DQLab Super Giveaway! Belajar Data Science 6 Bulan hanya Rp.99.000! DAFTAR

Pakai Kode: KUPON99K. Berakhir 2 Days 16 Jam : 34 Menit : 30 Detik

Mengenal Peran Business Intelligence Hingga Contoh Penerapannya di Industri

Belajar Data Science di Rumah 19-Februari-2021
https://dqlab.id/files/dqlab/cache/39cde98a32fa2e526bdc8596dadd693d_x_Thumbnail800.png

Sebelum mengenal contoh business intelligence di industri, pertama-tama kenalan dulu yuk, dengan apa itu Business Intelligence ? Business Intelligence (BI) merupakan perpaduan antara business analytics, data mining, data visualization, data tools and infrastructure, dan juga best practices nya untuk membantu suatu organisasi atau perusahaan membuat lebih banyak keputusan bisnis berdasarkan data. Data-data tersebut bisa berasal dari data saat ini atau data yang berasal dari masa lalu dalam konteks bisnis yang sedang dijalani dengan begitu proses bisnis bisa berjalan lebih efisien. Business Intelligence telah berkembang untuk mencakup lebih banyak proses dan aktivitas untuk membantu meningkatkan kinerja. Proses tersebut meliputi data mining, reporting, performance metrics and benchmarking, analisis deskriptif, data visualisasi, dan data preparation. 


Business intelligence ternyata sangat penting dan berpengaruh untuk kelangsungan bisnis perusahaan, ya. Lantas, apa saja peran business intelligence, skill yang harus dimiliki dan contoh penerapannya di industri ? 


Untuk itu, artikel ini akan membahasnya satu persatu. Jadi, simak terus sampai selesai, ya. Selamat membaca !

1. Peran Business Intelligence

Peran business intelligence membutuhkan tingkat agility untuk menginformasikan serta menanggapi kebutuhan bisnis yang berubah. Secara umum peran dari business intelligence di suatu organisasi atau perusahaan adalah untuk menyediakan jembatan vertikal melalui bisnis untuk mengkomunikasikan informasi bernilai tinggi untuk mendukung proses pengambilan keputusan. Selain itu peran business intelligence antara lain:

  • Bertanggung jawab untuk meninjau data pelanggan yang telah dikumpulkan

  • Mengawasi penyebaran data ke data warehouse

  • Mengembangkan kebijakan dan prosedur untuk pengumpulan data dan analisis data

  • Membuat program pengadaan dan pemrosesan data baru

  • Bekerja sama dengan divisi IT untuk menerapkan peningkatan software dan hardware yang memungkinkan untuk digunakan kasus penggunaan data besar

  • Menerapkan metodologi analisis data baru

  • Meninjau file pelanggan untuk memastikan integritas pengumpulan dan pemanfaatan data

  • Melakukan pembuatan profil data untuk mengidentifikasi dan memahami anomali data.


Baca juga : Awali Kursus Data Science Gratis Di Era Pandemi Bersama DQLab


2. Skill yang Harus Dimiliki

Untuk berkarir sebagai business intelligence analyst yang kompeten, kamu perlu memadukan technical skill, soft skill dan juga analisis. Sebab bidang ini mengharuskan kamu untuk menggali data menggunakan tools dan software yang kompleks, kemudian menganalisis data tersebut untuk menemukan tren tertentu. Technical skill, tools serta softskill yang wajib kamu miliki untuk menjadi business intelligence analyst adalah data warehouse, data modelling, data mining, tableau dan data visualization, Hadoop, SQL, Python, C#, database management, Microsoft Office, critical thinking dan problem solving serta communication skills.

3. Contoh Penerapan Business Intelligence di Industri

Dengan teknologi dan inovasi terbaru, ada banyak penerapan BI yang tersedia untuk berbagai jenis analisis data. Sekarang saatnya untuk melihat penerapan BI di berbagai industri, seperti :

  • Logistik 

Merupakan salah satu industri yang kompleks dalam melakukan pembaruan data yang konstan, dan pengelolaan kumpulan data skala besar. Untuk memastikan semua bagian dari sektor logistik berfungsi dengan baik, kamu dapat menggunakan dashboard logistik untuk melacak tracking data dan memperoleh insight dalam waktu beberapa menit. Nah, dashboard inilah yang dibuat dengan menggunakan BI.

  • Layanan Finansial

Industri keuangan merupakan salah satu yang paling penting bagi perekonomian tiap negara. Dengan menerapkan BI, maka akan membantu dalam menangani data keuangan, meningkatkan proses analisis, penganggaran, perkiraan dan pelaporan.

  • Layanan Kesehatan

Industri layanan kesehatan juga memiliki jumlah data yang besar. Sehingga apabila menggunakan sistem BI untuk layanan kesehatan tidak hanya dapat mengurangi waktu tunggu pasien saja, tetapi juga mengoptimalkan kualitas layanan kesehatan.

  • Retail

Merupakan industri yang selalu dinamis dan sangat bergantung pada data untuk mengatur performance. Dengan BI dapat menangani otomatisasi, visualisasi dan operasi analisis kamu sehingga kamu dapat mengoptimalkannya.

  • Manufaktur

Penerapan BI tidak akan lengkap tanpa industri manufaktur. Kehilangan satu informasi penting selama proses produksi tertentu dapat menyebabkan kerusakan serius bagi perusahaan manufaktur, dimana pengambilan keputusan yang akurat adalah kunci keberhasilan dalam mencapai tujuan dan sasaran bisnis. BI membuat analisis menjadi lebih mudah dan juga efektif.


Baca juga : Kursus Data Science Jakarta: Tips Cermat Belajar Data Science bersama DQLab!


4. Mau Seperti Yoga? Yuk Mulai Belajar Data Science bersama DQLab, Gratis 1 Bulan!



Gunakan Kode Voucher “DQTRIAL”, dan simak informasi dibawah ini mendapatkan 30 Hari FREE TRIAL:

  1. Buat Akun Gratis dengan Signup di DQLab.id/signup

  2. Buka academy.dqlab.id dan pilih menu redeem voucher 

  3. Redeem voucher “DQTRIAL” dan check menu my profile untuk melihat masa subscription yang sudah terakumulasi. 

  4. Selamat, akun kamu sudah terupgrade, dan kamu bisa mulai Belajar Data Science GRATIS 1 bulan.

Penulis: Rian Tineges

Editor: Annissa Widya Davita


Share

Postingan Terkait

Mulai Bangun Karirmu Bersama DQLab!