GIMANA MEMULAI KARIER JADI DATA ANALYST?
Simak caranya di webinar GRATIS dan raih DOORPRIZE menarik!
DAFTAR SEKARANG!
Pendaftaran ditutup dalam 1 Hari 18 Jam 13 Menit 34 Detik 

Mengenal Skill Data Analyst yang Perlu Dikuasai dan Tips Mempelajarinya

Belajar Data Science di Rumah 30-September-2021
https://dqlab.id/files/dqlab/cache/170bedf2751f88287d2a9b49f05c7789_x_Thumbnail800.png

Penelitian Northeastern University menunjukkan bahwa, pada tahun 2021 ini, 70% eksekutif sebuah perusahaan akan lebih memilih kandidat pekerja yang memiliki keterampilan data. Hal tersebut menjadi salah satu faktor yang menyebabkan permintaan akan Data Analyst tumbuh secara cepat seiring dengan pertumbuhan dunia digital.


Peran Data Analyst di berbagai industri dan bisnis sangat bernuansa, sehingga terdapat berbagai skill yang dibutuhkan untuk dapat bekerja secara maksimal. Kali ini, DQLab akan membantu sahabat data untuk mengenal baik dari segi hard skill maupun soft skill yang pada umumnya perlu dikuasai oleh seorang Data Analyst. Bukan hanya itu, terdapat tips yang bisa kamu lakukan untuk memperlajari dan mengasah skill-skill tersebut.


Yuk, langsung simak penjelasan dibawah ini!


1. Hard Skill yang Perlu Dikuasai Data Analyst

Setiap profesi tentu membutuhkan kemampuan spesifik yang harus dimiliki oleh pekerjanya. Hal tersebut juga berlaku pada Data Analyst. Untuk membantu pekerjaannya, Data Analyst membutuhkan beberapa hard skill seperti kemampuan bahasa kueri database SQL, pemahaman statistik yang kuat, visualisasi data dan bahasa pemrograman seperti R atau Python. Kemampuan bahasa kueri SQL harus dimiliki, karena skill ini membantu Data Analyst untuk mengekstrak data, melakukan operasi analisis serta pengambilan informasi tertentu dari database. Pemahaman statistik yang kuat juga menjadi hard skill yang perlu dikuasai oleh Data Analyst. Alasannya, mempermudah dalam melakukan uji statistik dan pengujian hipotesis dari data yang diolah. Visualisasi data dan bahasa pemrograman juga perlu dikuasai karena Data yang telah diolah akan diterjemahkan untuk menjadi laporan yang lebih mudah serta dapat dimengerti oleh user dan berguna bagi kebutuhan perusahaan.


Ada juga berbagai tools yang sering digunakan oleh Data Analyst seperti Tableu, SAS, Microsoft Excel, Python, R dan SPSS.


Baca juga : Kenali Perbedaan Data Scientist, Data Analyst dan Data Engineer


2. Soft Skill Juga Tak Kalah Penting

Soft skill merupakan kemampuan yang berasal dari kepribadian, atribut personal dan komunikasi yang dibutuhkan agar seseorang dapat berkontribusi secara maksimal dalam sebuah pekerjaan. Dengan memiliki soft skill yang baik, sahabat data bisa menunjukkan hal positif tentang bagaimana interaksi yang dilakukan dengan lingkungan pekerjaan. Oleh karena itu, soft skill juga tak kalah penting dengan hard skill.


Ada beberapa soft skill yang perlu sahabat data asah jika ingin menjadi Data Analyst, diantaranya adalah kemampuan problem solving, komunikasi yang baik, presentation skills, data storytelling dan pengetahuan tentang bisnis. Seorang Data Analyst akan berinteraksi, mengkomunikasikan tentang inisiatif yang ingin dijalankan serta melakukan pertimbangan bisnis bersama dengan tim lain maupun stakeholder. Tanpa adanya kemampuan komunikasi dan presentation skills yang baik, inisiatif dari tim lain dapat berjalan dengan kurang baik sehingga dapat berpengaruh juga pada data yang kurang sesuai atau kurang dipahami oleh stakeholder atau tim.


Data Analyst harus mampu mengemas hasil data yang telah diolah dengan sedemikian rupa agar dapat dipahami dengan baik oleh stakeholder internal maupun eksternal. Untuk itu, Data Storytelling juga menjadi salah satu soft skill Data Analyst yang perlu diasah dan dikuasai.

 

3. Tips Mempelajari dan Mengasah Skill Data Analyst!

Terkhusus bagi sahabat data yang belum pernah mendapatkan bekal Data Analyst di bangku pendidikan seperti kuliah dengan jurusan STEM, ada beberapa tips yang bisa sahabat data lakukan untuk mempelajari dan mengasah skill Data Analyst. Pertama, mengikuti seminar, workshop ataupun pelatihan Data Analyst. Sahabat data bisa mendapatkan insight mengenai skill yang diperlukan oleh Data Analyst melalui orang-orang yang telah berkompeten pada bidang tersebut. Sekarang, sudah banyak seminar, workshop atau pelatihan yang dilaksanakan secara online. Jadi, sahabat data bisa lebih fleksibel dalam belajar dan berlatih. Kedua, mengikuti kursus online yang dilengkapi dengan real case industry. Ingin mempelajari dan mengasah skill dengan harga terjangkau? Kursus online jadi jawabannya. Sahabat data bisa ikut kursus online seperti DQLab yang menyediakan real case industry Data Analyst untuk dapat terjun langsung mengerjakan studi kasus dan menerapkan skill yang perlu dikuasai oleh Data Analyst. Selain itu, ada modul dan mentor yang bisa menjadi pembimbing kamu dalam belajar agar tetap terarah.


Sahabat data juga bisa memanfaatkan internet dan media sosial seperti mesin pencarian google atau youtube untuk mempelajari serta mengasah skill Data Analyst. Namun, pastikan untuk selalu cek kredibilitasnya ya sahabat data! 


Baca juga : Data Analyst vs Data Scientist, Yuk Kenali Perbedaannya 


4. Yuk, Persiapkan Dirimu Menjadi Data Analyst Bersama DQLab!

Sign up sekarang di DQLab.id dan langsung nikmati quiz GRATIS untuk pengalaman belajar yang seru serta aplikatif! Ada berbagai modul dan real case industry Data Analyst yang bisa kamu akses untuk mendapatkan sertifikat & reward dari DQLab. Yuk, Bangun portfolio datamu dan persiapkan karir jadi Data Analyst bersama DQLab!



Sign Up & Mulai Belajar Gratis di DQLab!