Up untuk menikmati module GRATIS “Introduction to Data Science” dengan pengalaman belajar yang seru menyenangkan serta aplikatif pada industri nyata! Untuk kamu yang ingin mulai belajar Data Science atau siap berkarir jadi Data Analyst, Data Scientist, dan Data Engineer, persiapkan diri kamu dengan tepat sekarang. Tidak ada kata terlambat untuk belajar. Yuk #MulaiBelajarData di DQLab.

Dengan belajar di DQLab, kamu bisa:

  • Menerapkan teknik mengolah data kotor, hasilkan visualisasi data dan model prediksi dengan studi kasus Retail dan Finansial

  • Dapatkan sesi konsultasi langsung dengan praktisi data lewat data mentoring

  • Bangun portofolio data langsung dari praktisi data Industri

  • Akses Forum DQLab untuk berdiskusi.

Simak informasi di bawah ini untuk mengakses gratis module ‘Introduction to Data Science’:

  1. Buat Akun Gratis dengan Signup di DQLab.id/signup

  2. Akses module Introduction to Data Science

  3. Selesaikan modulenya, dapatkan sertifikat & reward menarik dari DQLab


Penulis: Galuh Nurvinda Kurniawati

Editor: Annissa Widya Davita


Share

Postingan Terkait

Mulai Bangun Karirmu Bersama DQLab!