⚡DQLAB GREAT SALE⚡ DISKON 98%
Belajar Data Science Bersertifikat, 6 BULAN hanya Rp 100K!
0 Hari 0 Jam 20 Menit 22 Detik

Mulai Belajar Data: Yuk Cari Tahu Peran Data Biometrik dalam Dunia Pendidikan!

12-November-2020
https://dqlab.id/files/dqlab/cache/dbecdb6848230ae434d57233d4e67277_x_Thumbnail800.png

Di era modern saat ini, semua aspek kehidupan manusia telah dipengaruhi oleh perkembangan teknologi. Perkembangan teknologi yang semakin pesat, berbanding lurus dengan produksi data yang terus meningkat dari waktu ke waktu. Saat ini, jenis data sangat beragam mulai dari data berbentuk angka, teks, gambar, bahkan ada data dalam bentuk sidik jari. Data ini biasa disebut dengan data biometrik. Kumpulan data harus diolah dengan metode tertentu agar menghasilkan informasi yang berguna. Ilmu yang mempelajari proses pengambilan, pengolahan, hingga penyajian data disebut data science. Saat ini, data science merupakan ilmu yang sedang banyak diminati dan dipelajari. Perkembangan teknologi pun ikut berperan dalam perkembangan data science. Saat ini, belajar data science tidak harus pergi ke sekolah khusus karena sudah banyak kursus data science yang menawarkan bermacam-macam paket sesuai kebutuhan konsumen.

Salah satu bidang yang dipengaruhi oleh perkembangan data science adalah bidang pendidikan. Salah satu bentuk data yang saat ini banyak digunakan dalam dunia pendidikan adalah data biometrik. Data biometrik mengacu pada sidik jari, iris, gerakan tubuh, tinggi badan, dan ciri-ciri lain yang terlihat dari individu. Fungsi awal data biometrik adalah untuk meningkatkan keamanan bangunan pendidikan. Namun, data biometrik juga dapat digunakan untuk meningkatkan proses pembelajaran. Kali ini DQLab akan menjelaskan bagaimana kumpulan data biometrik dapat digunakan untuk meningkatkan pembelajaran di lembaga pendidikan. Menarik, kan? Yuk baca artikelnya sampai selesai!

1. Melacak Lokasi Siswa dan Mengatur Manajemen Waktu yang Baik bagi Guru

Data biometrik digunakan untuk mengaktifkan notifikasi otomatis kepada orang tua untuk memastikan bahwa anak mereka telah datang ke sekolah. Jadi orang tua dapat memantau lokasi anak sekaligus menjaga keselamatan sang anak. Setelah siswa mengonfirmasi identitas mereka menggunakan sistem di sekolah yang telah terhubung ke orang tua masing-masing siswa, maka sistem tersebut akan secara otomatis melaporkan absensi siswa kepada orang tuanya. Selain untuk absensi kedatangan, verifikasi biometrik juga dapat digunakan untuk melaporkan kepada orang tua bahwa sang anak sudah keluar dari sekolah sehingga orang tua tidak perlu menunggu lama untuk menjemput sang anak dan dapat mengontrol jam pulang sekolah. Selain berguna bagi orang tua, verifikasi biometrik juga dapat dimanfaatkan oleh guru untuk memantau absensi setiap siswa sehingga jika ada siswa yang tidak berangkat sekolah tanpa keterangan, guru dapat langsung mengambil tindakan misalnya melaksanakan pembelajaran online dengan siswa tersebut agar tidak ada materi yang tertinggal. 

Absensi manual masih digunakan di beberapa sekolah. Sistem absensi dengan cara memanggil nama siswa satu-persatu akan memakan waktu antara 5 sampai 10 menit waktu belajar. Jika sekolah menerapkan verifikasi biometrik, maka waktu pembelajaran akan lebih efektif karena absensi dapat dilakukan saat siswa memasuki kelas. Dengan begitu, guru tidak perlu mencatat absensi siswa satu persatu. Selain meningkatkan efektifitas jam belajar, sistem ini akan meringankan pekerjaan guru sehingga guru dapat fokus ke pekerjaan utamanya. 

Baca Juga: Mau Ikut Kursus Data Science Tapi Masih Bingung? Yuk Ikuti Tips Berikut Sebelum Kamu Memilih Tempat Kursus Data Science!

