MIDYEAR PROMO! Segera Beli Paket Premium Belajar Data Science 6 Bulan hanya Rp. 99.000. DAFTAR

Pakai Kode: DQMIDYEAR. Berakhir 0 Days 8 Jam : 22 Menit : 10 Detik

Mengupas Data Scientist, Profesi Prestisius Industri Data

Belajar Data Science di Rumah 07-Januari-2021
https://dqlab.id/files/dqlab/cache/16d9367c284f10c6b6e65a5f8dcdbc40_x_Thumbnail800.jpg

Era disrupsi revolusi industri 4.0 melahirkan banyak perubahan yang terjadi di negeri ini. Banyak profesi yang hilang, namun diiringi pula dengan kemunculan profesi baru yang keren dan kekinian. Salah satu profesi yang sedang kekinian dan prestisius adalah profesi data scientist. Profesi data scientist menjadi profesi prestise dan terseksi sehingga bukan tidak mungkin profesi ini paling banyak dibutuhkan. Dapat dikatakan, profesi ini tentunya berisi orang-orang yang terampil dan cakap sesuai kemampuannya di bidang data. Hal ini sesuai dengan yang disampaikan Pratikno, Ketua Majelis Wali Amanat Universitas Gadjah Mada (UGM) sekaligus Menteri Sekretaris Negara bahwa Data Scientist (saintis data) merupakan profesi termahal di dunia. Menurut beliau, data scientist merupakan orang yang memiliki kompetensi yang mampu memadukan antara ilmu matematika, statistika, sains komputer dan ilmu bahasa. Dengan demikian, semakin lama semakin dibutuhkan di berbagai industri karena kemampuannya yang harus mumpuni dan dituntut menguasai di segala bidang.


Banyak peluang yang terbuka di era disrupsi transformasi digital dan otomasi saat ini. Salah satunya peluang mengenai profesi data scientist yang semakin menggiurkan pada abad ke-21. Tidak heran jika Harvard Business Review (sebuah media terbitan Harvard University) menyebutkan bahwa Profesi Data Scientist menjadi “the sexiest job of the 21st Century”. Dilansir juga dari laporan lembaga riset internasional, McKinsey Global Institute memprediksi bahwa pada tahun 2030 ada sekitar 75 juta pekerjaan yang hilang, sehingga digantikan oleh profesi baru yang bermunculan termasuk data scientist. Berkaitan dengan hal tersebut, maka terdapat job gain dan job loss yang terjadi di era disrupsi dan otomasi. Dengan demikian, profesi ini sangat cocok buat kalian yang memiliki passion di bidang data, karena keberadaannya akan tetap selalu ada sejalan dengan teknologi big data. Pada artikel DQLab kali ini, kita akan membahas profesi data scientist sebagai profesi prestisius di industri data. Hal ini tentunya juga menjadi jawaban atas rasa penasaran teman-teman dan keingintahuan kalian jika ingin berkarir di industri data. Baca selengkapnya dan pastikan kalian simak artikelnya berikut ini!


1.Iming-Iming Gaji Besar dan Profesi Paling Terpandang

Sebagai salah satu profesi yang dijuluki “the sexiest job of the 21st century” bisa dikatakan profesi data scientist merupakan profesi yang cukup menjadi incaran perusahaan di bidang data. Dilansir dari Glassdoor, sebuah situs pencari kerja Amerika Serikat mengungkapkan pekerjaan Data Scientist adalah pekerjaan yang sedang hype saat ini. Dan yang tak kalah menarik adalah besaran gaji yang bisa didapat oleh seorang data scientist. Keterbatasan sumber daya manusia dalam profesi ini membuat perusahaan rela memberikan gaji yang tinggi kepada mereka. Di Indonesia sendiri, tren pekerjaan Data Scientist juga menunjukkan permintaan yang besar. Dilansir dari Tech in Asia Jobs, pada Desember 2018 terdapat 209 lowongan pekerjaan di bidang data science termasuk analytics di Indonesia saja. Selain itu, salah satu situs pencari kerja populer di Indonesia yaitu Kalibrr juga menyebutkan keyword pekerjaan data scientist muncul sebanyak 1535 lowongan baik di Indonesia maupun Singapura. Tidak hanya itu saja, menurut artikel dari situs Prakerja, 86% perusahaan membutuhkan data scientist. 


