TIKET DQGRATIS UNTUK KAMU!
Sesi Belajar Excel Basic hingga Visualisasi Data Sederhana bersama DQLab  
DAFTAR SEKARANG
Pendaftaran ditutup dalam 0 Hari 18 Jam 59 Menit 32 Detik 

Mengenal Pekerjaan Data Scientist, Profesi Terseksi di Era Data Saat Ini

Belajar Data Science di Rumah 28-Juni-2021
https://dqlab.id/files/dqlab/cache/7bd7d65af0390a236b838f750c8a5638_x_Thumbnail800.jpg

Pekerjaan Data Scientist merupakan profesi yang banyak dicari oleh perusahaan. Berada di era data seperti sekarang, menjadikan data komponen penting yang mempengaruhi pengambilan keputusan dalam bisnis. Nah, data perlu diolah oleh praktisi data yang mendalami ilmu data science agar proses pengolahan data lebih efektif dan akurat menggunakan metode atau algoritma tertentu. Beberapa profesi data yang banyak dicari saat ini yaitu Data Scientist, Data Engineer, dan Data Analyst. Ketiga profesi tersebut berhubungan dengan pekerjaan mengolah data namun dengan role yang berbeda.


Banyak orang yang tertarik dengan pekerjaan Data Scientist baik dari latar belakang IT maupun tidak. Adapun sebagai Data Scientist wajib memiliki kemampuan matematika, statistika, dan pemrograman. Tak jarang juga harus memahami ilmu bisnis dan ilmu-ilmu pendukung lainnya yang berkaitan dengan pekerjaan data scientist. Selain itu juga wajib memahami beberapa tools-tools yang biasa digunakan oleh data scientist. Nah, dalam artikel ini akan dibahas serba-serbi pekerjaan data scientist. Simak pembahasannya dibawah ini, yuk!


1. Role Data Scientist

Data scientist bertugas mengolah data yang sangat besar yang disebut juga big data. Proses pengolahan data ini termasuk mengumpulkan hingga menganalisis data menggunakan tools tertentu yang biasa digunakan dalam perusahaan. Seorang data scientist juga bertugas membangun machine learning dan teknik statistik untuk menemukan solusi. Tak jarang seorang data scientist harus melakukan uji coba berulang kali untuk menemukan model yang paling cocok untuk menyelesaikan masalah yang ada. Data scientist harus mampu mengkomunikasikan hasil analisis datanya baik secara verbal maupun tertulis dengan baik agar dipahami oleh user lainnya di perusahaan yang terkait dengan jalannya bisnis. 

Baca juga : Mengenal Profesi Data Scientist


2. Tools yang Digunakan

Terdapat beberapa tools yang biasa digunakan oleh data scientist yaitu SQL, R, SPSS, Python, Matlab, Skala, Java, dan lainnya. Masing-masing perusahaan biasanya punya tools andalan yang berbeda-beda. Ketika mencari pekerjaan, perusahaan akan menuliskan syarat berupa keahlian yang harus dimiliki dan tools yang wajib dikuasai. Umumnya perusahaan mewajibkan untuk menguasai minimal 3 tools pengolahan data. SQL biasanya digunakan untuk mengambil data dari database, R, Matlab, dan Python untuk menganalisis data, dan sebagainya. Dengan tools-tools tersebut data scientist juga dapat membuat visualisasi data dan membangun machine learning. 


3. Skill untuk Menjadi Data Scientist

Untuk menjadi seorang data scientist ada beberapa skill yang harus dikuasai yaitu pemrograman, matematika, statistika, machine learning, data mapping, dan data visualization. Hard skill ini penting untuk dikuasai karena berkaitan dengan role seorang data scientist. Selain itu, soft skill juga wajib dikuasai yaitu kemampuan dalam berpikir kritis, problem solving, dan komunikasi. Kemampuan berpikir kritis dapat membantu kita dalam melihat masalah dari berbagai sudut pandang dan mempertimbangkan sumber data yang akan digunakan sehingga lebih obyektif dalam menyelesaikan masalah. Problem solving berguna untuk kita lebih menggali akar masalah dan menemukan solusi yang tepat. Komunikasi diperlukan agar kita dapat menyampaikan hasil analisis dengan baik dan dipahami oleh pihak yang terkait. 


4. Melihat Jenjang Karir Data Scientist

Jenjang karir sebagai seorang data scientist dapat dikatakan menjanjikan untuk beberapa tahun ke depan. Gaji yang diberikan tergantung pada kemampuan dan tingkatan karir yang sudah dicapai. Rata-rata gaji seorang junior data scientist diatas UMR Jakarta. Sedangkan yang sudah senior bisa mencapai angka 2 digit. Namun, tetap ingat bahwa ini tidak dapat menjadi patokan karena tiap perusahaan memiliki kebijakannya masing-masing. Adapun jenjang karir yang dapat kamu capai ketika memilih untuk menjadi seorang data scientist yaitu junior data scientist, senior data scientist, principal data scientist, senior principal data scientist, assistant VP of data science, dan VP of data science. 

Baca juga : Yuk Kenal Role Data Scientist, Profesi Menarik Dengan Gaji Besar


5. Ingin Jadi Data Scientist Tanpa Background STEM? Mulai Bersama DQLab, Yuk!

Menjadi seorang data scientist biasanya adalah orang yang berasal dari background STEM. Namun bagi kamu yang tidak memiliki background tersebut dan ingin banting stir menjadi data scientist, jangan takut! Kamu bisa mulai belajar data science secara otodidak atau mengikuti kursus data science yang memberikan materi yang terstruktur dan dibimbing oleh para ahli data profesional. Segera Sign Up di DQLab/SignUp dan mulai belajar data science agar mimpi menjadi data scientist tercapai!


Penulis: Dita Kurniasari

Editor: Annissa Widya


Sign Up & Mulai Belajar Gratis di DQLab!