2. Mempermudah Sistem Registrasi dan Mempelajari Tingkah Laku Siswa

Proses pendaftaran atau registrasi siswa akan lebih mudah jika menggunakan gabungan data biometrik dan cloud. Dengan teknologi ini, informasi siswa dapat ditransfer dalam waktu singkat. Jika biasanya proses pendaftaran siswa baru memerlukan banyak tahapan yang menguras tenaga, dengan adanya data biometrik proses pendaftaran dapat dipangkas menjadi lebih singkat dan efektif. Selain itu, dengan adanya data biometrik, proses pindah sekolah akan lebih mudah karena sekolah baru dapat mengakses data siswa dari data base sekolah lama sehingga orang tua tidak perlu repot mengurus administrasi yang terkadang menjengkelkan. 

Setiap orang memiliki tingkah laku dan karakter yang berbeda. Dengan adanya data biometrik berupa data gestur tubuh, kita dapat menganalisa perilaku seseorang dengan cara memindai gerakan dan perilaku seseorang saat merespon sesuatu dengan bantuan infrared. Teknologi ini dapat diterapkan di sekolah untuk menganalisa gerak tubuh dan mimik muka setiap siswa ketika belajar kelompok, mendapat pekerjaan rumah, dan lain sebagainya. Dengan begitu, guru bisa mengetahui bagaimana reaksi setiap siswa dan bisa menerapkan pendekatan yang tepat pada setiap siswa. Hasil analisis akan membantu guru membuat kelas yang lebih menghibur dan menarik bagi siswa. Selain itu, laporan gestur siswa dapat digunakan untuk menentukan apakah beberapa siswa mengalami kesulitan dalam belajar. Jadi, jika ada siswa yang teridentifikasi memiliki kesulitan belajar, maka guru dapat membantu memberi bimbingan atau kelas tambahan.

3. Melatih Sifat Jujur bagi Siswa

Kegiatan mencontek tidak akan lepas dari dunia sekolah. Dengan data biometrik kecurangan tersebut dapat dikurangi dengan cara mengidentifikasi pergerakan, perilaku, dan suhu tubuh siswa menggunakan infrared. Setelah itu, sistem akan secara otomatis melapor kepada guru apabila ada siswa yang teridentifikasi mencontek. Selain itu, dengan menggunakan data biometrik untuk masuk ke ruang ujian, siswa tidak akan dapat menggunakan metode curang yang biasa digunakan seperti joki ujian atau menggunakan catatan kecil. Hal ini tidak hanya akan membuat siswa meraih kesuksesan mereka, tetapi juga dapat melatih siswa dan menegakkan keadilan. Dengan sistem ini, sekolah dapat mengajarkan siswa bahwa siapa yang bekerja keras maka dialah yang akan mendapatkan nilai bagus. 

Data biometrik merupakan bagian dari data science. Data science adalah ilmu yang dapat digunakan di berbagai bidang termasuk di bidang data science. Dalam proses verifikasi biometrik pun membutuhkan ilmu data science. Oleh karena itu, data science merupakan ilmu yang sangat penting di era modern seperti saat ini. Data science dapat dipelajari oleh siapapun bahkan dengan background pendidikan apapun ditambah dengan perkembangan teknologi yang semakin canggih, tidak ada batasan dalam belajar data science.

Baca Juga: Kursus Data Science Jakarta: Tips Cermat Belajar Data Science bersama DQLab!

4. Yuk, Mulai Belajar Data Science bersama DQLab secara GRATIS!

Tidak memiliki background IT? Jangan khawatir, kamu tetap bisa menguasai Ilmu Data Science untuk siap berkarir di revolusi industri 4.0. Bangun proyek dan portofolio datamu bersama DQLab untuk mulai berkarir di industi! Sign up sekarang untuk #MulaiBelajarData di DQLab!

Simak informasi di bawah ini untuk mengakses gratis module "Introduction to Data Science":

  1. Buat Akun Gratis dengan Signup di DQLab.id/signup

  2. Akses module Introduction to Data Science

  3. Selesaikan modulenya, dapatkan sertifikat & reward menarik dari DQLab

  4. Subscribe DQLab.id untuk Akses Semua Module Premium!


Penulis: Galuh Nurvinda Kurniawati

Editor: Annissa Widya Davita


Mulai Karier
sebagai Praktisi
Data Bersama
DQLab

Daftar sekarang dan ambil langkah
pertamamu untuk mengenal
Data Science.

Daftar Gratis & Mulai Belajar

Mulai perjalanan karier datamu bersama DQLab

Daftar dengan Google

Sudah punya akun? Kamu bisa Sign in disini