Baca juga : Mengenal Profesi Data Scientist


2.Role yang Dinamis dan Berperan Penting dalam Industri

Sebagai seorang data scientist, pastinya dituntut untuk mengetahui alur tahapan data science. Mulai dari mengumpulkan, mengolah, dan menganalisis data untuk menghasilkan informasi yang berguna dalam pengambilan keputusan suatu organisasi. Seorang data scientist juga harus memilih dan memilah data yang berserakan (unstructured data) untuk diubah menjadi data terstruktur dengan bantuan algoritma. Memang, sebelum hadirnya era Big Data sudah ada profesi yang hampir serupa seperti Business Intelligence dan Data Analyst. Bedanya, jika kedua profesi ini menitikberatkan pada analisis data, sedangkan Data Scientist harus mampu memberikan rekomendasi dan masukan yang tepat bagi perusahaan/organisasi sesuai dengan hasil penemuannya. Menjadi data scientist juga memiliki kewajiban untuk melakukan eksperimen dan uji coba melalui algoritma dan pemodelan. Hal ini dimaksudkan agar hasil temuan sejalan dengan masukan yang diaplikasikan untuk dilakukan perbaikan terkait operasional bisnis maupun segi manajerial suatu bisnis

Baca juga : Yuk Kenal Role Data Scientist, Profesi Menarik Dengan Gaji Besar


3.Siapapun Dapat Berkesempatan Menjadi Seorang Data Scientist

Dari namanya memang ada kata “scientist” atau “ilmuwan”, tetapi bukan berarti menjadi data scientist kalian harus punya latar belakang rumpun ilmu pengetahuan alam atau STEM loh. Profesi data scientist terbuka oleh siapa saja dan latar belakang ilmu apa saja. Berdasarkan blog Rencanamu, secara garis besar pengetahuan yang dapat mempermudah kalian menjadi seorang data scientist yaitu bidang komputer, statistik dan ekonometrika, manajemen, pengetahuan bahasa pemrograman dan matematika. Selain pengetahuan secara teknis sudah kamu kuasai, tentunya softskill juga tidak boleh kamu kesampingkan. Sebagai seorang data scientist dituntut untuk memiliki keterampilan dan kecakapan yang mumpuni. Menurut Teguh Nugraha, data scientist Bukalapak bahwa yang paling penting dimiliki seorang data scientist adalah rasa ingin tahu yang tinggi dan gemar bereksperimen. Data scientist dituntut harus selalu mendorong rasa penasaran dan keingintahuannya ketika mengakses data dan mengetahui sebenarnya apa yang dilakukan terhadap data tersebut. Selain itu, data scientist juga harus melakukan percobaan pengujian agar dapat mengetahui efek dari A atau B sehingga dapat mengetahui seberapa besar signifikansi perubahan yang terjadi.


4.Yuk Mulai Belajar Data Science Sekarang!

Tidak memiliki background IT? Jangan khawatir, kamu tetap bisa menguasai Ilmu Data Science untuk siap berkarir di revolusi industri 4.0. Bangun proyek dan portofolio datamu bersama DQLab untuk mulai berkarir di industri data yang sebenarnya! Sign up sekarang untuk #MulaiBelajarData di DQLab!

Simak informasi di bawah ini untuk mengakses gratis module ‘Introduction to Data Science’:

1.Buat Akun Gratis dengan Signup di DQLab.id/signup

2.Akses module Introduction to Data Science

3.Selesaikan modulenya, dapatkan sertifikat & reward menarik dari DQLab

4.Subscribe DQLab.id untuk Akses Semua Module Premium!


Penulis: Reyvan Maulid Pradistya

Editor : Annissawd


Share

Postingan Terkait

Mulai Bangun Karirmu Bersama DQLab!